Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Room and Laboratory Equipment Lending Based On Smartphone Application Using QR Code Technology Kurniawan, Yandi
Journal of Electrical, Electronics and Informatics Vol 5 No 2 (2021): JEEI (September 2021)
Publisher : Institute for Research and Community Services Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEEI.2021.v05.i02.p04

Abstract

The main problem in this research is dependency lab activities on the presence of a technician and complicated administrative process which take five procedure stages of lending at D3 and D4 Electronic Engineering polban. This research aims to create an equipment that is able to eliminate the dependency of the presence of technician, and to reduce the complicated administrative process. The QR code technology is the method used in this research to control the opening of lab doors and equipment cupboards by scanning the QR code with a mobile application. The result of this research show that the procedure borrowing of equipment facilities can be shortened from five procedurals to three procedurals. The QR Code information is able open the door of the room and laboratory cabinets by inputing password that been set at the database and able to borrow equipment that is integrated with the automatic recording of borrowing equipment.
A review: Diagnosis dan tatalaksana anemia pada penyakit jantung Levi Andreas Sibarani, Benly; Kurniawan, Yandi
FLORONA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Florona: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/florona.v4i1.1344

Abstract

Anemia merupakan keadaan yang ditandai dengan kurangnya kadar hemoglobin dalam darah dan sering ditemukan pada berbagai penyakit salah satunya sebagai komorbid dari penyakit jantung. Anemia dan penyakit jantung saling berhubungan baik secara langsung maupun tidak lansung. Tujuan: Tinjauan kepustakaan ini bertujuan untuk membahas etiologi, patofisiologi, konsekuensi anemia terhadap gagal jantung, serta koreksi anemia pada penderita gagal jantung. Metode yang digunakan dalam artikel ini yaitu mensintesis beberapa teori, penelitian dan artikel terkait dengan tujuan dari tinjauan kepustakaan yang membahas anemia pada penyakit jantung secara komprehensif. Hasil : Dari tinjauan ini didapatkan bahwa penyakit jantung dan anemia saling berkitan dalam patomekanisme penyakit keduanya, wawancara medis, manifestasi klinis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang spesifik seperti kadar transferrin, ferritin dan serum iron merupakan pemeriksaan spesifik yang dapat digunakan dalam menegakkan anemia pada penyakit jantung. Penatalaksanaan seperti pemberian transfusi darah, preparat eritropoietin, suplementasi besi atau diuretik memerlukan pertimbangan yang baik dan disesuaikan dengan keadaan khusus masing-masing penderita. Prognosis akan semakin buruk jika memiliki komorbid lain seperti gagal ginjal kronis. Kesimpulannya anemia pada penyakit jantung saling berhubungan yang memerlukan pemeriksaan secara komprehensif, penatalaksanaan berupa koreksi Hb dan penyakit yang medasari serta evaluasi sangat diperlukan pada kondisi ini.
A review: Diagnosis dan tatalaksana anemia pada penyakit jantung Levi Andreas Sibarani, Benly; Kurniawan, Yandi
FLORONA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Florona: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/florona.v4i1.1344

Abstract

Anemia merupakan keadaan yang ditandai dengan kurangnya kadar hemoglobin dalam darah dan sering ditemukan pada berbagai penyakit salah satunya sebagai komorbid dari penyakit jantung. Anemia dan penyakit jantung saling berhubungan baik secara langsung maupun tidak lansung. Tujuan: Tinjauan kepustakaan ini bertujuan untuk membahas etiologi, patofisiologi, konsekuensi anemia terhadap gagal jantung, serta koreksi anemia pada penderita gagal jantung. Metode yang digunakan dalam artikel ini yaitu mensintesis beberapa teori, penelitian dan artikel terkait dengan tujuan dari tinjauan kepustakaan yang membahas anemia pada penyakit jantung secara komprehensif. Hasil : Dari tinjauan ini didapatkan bahwa penyakit jantung dan anemia saling berkitan dalam patomekanisme penyakit keduanya, wawancara medis, manifestasi klinis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang spesifik seperti kadar transferrin, ferritin dan serum iron merupakan pemeriksaan spesifik yang dapat digunakan dalam menegakkan anemia pada penyakit jantung. Penatalaksanaan seperti pemberian transfusi darah, preparat eritropoietin, suplementasi besi atau diuretik memerlukan pertimbangan yang baik dan disesuaikan dengan keadaan khusus masing-masing penderita. Prognosis akan semakin buruk jika memiliki komorbid lain seperti gagal ginjal kronis. Kesimpulannya anemia pada penyakit jantung saling berhubungan yang memerlukan pemeriksaan secara komprehensif, penatalaksanaan berupa koreksi Hb dan penyakit yang medasari serta evaluasi sangat diperlukan pada kondisi ini.