Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi, Struktur, dan Proses Organisasi: Review terhadap Model Miles Dan Snow Nilawati, Levi; Silalahi, Engelbertha E.; Bimo, Irenius Dwinanto; Sulistyaningsih, Endang
EQUILIBRIUM - Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol. 17 No. 2 (2023): EQUILIBRIUM - Jurnal Bisnis dan Akuntansi (EJBA)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/ejba.v17i2.512

Abstract

Keselarasan antara kinerja manajemen dan proses organisasi yang dikembangkan untuk mengkoordinasikan dan mengendalikan teknologi memberikan kontribusi bagi kelangsungan hidup organisasi. Proses asosiasi tersebut dapat terjadi melalui tiga proses yaitu seleksi alam, seleksi rasional dan seleksi strategis. Child dalam Miles dan Snow (2003) berpendapat bahwa proses penyelarasan yang paling akurat adalah pendekatan pilihan strategis, karena struktur organisasi hanya sebagian ditentukan oleh kondisi lingkungan, pendekatan artikel ini menekankan peran pembuat keputusan senior yang bertindak sebagai penghubung utama antara organisasi dan lingkungannya. Empat tipe bentuk stabil organisasi seperti defender, prospector, analyzer, dan reactor. Disamping itu, dengan mempertimbangkan posisi organisasi di kuadran I, II, III atau IV strategi adaptasi dapat didefinisikan sebagai formulasi sukses dan implementasi strategi. Eksistensi evolusi dari teori manajemen juga akan mempengaruhi pengambilan keputusan. Selain itu, strategi dan struktur campuran juga memiliki tantangan seperti kompleksitas manajemen dan koordinasi yang lebih tinggi, resiko terjadinya konflik yang dapat menghambat pelaksanaan strategi dan mencapai tujuan organisasi. Kesimpulannya, peran pembuat keputusan sangat penting dalam menghadapi perubahan lingkungan dan memastikan adaptasi organisasi yang tepat. Mereka harus mampu mengenali perubahan yang signifikan, menganalisis peluang dan risiko, serta mengambil keputusan strategis yang sesuai dengan tipe bentuk stabil organisasi yang ada (defender, prospector, analyzer, dan reactor). Pemanfaatan teknologi sebagai alat untuk mendukung strategi dan adaptasi juga menjadi bagian penting dari peran pembuat keputusan dalam lingkungan bisnis yang dinamis.
PENGARUH SUSTAINABLE LENDING TERHADAP RISIKO KREDIT BANK UMUM KONVENSIONAL DI INDONESIA Pratikto, Adji; Lestari, Votsal Dian; Silalahi, Engelbertha E.
BALANCE: Jurnal Akuntansi, Auditing dan Keuangan Vol. 22 No. 2 (2025): BALANCE: Jurnal Akuntansi, Auditing dan Keuangan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/balance.v22i2.7792

Abstract

Climate change is one of the greatest challenges of the 21st century, threatening the global economy if not properly mitigated. Mitigating climate change requires enormous costs, necessitating the role of the financial services sector in financing sustainable development projects. However, financing sustainable development projects can threaten the stability of the financial system. This research aims to investigate the impact of sustainable lending on credit risk in the banking sector. To investigate this impact on Indonesia, we use a fix effect model with 5 banks from KBMI IV and KBMI III as samples, for 2020-2024. As control variables, we use the Return on Asset (ROA), Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Asset Ratio, and Total Asset. The results of the study show that sustainable loans have a positive and significant effect on credit risk. This means that banks in Indonesia still consider sustainable loans to have greater risk than conventional loans
PENGARUH SUSTAINABLE LENDING TERHADAP RISIKO KREDIT BANK UMUM KONVENSIONAL DI INDONESIA Pratikto, Adji; Lestari, Votsal Dian; Silalahi, Engelbertha E.
BALANCE: Jurnal Akuntansi, Auditing dan Keuangan Vol. 22 No. 2 (2025): BALANCE: Jurnal Akuntansi, Auditing dan Keuangan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/balance.v22i2.7792

Abstract

Climate change is one of the greatest challenges of the 21st century, threatening the global economy if not properly mitigated. Mitigating climate change requires enormous costs, necessitating the role of the financial services sector in financing sustainable development projects. However, financing sustainable development projects can threaten the stability of the financial system. This research aims to investigate the impact of sustainable lending on credit risk in the banking sector. To investigate this impact on Indonesia, we use a fix effect model with 5 banks from KBMI IV and KBMI III as samples, for 2020-2024. As control variables, we use the Return on Asset (ROA), Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Asset Ratio, and Total Asset. The results of the study show that sustainable loans have a positive and significant effect on credit risk. This means that banks in Indonesia still consider sustainable loans to have greater risk than conventional loans