Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrome di Penjahit PT. X Kecamatan Tanjung Morawa Tahun 2025 Andini, Nadya; Mahyuni, Eka Lestari; Lubis, Halinda Sari
Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jglk.3.2.20951

Abstract

Carpal tunnel syndrome merupakan kumpulan gejala yang disebabkan oleh penekanan pada saraf median di dalam terowongan karpal di pergelangan tangan. Salah satu pekerjaan yang berisiko mengalami carpal tunnel syndrome ialah penjahit, karena menjahit melibatkan banyak aktivitas tangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan CTS pada penjahit PT. X Kecamatan Tanjung Morawa. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, melibatkan seluruh penjahit berjumlah 31 orang sebagai sampel melalui teknik total sampling. Variabel yang diteliti meliputi usia, riwayat keturunan, indeks massa tubuh (IMT), serta gerakan berulang, dengan keluhan CTS sebagai variabel dependen. Data dikumpulkan melalui kuesioner Boston Carpal Tunnel Questionnaire (BCTQ), wawancara, dan pengukuran langsung. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67,7% penjahit mengalami keluhan CTS. Terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=0,015), riwayat keturunan (p=0,018), dan gerakan berulang (p=0,021) dengan keluhan CTS. Namun, IMT tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=1,000). Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor usia lanjut, adanya riwayat keluarga, dan tingginya frekuensi gerakan berulang berperan dalam meningkatkan risiko CTS pada penjahit. Upaya pencegahan melalui pengendalian beban kerja, edukasi ergonomi, dan penerapan istirahat teratur perlu dioptimalkan untuk menekan angka kejadian CTS pada penjahit PT. X.