Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Pengembangan Booklet Sebagai Suplemen Bahan Ajar Pada Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan Kelas XI SMA/MA Gustiani, Reza; Syamsurizal, S
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.477 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2082

Abstract

Biologi merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang makhluk hidup, lingkungan, dan hubungan antara keduanya. Materi biologi berkaitan dengan fakta-fakta ilmiah tentang fenomena alam yang konkret serta obyek yang abstrak, sehingga tergolong sulit untuk dipelajari oleh peserta didik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengembangkan media pembelajaran. Ketersediaan media pembelajaran yang memadai, efektif, dan sesuai dengan materi yang sedang dipelajari dapat membantu peserta didik dalam memahami materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan booklet sebagai bahan ajar biologi kelas XI di MAN 2 Padang. Studi dilakukan dengan metode survei menggunakan angket yang disebarkan kepada 34 orang peserta didik kelas XI IPA dan satu orang guru Biologi MAN 2 Padang.Hasil angket menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan suplemen bahan ajar pada materi struktur dan fungsi jaringan hewan. Kriteria bahan ajar yang dibutuhkan yaitu materi yang disampaikan lengkap, singkat, padat, jelas, disertai gambar, serta terdapat penjelasan untuk istilah-istilah sulit. Pengembangan booklet sebagai bahan ajar biologi dapat menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh guru dan peserta didik khususnya pada materi struktur dan fungsi jaringan hewan.
Booklet Suplemen Bahan Ajar pada Materi Protista untuk Kelas X SMA/MA Ulandari, Titin; Syamsurizal, S
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i2.37688

Abstract

Peserta didik masih kesulitan dalam memahami materi yang bersifat abstrak pembahasan materi pada bahan ajar masih terbatas secara tekstual dan gambar pendukung belum berwarna dan kurang menarik. Peserta didik juga kesulitan memahami materi yang bersifat abstrak dan tidak dapat diamati langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa booklet yang dapat dijadikan sebagai suplemen terutama pada materi Protista. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang dibatasi sampai tiga tahap yaitu define, design, dan develop. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan kuesioner. Validasi media dilakukan oleh ahli bidang materi, ahli bidang bahasa, dan ahli bidang media. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi ahli untuk masing-masing aspek validitas yaitu kelayakan isi 87,50%, kelayakan kebahasaan 87,87%, kelayakan penyajian 98,33%, dan kelayakan kegrafikaan 91,66%. Rerata hasil uji validitas adalah 91,34% dengan kriteria sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa booklet layak dijadikan sebagai suplemen bahan ajar pada materi Protista.implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami materi Protista.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Booklet Sebagai Suplemen Bahan Ajar Pada Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan Kelas XI SMA/MA Gustiani, Reza; Syamsurizal, S
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2082

Abstract

Biologi merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang makhluk hidup, lingkungan, dan hubungan antara keduanya. Materi biologi berkaitan dengan fakta-fakta ilmiah tentang fenomena alam yang konkret serta obyek yang abstrak, sehingga tergolong sulit untuk dipelajari oleh peserta didik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengembangkan media pembelajaran. Ketersediaan media pembelajaran yang memadai, efektif, dan sesuai dengan materi yang sedang dipelajari dapat membantu peserta didik dalam memahami materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan booklet sebagai bahan ajar biologi kelas XI di MAN 2 Padang. Studi dilakukan dengan metode survei menggunakan angket yang disebarkan kepada 34 orang peserta didik kelas XI IPA dan satu orang guru Biologi MAN 2 Padang.Hasil angket menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan suplemen bahan ajar pada materi struktur dan fungsi jaringan hewan. Kriteria bahan ajar yang dibutuhkan yaitu materi yang disampaikan lengkap, singkat, padat, jelas, disertai gambar, serta terdapat penjelasan untuk istilah-istilah sulit. Pengembangan booklet sebagai bahan ajar biologi dapat menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh guru dan peserta didik khususnya pada materi struktur dan fungsi jaringan hewan.
Booklet Suplemen Bahan Ajar pada Materi Protista untuk Kelas X SMA/MA Ulandari, Titin; Syamsurizal, S
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i2.37688

Abstract

Peserta didik masih kesulitan dalam memahami materi yang bersifat abstrak pembahasan materi pada bahan ajar masih terbatas secara tekstual dan gambar pendukung belum berwarna dan kurang menarik. Peserta didik juga kesulitan memahami materi yang bersifat abstrak dan tidak dapat diamati langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa booklet yang dapat dijadikan sebagai suplemen terutama pada materi Protista. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang dibatasi sampai tiga tahap yaitu define, design, dan develop. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan kuesioner. Validasi media dilakukan oleh ahli bidang materi, ahli bidang bahasa, dan ahli bidang media. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi ahli untuk masing-masing aspek validitas yaitu kelayakan isi 87,50%, kelayakan kebahasaan 87,87%, kelayakan penyajian 98,33%, dan kelayakan kegrafikaan 91,66%. Rerata hasil uji validitas adalah 91,34% dengan kriteria sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa booklet layak dijadikan sebagai suplemen bahan ajar pada materi Protista.implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami materi Protista.
Keanekaragaman Tumbuhan Paku (Pteridophyta) Di Sekitar Kawasan Universitas Negeri Padang Air Tawar Barat Sahara, Siti; wahyuni, serli sri; Syamsurizal, S
EKOTONIA: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi, dan Mikrobiologi Vol 10 No 1 (2025): Ekotonia: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi dan Mikrobiologi
Publisher : Biology Study Program, Faculty of Science and Engineering, University of Bangka Belitung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ekotonia.v10i1.6383

Abstract

Ferns (Pteridophyta) are an important component of the ecosystem, contributing to biodiversity and environmental stability. Padang State University Air Tawar Barat area has the potential for fern diversity that has not been fully explored. This study aims to describe the diversity and distribution of ferns in the area. The method used was descriptive-explorative with sampling in 20 plots measuring 5 m x 5 m. The results showed that there were nine species belonging to five families, with a diversity index of 1.96 which is classified as moderate. Pyrrosia piloselloides species was found to be the most dominant. This level of diversity is lower compared to studies in other locations, due to the influence of human activities on the habitat. Environmental factors such as neutral soil pH, relatively warm temperatures and high humidity favor the growth of ferns. These findings emphasize the importance of understanding the relationship between abiotic factors and species diversity, as well as the need for conservation efforts to maintain ecosystems in the West Freshwater State University area.