Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tanda Kelas Sebagai Kritik Sosial Dalam Kumpulan Cerpen Mata Yang Enak Dipandang Karya Ahmad Tohari: Analisis Semiotika Yangsen, Bulan Rara
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i2.4993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tanda kelas sebagai kritik sosial dalam kumpulan cerpen Mata yang Enak Dipandang karya Ahmad Tohari. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah baca catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk kritik sosial dalam kumpulan cerpen Mata yang Enak Dipandang  yaitu kritik sosial terhadap kemiskinan yang terlihat pada cerpen Mata yang Enak Dipandang. Kritik sosial yang kedua adalah kritik sosial terhadap eksploitasi perempuan yang terlihat pada cerpen Warung Penajem. Kritik sosial yang ketiga adalah kritik sosial stereotip terhadap perempuan yang terlihat pada cerpen Rusmi Ingin Pulang. Ikon, indeks, dan simbol sangat berperan penting dalam pengungkapan kritik sosial untuk mengungkapkan tanda sosial di dalam kumcer ini.
TOLERANSI AUTENTIK DAN NILAI EDUKATIF DALAM CERITA ANAK SUMBAWA “SI BONONG PERGI MERAMAL” SEBAGAI IMPLEMENTASI WAWASAN MULTIKULTURAL Yangsen, Bulan Rara
Tekstual Vol 21, No 2 (2023): Tekstual: Humaniora
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tekstual.v21i2.7120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan toleransi yang autentik dan nilai-nilai edukatif yang tercermin dalam anak Sumbawa Si Bonong Pergi Meramal. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengutilisasi sastra anak sebagai alat untuk mengarahkan dan menyediakan informasi positif bagi anak-anak, mendukung perkembangan karakter dan kreativitas mereka. Dalam melakukan penelitian ini, digunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis isi (content analysis) yang menfokuskan pada cerita Si Bonong Pergi Meramal. Proses analisis data dijalankan dengan menggunakan model analisis interaktif, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menegaskan bahwa sastra anak mengandung nilai-nilai toleransi yang autentik, berfungsi sebagai medium untuk mengenalkan perspektif multikultural kepada anak-anak sehingga manak mampu mempertahankan pikiran terbuka, menghindari diskriminasi terhadap kelompok minoritas, serta mampu membina hubungan persahabatan tanpa memedulikan perbedaan ras, suku, atau agama