Fawaz, Ahmad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SEGMENTASI CITRA WAJAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS – L*A*B Fawaz, Ahmad; Hakimah, Maftahatul; Kurniawan, Muchamad
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Segmentasi adalah salah satu teknik yang digunakan untuk memisahkan antara object dengan background. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah objek wajah manusia. Dengan segmentasi, citra wajah manusia dapat terpisah dengan backgroundnya. Teknik segmentasi yang digunakan adalah metode clustering k-means. K-means merupakan salah satu algoritma yang dapat menyelesaikan masalah clustering, selain dengan metode k-means dibutuhkan juga proses perpindahan dari citra yang diambil berupa warna RGB menjadi warna L*a*b. Ruang warna L*a* b merupakan sebuah ruang warna yang terdiri dari tiga nilai numerik,yaitu L* untuk level cahaya dan a*  b* itu untuk komponen hijau-merah dan biru kuning. Keberagaman background pada suatu citra wajah merupakan sebuah tantangan tersendiri dalam melakukan proses pemisahan wajah yang menggunakan metode k-means. Pengambilan citra wajah dilakukan dengan 2 tempat yaitu ruangan dalam (indoor) dan luar ruangan (outdoor). Hasil akurasi terbaik didalam ruangan (indoor) sebesar 99,64% dan citra diluar ruangan (outdoor) sebesar 99,29%
Agama dan Sains Modern Putri, Zahwa Aulya; Rizki, Muhammad; Fawaz, Ahmad; Hsb, Sahdin
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/198hqz72

Abstract

Artikel ini membahas hubungan kompleks antara agama dan sains modern dalam konteks perkembangan pengetahuan dan teknologi masa kini. Relasi keduanya tidak lagi sekadar dipandang sebagai pertentangan antara keimanan dan rasionalitas, melainkan sebagai ruang dialog yang saling melengkapi dalam memahami hakikat kehidupan dan alam semesta. Kajian ini menyoroti bagaimana prinsip-prinsip etika religius memberikan arah dalam isu-isu kontemporer seperti bioetika, pelestarian ekologi, serta penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menimbulkan pertanyaan moral dan spiritual baru. Selain itu, artikel ini juga mengulas munculnya spiritualitas modern sebagai bentuk pencarian makna yang memadukan nilai-nilai keagamaan dengan wawasan ilmiah, sehingga diharapkan mampu menghadirkan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan dimensi kemanusiaan.