Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kepuasan Kerja Pegawai dengan Analisis Gap dan Kuadran Pada Pegawai PPSDM-BPPK-Kemenkeu Pangaribuan, Daniel; Sihombing, Pardomuan Robinson
Perspektif : Jurnal Ekonomi dan Manajemen Akademi Bina Sarana Informatika Vol 19, No 2 (2021): September 2021
Publisher : www.bsi.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jp.v19i2.11274

Abstract

Abstrak  - Penelitian ini membahas kepuasan kerja pegawai pada pegawai PPSDM-BPPK-Kemenkeu. Adapun metode analisis yang digunakan adalah analisis gap dan kuadran analisis. Hasil yang didapattingkat kepuasan pegawai PPSDM masuk dalam kategori kurang puas dibawah 99 persen. Tingkat kesesuaian kepuasan kerja pegawai bernilai sempurna, berarti organisasi memberikan kepuasan kerja yang memenuhi apa yang dianggap penting oleh pegawai atau pelayanan telah memuaskan. Faktor kompensasi relatif sudah memberikan kepuasan kepada pegawai. Faktor promosi ini dalam diagram kartesius masuk di kuadran IV yaitu prioritas rendah. Sedangkan faktor rekan kerja merupakan faktor yang paling tinggi yang menunjang kepuasan kerja pegawai. Pegawai menganggap rekan kerja penting dan persepsi terhadap rekan kerja memuaskan. Adapun saran yang dapat diberikan adalah Agar PPSDM dan BPPK secara keseluruhan melakukan evaluasi terhadap kepuasan kerja pegawai PPSDM sehingga dapat meningkatkan kepuasan kerja pegawai. Kata Kunci: gap, kuadran, kepuasan
Efektivitas Model Pembelajaran Problem-Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Pangaribuan, Daniel; Soraya, Siti
Jurnal Pelita Ilmu Pendidikan (JPIP) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pelita Ilmu Pendidikan (JPIP) Agustus 2025
Publisher : CV. RO BEMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/jpip.v3i2.143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya keterampilan berpikir kritis sebagai salah satu kompetensi abad 21 yang perlu dikembangkan melalui pendekatan pembelajaran yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas XI di salah satu SMA Negeri, masing-masing sebagai kelas eksperimen (menggunakan model PBL) dan kelas kontrol (menggunakan metode konvensional). Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis yang terdiri dari indikator: interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk menguji perbedaan skor sebelum dan sesudah perlakuan antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan kemampuan berpikir kritis pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model PBL dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa karena siswa dilibatkan secara aktif dalam mengidentifikasi masalah, mencari informasi, dan merumuskan solusi secara kolaboratif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Problem-Based Learning merupakan model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA, dan direkomendasikan untuk diimplementasikan secara lebih luas dalam proses pembelajaran di sekolah menengah.