p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik ITS
Kristijanto, Heppy
Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Modifikasi Perencanaan Struktur Apartemen Kingland Avenue Tower Venetian Menggunakan Struktur Baja Beton Komposit dengan Sistem Buckling-Restrained Braced Frame Figo, Muhammad Luqman; Kristijanto, Heppy; Amalia, Aniendhita Rizki
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i1.122625

Abstract

Pembangunan apartemen merupakan solusi dari me-ningkatnya kebutuhan tempat tinggal di Kota Tangerang Se-latan. Namun, pembangunan apartemen di Indonesia berisiko terjadi gempa karena terletak pada pertemuan tiga lempeng. Oleh karena itu, digunakan struktur baja beton komposit ka-rena memiliki kekuatan nominal yang besar, dimensi pen-ampang yang efisien, serta lebih ringan daripada beton kon-vensional. Sedangkan Buckling Restrained Braced Frame meru-pakan bresing penahan gempa yang didesain untuk tahan ter-hadap tekuk serta tariknya. Apartemen Kingland Avenue Tower Venetian direncanakan ulang menggunakan struktur baja beton komposit dengan sistem Buckling Restrained Braced Frame. Apartemen tersebut direncanakan memiliki 32 lantai dan 1 basement. Konfigurasi bresing yang digunakan adalah inverted-V. Studi literatur yang digunakan mengacu pada SNI 1727:2020, SNI 1726:2019, SNI 1729:2020, AISC 341-16. Dari perhitungan analisis didapatkan hasil, yaitu: tebal pelat lantai atap dan non atap sebesar 9 cm, balok induk menggunakan WF 400x200x8x13 dan WF 350175711, dimensi kolom terbesar CFT 80080035, bresing menggunakan CoreBrace BRB de-ngan luas inti 20 inch2. Perencanaan struktur bawah meng-gunaan tiang pancang diameter 80 cm dengan kedalaman 34 m. Dimensi pilecap terbesar 10,6x3,4 m, dimensi kolom pedestal 11 m, dan sloof 400600 mm.
Modifikasi Struktur Apartemen Kingland Avenue Tower Fritz Menggunakan Eccentrically Braced Frames (EBF) Prasetyo, M. Hilmy; Kristijanto, Heppy; Amalia, Aniendhita Rizki
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i1.125164

Abstract

Menurut lapangan usahanya, terdapat empat lapangan usaha utama yang menopang perkonomian Kota Tangerang Selatan pada tahun 2020, dan yang terbesar adalah konstruksi. lapangan usaha Real Estate memberikan kontribusi terbesar sebagai penopang utama perekenomian dengan nilai 18,52 persen. Dengan alasan tersebut maka dibangunnya Apartemen Kingland Avenue Tower Fritz. Pada studi ini struktur Apartemen Kingland Avenue Tower Fritz yang awalnya menggunakan struktur beton bertulang dimodifikasi menjadi struktur baja beton komposit dalam sistem Eccentrically Braced Frames (EBF), agar gedung memberikan respon yang lebih baik terhadap gempa. Peraturan- peraturan yang menjadi acuan dalam perencanaan modifikasi adalah SNI 1729:2020, SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, SNI 2847:2019, PPPURG 1987, dan SNI 03-1729-2002. Dari hasil analisa dan hasil perhitungan, didapatkan hasil perencanaan tebal pelat lantai dek baja gelombang adalah 11 mm. Dimensi balok anak menggunakan WF 450 x 200 x 9 x 14, WF 400 x 200 x 7 x 11, WF 350 x 175 x 7 x 11. Dimensi balok induk memanjang WF 500 x 300 x 11 x 18, balok induk melintang WF 500 x 200 x 11 x 19. Dimensi balok diluar link serta link memanjang WF 500 x 300 x 11 x 18 dan melintang WF 500 x 200 x 11 x 19. Bresing menggunakan WF 350 x 350 x 14 x 22. Kolom menggunakan CFT 800 x 800 x 80, CFT 700 x 700 x 28, CFT 600 x 600 x 28, CFT 550 x 550 x 28, dan CFT 500 x 500 x 25. Dimensi kolom beton 1400 mm x 1400 mm, dengan dinding basement ketebalan 25 cm, pelat lantai basement ketebalan 25 cm, dan dimensi sloof 450 mm x 600 mm. Pondasi menggunakan spun pile D60 dengan kedalaman pancang hingga 32,225 m.