Sitorus, Muhammad Ancha
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Menekan Permasalahan Kependudukan Di Masyarakat Melalui Peningkatan Akses Pendidikan Nonformal Sitorus, Muhammad Ancha; Hutasoit, Evalina Franciska
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v7i2.10565

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian diharapkan dapat memberikan gambaran upaya dalam menekan permasalahan kependudukan di masyarakat melalui peningkatan akses pendidikan nonformal yang dibangun melalui pendekatan pendidikan kependudukan. Peningkatan akses pendidikan nonformal tidak terlepas dengan pemetaan modal sosial di masyarakat. Sumberdaya manusia yang berkualitas merupakan salah satu modal utama dalam pembangunan nasional, karenanya peningkatan kualitas hidup menjadi salah satu agenda pembangunan ditengah permaslahan pertumbuhan penduduk. Upaya peningkatan kualitas oendiduk dipengaruhi oleh arah pembangunan, dan tidak terlepas dari dinamika masyarakat diantarannya potensi, permasalahan dan kemiskinan. Dengan masih tingginya angka putus sekolah dari tahun ke tahun terutama pada masa pandemic Covid-19, maka pendidikan informal dan pendidikan nonformal menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah masalah kependudukan seperti pernikahan usia anak, laju pertumbuhan penduduk, serta kemiskinan dan pengangguran. Dengan hanya sekitar 55,8 persen keluarga Indonesia yang mengetahui isu kependudukan dengan disparitas antara masyarakat perkotaan dan pedesaan serta berdasarkan tingkat kekayaan, maka penanaman isu kependudukan merupakan Langkah awal untuk membangun kesadaran masyarakat yang mandiri dan terutama daoat menjangkau kelompok rentan dalam masyarakat. Modal sosial berperan dalam proses membangun masyarakat menjadi lebih bertanggung jawab untuk mempersiapkan dan mengembangkan program. Penguatan kesepakatan dan pemetaan sosial menjadi kunci utama dengan keterlibatan berbagai pihak untuk ikut dalam peningkatan partisipasi masyarakat dalam pendidikan informal. Pendidikan kependudukan diintegrasikan dengan pendidikan informal dibangun dalam kurikulum dengan materi berdasarkan isu kearifan lokal yang disusun bersama disampaikan untuk membangun kesadaran dan tetap bertahan terutama dalam masa pandemi Covid-19