Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH FILM ANIMASI NUSSA DAN RARA TERHADAP KARAKTER SISWA KELAS III SD NEGERI 101504 BASILAM BARU Wulandari, Nia; Nurbaiti, Nurbaiti; Ilahi, Afdhal; Safitri, Reviva; Dongoran, Rahmad Afandi; Hidayanthi, Rahma
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 2 (2024): Vol. 4 No. 2 Edisi Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i2.1851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi perbaikan karakter siswa kelas III SD Negeri 101504 Basilam Baru. Karakter siswa kelas III SD Negeri 101504 Basilam baru cukup memprihatinkan, karena masih banyak siswa yang kurang sopan terhadap guru dan sering berkelahi didalam sekolah. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti menyarankan salah satu cara yaitu dengan menerapkan film animasi Nussa dan Rara episode baik itu mudah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis pendekatan pre- experimental design dengan desain penelitian one group pretest dan posttest dengan sampel 33 siswa serta menggunakan teknik pengambilan non probability sampling dengan jenis sampling total. Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata angket sebelum penerapan film animasi Nussa dan Rara sebesar 74,96% dan setelah penerapan film animasi Nussa dan Rara hasil perhitungan rata-rata angket sebesar 84,33% maka terdapat perubahan karakter siswa sebesar 9,36%. Hal ini juga diperkuat oleh hasil olah data SPSS 22 yang memperoleh nilai signifikan sebesar 0,000˂0,005 yang berarti film animasi Nussa dan Rara episode baik itu mudah memang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap karakter siswa kelas III SD Negeri 101504 Basilam Baru.
Perancangan Board Game Edukasi Anti Bullying untuk Anak Sekolah Dasar Widyasari, Widyasari; Yani, Aditya Rahman; Wulandari, Nia; Imani, Eki Cahya
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 7 No. 02 (2021): August 2021
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v7i2.4243

Abstract

AbstrakKasus bullying di Indonesia merupakan masalah sosial yang serius untuk ditindaklanjuti, terutama di kalangan anak Sekolah Dasar (SD) karena dapat memberikan dampak yang sangat buruk pada moral anak juga dapat menyakiti orang lain. Di sisi lain, guru maupun orang tua beranggapan bahwa perilaku bullying merupakan sebuah proses dari perkembangan anak sehingga belum ada tindak lanjut untuk mengatasi permasalahan bullying tersebut. Sebagai upaya untuk mengatasi kasus bullying dan menegakkan dasar hukum, larangan melakukan bullying pada anak perlu dilakukan sebagai edukasi anti bullying kepada anak SD melalui media yang dekat dengan anak yakni board game. Pesan edukasi anti bullying yang disampaikan melalui board game diharapkan dapat mempersuasi anak untuk berani bersikap positif “stop bullying” jika melihat kejadian bullying di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara mendalam dan data sekunder melalui studi literatur. Konsep yang disusun merupakan hasil analisis fishbone dan analisis 5W+1H yakni berupa solusi kreatif board game, konsep kreatif pesan anti bullying, dan keyword “Fun Positive Learning” diterapkan pada desain komponen-komponen board game. Board game edukasi anti bullying dengan judul Berani Baik! dirancang dengan visual yang menarik dan alur permainan yang menyenangkan dalam bentuk pertanyaan sebagai studi kasus perilaku bullying di lingkungan sekolah dan pilihan jawaban sebagai pesan anti bullying kepada anak SD. Kata kunci: anak sekolah dasar, anti bullying, board game AbstractThe case of bullying in Indonesia is a serious social problem to be pursued, specifically among elementary school children due to badly impacting children's morals and can hurt others. On the other hand, teachers and parents thought that bullying behavior is a process of child development so that there has been no action to overcome the problem of bullying. As an effort to overcome bullying cases and enforce the essential law, the prohibition of bullying on children needs to be done as an anti-bullying education for elementary school children through board games. Anti-bullying educational messages conveyed through board games befit to persuade children to have a positive attitude to "stop bullying" when they see bullying in the school environment. This research uses a qualitative method with primary data collection through in-depth interviews and secondary data through literature study. The concept compiled is the result of fishbone and 5W+1H analysis in the form of creative board game solutions, creative concepts for anti-bullying messages, and the keyword "Fun Positive Learning" is applied to the design of the board game components. Anti-bullying educational board game with the title Dare to Be Good! designed with attractive visuals and fun gameplay in the form of questions as case studies of bullying in the school environment and answer choices as anti-bullying messages to elementary school children. Keywords: anti bullying, board game, elementary school children
Pelatihan Pembuatan Ecoenzim sebagai Upaya Pengolahan Limbah Organik dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat di Desa Gununglurah Citraeni Rusdaita, Febia; Putri, Nabilla Septiana; Fajar Palupi, Indah; Aulia Rahma, Hanny; Akka Alfiani, Dian; Kartika Sari, Sindy; Riyasti, Asti; Nihayatussyifa; Rahma Nurjanah, Desti; Wulandari, Nia
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jai.v3i3.3394

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Gununglurah dalam mengolah limbah organik rumah tangga menjadi produk ecoenzim yang bermanfaat untuk kesehatan, kebersihan, dan pertanian. Metode yang digunakan adalah pelatihan, demonstrasi, serta pendampingan pembuatan ecoenzim berbahan dasar sampah organik (kulit buah, molase atau gula merah, dan air). Dari sudut pandang farmasi, ecoenzim mengandung senyawa bioaktif hasil fermentasi yang dapat diaplikasikan sebagai pembersih alami, pengendali bau, serta berpotensi sebagai bahan tambahan dalam produk kesehatan tradisional. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme warga yang tinggi, peningkatan pemahaman tentang pengolahan limbah, serta kemampuan menghasilkan ecoenzim secara mandiri. Pelatihan ini berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran kesehatan lingkungan dan potensi pemanfaatan ecoenzim dalam mendukung konsep green pharmacy.