Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tindak Tutur Guru Pada Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SMPN 2 Muara Wahau Anti, Anti
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i4.32018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur guru, fungsi dari masing-masing jenis tindak tutur, serta makna pragmatik tindak tutur tersebut dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMP Negeri 2 Muara Wahau. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan data yang diambil dari tindak tutur guru selama proses pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan teori pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis tindak tutur meliputi: pertama, tindak tutur lokusi yang terdiri dari imperatif, interogatif, dan deklaratif; kedua, tindak tutur ilokusi yang mencakup direktif, ekspresif, representatif, dan komisif; ketiga, tindak tutur perlokusi yang berfokus pada efek dari setiap tuturan. Tindak tutur lokusi yang paling dominan adalah interogatif, sedangkan untuk ilokusi, yang paling sering muncul adalah direktif. Fungsi tindak tutur yang ditemukan antara lain meminta, memohon, bertanya, dan mengarahkan, namun tidak ditemukan fungsi seperti menekan atau mendidik. Makna pragmatik yang teridentifikasi adalah mengingatkan, menyuruh, mengarahkan, dan menegur, dengan makna dominan yang dituturkan oleh guru adalah mengingatkan dan mengarahkan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya kesadaran guru dalam menggunakan tindak tutur yang tepat untuk menciptakan komunikasi yang efektif dalam pembelajaran. Penggunaan tindak tutur yang sesuai, terutama yang mengarah pada pengingat dan pengarahan, dapat meningkatkan interaksi positif di kelas dan membantu siswa dalam memahami materi dengan lebih baik. Oleh karena itu, pelatihan dan pengembangan keterampilan komunikasi guru dalam menggunakan tindak tutur yang sesuai sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia.
Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Smart Apps Creator (SAC) terhadap Hasil Belajar Siswa pada di SD Negeri Panca Makmur Anti, Anti; Muhibuddin, Andi; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6232

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif Smart Apps Creator (SAC) terhadap hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Panca Makmur pada materi bangun datar. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan desain pre-eksperimen One Group Pre-test–Post-test Design, melibatkan 21 siswa sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes kognitif (pre-test dan post-test), observasi partisipasi siswa, serta dokumentasi proses pembelajaran. Analisis statistik mencakup statistik deskriptif (mean, standar deviasi), uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, perhitungan N-Gain Score, dan uji hipotesis Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata hasil belajar dari 53,33 (pre-test) menjadi 90,24 (post-test), dengan penurunan standar deviasi dari 13,260 ke 6,796 yang mengindikasikan pemerataan pemahaman. Nilai N-Gain rata-rata 0,77 (kategori "efektif") dan uji Wilcoxon (Z = -4,021; sig. 0,000) mengonfirmasi perbedaan signifikan. Observasi mendokumentasikan transformasi dinamika kelas dari pasif menjadi interaktif, peningkatan motivasi belajar, serta penguatan pemahaman konseptual dan prosedural. Meskipun faktor keterampilan guru dan infrastruktur teknologi memengaruhi implementasi, SAC terbukti sebagai media alternatif yang efektif dalam menciptakan lingkungan belajar dinamis dan bermakna. This study examines the effectiveness of Smart Apps Creator (SAC) interactive learning media on the learning outcomes of sixth-grade students at SD Negeri Panca Makmur regarding plane figures. A quantitative approach was employed using a One Group Pre-test–Post-test Design, with 21 students as the sample. Data were collected through cognitive tests (pre-test and post-test), observation of student participation, and documentation of the learning process. Statistical analysis included descriptive statistics (mean, standard deviation), Shapiro-Wilk normality test, Levene’s homogeneity test, N-Gain Score calculation, and Wilcoxon hypothesis testing. Results indicated a significant increase in average learning outcomes from 53.33 (pre-test) to 90.24 (post-test), with a reduction in standard deviation from 13.260 to 6.796, reflecting more uniform understanding. The average N-Gain Score of 0.77 (categorized as "effective") and Wilcoxon test (Z = -4.021; sig. 0.000) confirmed significant differences. Observations documented a shift from passive to interactive classroom dynamics, increased learning motivation, and strengthened conceptual-procedural understanding. Although teacher skills and technological infrastructure influenced implementation, SAC proved to be an effective alternative medium for creating dynamic and meaningful learning environments.
KEMAMPUAN MANAJERIAL DAN AGRESIVITAS PAJAK : STUDI PADAPERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2019-2024) Anti, Anti; Arman, Andi; Mira, Mira
Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang Vol 4 No 2 (2025): Hal
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61912/jeinsa.v4i2.320

Abstract

This study aims to examine the effect of managerial ability on tax aggressiveness in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2019–2024 period. In addition to the independent variable of managerial ability proxied by Asset Turnover (ATO), this study also employs control variables including profitability (Return on Assets), firm size, leverage (DER), capital expenditure, and SG&A expenses. The research method used is quantitative with a purposive sampling technique, resulting in a total of 198 observations from 33 manufacturing companies over six years of observation. Data analysis was conducted using panel data regression with the Pooled OLS model using EViews 13 software. The results showed that the independent variable of managerial ability has no significant effect on tax aggressiveness. Similarly, the control variables of profitability, firm size, leverage, capital expenditure, and SG&A expenses all showed no significant effect on the level of tax aggressiveness of manufacturing companies in Indonesia during the observation period. The Adjusted R-squared value of 0.89% indicates that the research model has a very low ability to explain the variation in tax aggressiveness, while the remaining 99.11% is influenced by other factors outside the research model.