p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Agriprimatech
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN CURAHAN DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DALAM KELUARGA PADA USAHA TANI LAHAN KERING, LAHAN BASAH DAN PEKERJAAN LAIN DI KECAMATAN PANEI KABUPATEN SIMALUNGUN Marbun, J A
Agriprimatech Vol. 4 No. 2 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i1.2076

Abstract

Penelitian bertujuan untuk Menganalisis dan membandingkan curahan tenaga kerja dalam keluarga pada usaha tani lahan kering dan usaha tani lahan basah luar usaha tani; Menganalisis dan membandingkan produktivitas tenaga kerja dalam keluarga pada usaha tani lahan kering dan usaha tani lahan basah luar usaha tani; Menganalisis penggunakan surplus tenaga kerja dalam keluarga di luar usaha tani. Penelitian dilaksanakan Penelitian dilaksanakan pada november Juli s/d Desember 2020 dimana daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive), yaitu di Nagori Sigodang, Rata-rata tenaga kerja dalam keluarga pada lahan ladang adalah 12,24 HKP/musim dengan rata-rata luas lahan 0,35 rante dan rata-rata tenaga kerja dalam keluarga pada lahan sawah adalah 24,05 HKP/musim dengan rata-rata luas lahan 0,62 HKP, sedangkan pada luar usahatani yaitu sebesar 104,85 HKP/musim tanam; Rata-rata produktivitas tenaga kerja dalam keluarga pada lahan ladang adalah Rp.13.003/HKP, dan lahan sawah adalah Rp.42.407/HKP, sedangkan pada luar usahatani aadalah Rp.60.362/HKP; Potensi TKDK per musim sebanyak 249 HKP. Maka, Surplus sebanyak 121,71 HKP dengan kelebihan TKDK petani mencari pekerjaan lain dengan menjadi buruh tani untuk memaksimalkan TKDL sebanyak 104,85 HKP atau 50,95%. Dapat kita tarik kesimpulan penggunaan TKDK belum maksimal karena surplus TKDK sebanyak 50,95%, artinya lebih banyak TKDK yang digunakan dari pada menganggur
PERBANDINGAN CURAHAN DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DALAM KELUARGA PADA USAHA TANI LAHAN KERING, LAHAN BASAH DAN PEKERJAAN LAIN DI KECAMATAN PANEI KABUPATEN SIMALUNGUN Marbun, J A
Agriprimatech Vol. 4 No. 2 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i1.2076

Abstract

Penelitian bertujuan untuk Menganalisis dan membandingkan curahan tenaga kerja dalam keluarga pada usaha tani lahan kering dan usaha tani lahan basah luar usaha tani; Menganalisis dan membandingkan produktivitas tenaga kerja dalam keluarga pada usaha tani lahan kering dan usaha tani lahan basah luar usaha tani; Menganalisis penggunakan surplus tenaga kerja dalam keluarga di luar usaha tani. Penelitian dilaksanakan Penelitian dilaksanakan pada november Juli s/d Desember 2020 dimana daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive), yaitu di Nagori Sigodang, Rata-rata tenaga kerja dalam keluarga pada lahan ladang adalah 12,24 HKP/musim dengan rata-rata luas lahan 0,35 rante dan rata-rata tenaga kerja dalam keluarga pada lahan sawah adalah 24,05 HKP/musim dengan rata-rata luas lahan 0,62 HKP, sedangkan pada luar usahatani yaitu sebesar 104,85 HKP/musim tanam; Rata-rata produktivitas tenaga kerja dalam keluarga pada lahan ladang adalah Rp.13.003/HKP, dan lahan sawah adalah Rp.42.407/HKP, sedangkan pada luar usahatani aadalah Rp.60.362/HKP; Potensi TKDK per musim sebanyak 249 HKP. Maka, Surplus sebanyak 121,71 HKP dengan kelebihan TKDK petani mencari pekerjaan lain dengan menjadi buruh tani untuk memaksimalkan TKDL sebanyak 104,85 HKP atau 50,95%. Dapat kita tarik kesimpulan penggunaan TKDK belum maksimal karena surplus TKDK sebanyak 50,95%, artinya lebih banyak TKDK yang digunakan dari pada menganggur