Suryawadi, Eko
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISA KINERJA KEUANGAN PT ZURICH GENERAL TAKAFUL INDONESIA PASCA SPIN OFF Suryawadi, Eko
Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah Vol 8 No 1 (2025): Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syari'ah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/madanisyariah.v8i1.743

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan PT Zurich General Takaful Indonesia setelah pelaksanaan spin-off dari unit usaha syariah PT Asuransi Adira Dinamika, Tbk. Fokus penelitian meliputi perubahan rasio keuangan seperti solvabilitas, likuiditas, profitabilitas, dan efisiensi operasional sebelum dan sesudah spin-off. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan menghitung rasio keuangan berdasarkan laporan keuangan yang diaudit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan tetap memiliki solvabilitas yang baik, kemampuan pembayaran klaim yang memadai, serta surplus dana tabarru yang stabil. Namun, beban operasional meningkat akibat struktur organisasi yang mandiri pasca spin-off. Temuan ini diharapkan memberikan wawasan bagi pelaku industri asuransi syariah lainnya yang berencana melakukan spin-off serta menjadi masukan bagi regulator terkait kebijakan pemisahan unit usaha syariah.
ANALISIS PERSIAPAN SPIN-OFF UNIT USAHA SYARIAH PERUSAHAAN ASURANSI UMUM DALAM PERSPEKTIF REGULASI UU PPSK NO. 4 TAHUN 2023 DAN POJK NO. 11 TAHUN 2023 Suryawadi, Eko
Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah Vol 8 No 2 (2025): Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syari'ah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/madanisyariah.v8i2.784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan perusahaan asuransi umum dalam melakukan pemisahan (spin-off) Unit Usaha Syariah (UUS) sesuai ketentuan UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) dan POJK No. 11 Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan wawancara mendalam dengan manajemen UUS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan spin-off bervariasi tergantung pada skala usaha, kecukupan modal, dan kapabilitas internal. Tantangan utama mencakup pemenuhan modal minimum, pembentukan struktur organisasi independen, serta pengembangan sistem operasional dan manajemen risiko berbasis prinsip syariah. Di sisi lain, regulasi ini memberikan peluang strategis bagi entitas syariah untuk meningkatkan daya saing, tata kelola, dan profesionalisme dalam pasar keuangan syariah. Penelitian ini merekomendasikan dukungan teknis dan kelembagaan dari regulator, serta kolaborasi aktif antara perusahaan dan pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran proses spin-off. Temuan ini memperkuat pentingnya strategi transisi yang sistematis dan kesiapan institusional dalam mendukung pertumbuhan sektor asuransi syariah yang berkelanjutan di Indonesia pasca-implementasi regulasi.
Evaluasi Kinerja Keuangan Unit Usaha Asuransi Syariah Ditinjau dari Pendekatan CAMEL Modifikasi (Studi Kasus PT Asuransi Umum Mega Tahun 2020–2024) Suryawadi, Eko
Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah Vol 9 No 1 (2026): Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syari'ah
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/madanisyariah.v9i1.905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan Unit Usaha Syariah PT Asuransi Umum Mega selama periode 2020–2024 dengan menggunakan pendekatan CAMEL modifikasi yang disesuaikan dengan karakteristik industri asuransi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan secara resmi. Analisis CAMEL modifikasi mencakup lima aspek utama, yaitu permodalan (Capital), kualitas aset (Asset Quality), manajemen (Management), rentabilitas (Earnings), dan likuiditas (Liquidity), yang diukur melalui sejumlah rasio keuangan relevan seperti Risk Based Capital (RBC), rasio kecukupan Dana Tabarru’, aset produktif, BOPO, surplus underwriting, ROA, ROE, serta rasio likuiditas dan klaim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat kesehatan keuangan perusahaan berada pada kategori sehat hingga sangat sehat, meskipun mengalami tren penurunan pada akhir periode penelitian. Aspek permodalan dan likuiditas menunjukkan kinerja yang sangat kuat dan konsisten di atas ketentuan regulator, khususnya standar yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Namun demikian, penurunan kinerja terlihat pada aspek earnings dan efisiensi manajemen, yang ditandai dengan meningkatnya rasio BOPO serta terjadinya defisit underwriting Dana Tabarru’ pada tahun 2023 dan 2024. Temuan ini mengindikasikan perlunya perbaikan strategi underwriting, pengendalian klaim, dan peningkatan efisiensi operasional guna menjaga keberlanjutan kinerja keuangan serta kesiapan menghadapi tuntutan spin-off unit usaha syariah di masa mendatang