Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kepemimpinan Etis dalam Organisasi Dakwah: Studi Kepemimpinan Nabi dalam Pembagian Ghanimah Perang Hunain Rufianto, Eric Dwi
INTELEKSIA: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : STID Al-Hadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/inteleksiajpid.v6i1.309

Abstract

Karakter kepemimpinan etis sangat diperlukan oleh pemimpin dalam menggerakkan SDM dalam mencapai tujuan organisasi. Penerapan kepemimpinan tidak bisa dilepaskan dari dimensi moral yang melekat dalam diri pemimpin. Dalam sejarah Islam dikenal Nabi Muhammad yang merupakan sosok pemimpin agung karena beliau sebagai pemimpin senantiasa menggunakan kekuatan integritas moral/ prinsip etis dalam praktek penerapan kepemimpinannya. Salah satu bentuk penerapan prinsip kepemimpinan yang etis beliau jalankan dalam menangani masalah ghanimah perang Hunain. Nabi melakukan kepemimpinan dengan melibatkan dimensi kekuatan integritas moral/ prinsip etis, sehingga membuat kaum Anshar akhirnya menerima secara rasional keputusan Nabi. Studi ini bertujuan mengekplorasi penerapan kepemimpinan etis Nabi Muhammad kepada kaum Anshar dalam pembagian ghanimah perang Hunain. Adapun penelitian ini menggunakan teori kepemimpinan etis Peter G. Northouse sebagai alat analisanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kepustakaan. Adapun hasil temuan penelitian ini adalah Nabi menunjukkan sikap menghormati dan bijaksana terhadap kaum Anshar, menunjukkan perilaku kepedulian dan keadilan kepada kaum Anshar, menjelaskan dasar berpikir dan tujuan keputusan ghanimah secara jujur dan objektif kepada kaum Anshar, membangun komunitas/ikatan melalui nilai organisasi dan kecintaan kepada Allah dan Rasulnya. Kepemimpinan beliau ini bisa menjadi panduan dan pijakan bagi manajer dakwah saat ini dalam menjalankan kepemimpinan teladan berbasis kekuatan moralitas dalam pengembangan organisasinya.
Kepemimpinan Sosial di Masa Krisis: Keteladanan Umar Bin Khattab dalam Menghadapi Tahun Ramadah 18 H Rufianto, Eric Dwi
INTELEKSIA: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : STID Al-Hadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/inteleksiajpid.v7i1.368

Abstract

Studi ini mengkaji tentang kepemimpinan Umar bin Khattab dalam menangani krisis tahun Ramadah yang berpotensi menghancurkan peradaban Islam jika tidak tertangani dengan cepat dan tepat. Namun, dengan kepemimpinan keteladanan yang diterapkan oleh Umar, kehidupan umat pun berjalan dengan normal kembali. Studi ini bertujuan mengeksplorasi prinsip-prinsip perilaku kepemimpinan yang dijalankan oleh Umar dalam mengatasi krisis ini. Metodologi studi melalui kajian kualitatif dengan sumber data kepustakaan. Hasil studi menunjukkan Umar mencontohkan caranya melalui penerapan nilai-nilai kepedulian, empati sosial, kesederhanaan kepada pengikutnya, menginspirasikan visi kepedulian, penyelamatan umat dengan perbuatan nyata dan komunikasi berbasis nilai kesadaran pada SDM, menantang proses melalui penyesuaian inovasi prioritas program penarikan zakat dalam masa krisis, memungkinkan orang lain bertindak melalui kerjasama dan pembentukan yang solid, manajemen kontrol yang disiplin dalam tim penanganan krisis, dan menyemangati jiwa untuk tetap sabar, tabah, dan mengimbangi dengan doa sebagai jalan sunatullah ketika usaha sudah dijalankan secara maksimal. Kontribusi dari tulisan ini adalah memberikan inspirasi penerapan kepemimpinan pada manajer organisasi dakwah dalam menggerakan SDM dengan cara-cara teladan terlebih dalam situasi krisis.
Komitmen Abu Bakar dalam Peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW. dari Makkah ke Madinah Tahun 622M Rufianto, Eric Dwi
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 9 No 2 (2021): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib, Ngoro, Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background. Member commitment is one of the key variables in determining the success of the organization. The value of members' commitment to the organization becomes a real need for da'wah organizations that carry the mission of preaching Islamic values ​​in an effort to build a good society. This study aims to examine the behavior of Abu Bakr's commitment in the event of the Prophet's migration to Medina in 622M.Aim. Exploring the behavioral form of Abu Bakr's commitment in carrying out the task of accompanying the Prophet when he migrated to Medina. As a reference for da'wah institutions in measuring the commitment of members and the basis for forming organizational commitment to members of their da'wah Methods. The research uses a descriptive qualitative approach and library research.Results. Abu Bakr has implemented organizational commitment behavior that is able to make an important contribution to the journey of the existence and future of Islamic da'wah in the long term. Abu Bakr showed commitment to Islamic organizations in the form of accepting the Hijrah decision set by the Prophet, giving all the resources he had to make the Prophet's migration mission successful to Medina, and having the loyalty to continue to accompany the Prophet in whatever problem conditions/ situations the organization faced until the goal. Organization was achieved. The Prophet arrived safely in Medina.