Mutallib, Abd
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Berbasis masalah untuk Meningkatan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam: Implementation of Problem-Based Learning to Improve Learning Achievement of Islamic Religious Education Mutallib, Abd
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2014): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v3i1.51

Abstract

Pada hakikatnya, belajar adalah suatu proses kejiwaan atau peristiwa pribadi yang terjadi di dalam diri setiap individu. Belajar bukanlah konsekuensi otomatis dari perenungan informasi ke dalam benak siswa, belajar memerlukan keterlibatan mental dan kerja siswa sendiri. Penjelasan dan pemeragaan semata tidak akan membuahkan hasil belajar yang baik, tetapi pengalaman belajar yang lebih menunjukkan kaitan unsur konseptual akan menjadikan proses belajar lebih efektif. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan dalam pembelajaran PAI adalah kegiatan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah yang bertujuan meningkatkan prestasi dan motivasi belajar siswa dalam memahami dan menguasai pelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari tahap rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian adalah siswa kelas VIA SDN Pinggir Papas 1 Kec. Kalianget Kab. Sumenep. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, hasil pengamatan pengelolaan pembelajaran berbasis masalah dan hasil pengamatan aktivitas guru dan siswa. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIA. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai rata-rata tes hasil belajar dalam setiap siklus. Yaitu dari pra siklus (60,4), siklus I (67,02), dan siklus II (76,82), serta ketuntasan belajar siswa meningkat mulai dari pra siklus (24,3%), siklus I (40%), dan siklus II (86,48%).