Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Tadibiya

PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK (STUDI EKSPERIMEN PADA SISWA KELAS VIII MTS SABIILUL MUHTADIEN BANJAR) Ernawati, Euis; Alia Hasan, Tias
Ta'dibiya Vol 2 No 2 (2022): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v2i2.19

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media Audio Visual, dan apakah ada pengaruh penggunaan media Audio Visual terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di Kelas VIII MTs. Sabiilul Muhtadien. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana kemampuan siswa sebelum menggunakan media Audio Visual? 2) Bagaimana kemampuan siswa setelah menggunakan media Audio Visual? 3) Apakah ada pengaruh penggunaan media Audio Visual terhadap hasil belajar siswa? Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Pre-Experimental Design dengan desain One Group Pretest Posttest design. Dengan sampel diambil dari kelas VIII dengan sampel 27 siswa. Dari data penelitian yang menggunakan uji Hipotesis (Uji-t) maka nilai t_(hitung ) = 13,838 > t_tabel = 2,051. dengan taraf signifikan = 0,05 maka hipotesis (H_a) penelitian ini diterima (H_o) ditolak dengan hasil hipotesis bahwa penggunaan Media Audio Visual berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak pada kelas VIII MTs Sabiilul Muhtadien. Dengan hasil nilai rata-rata sebelum dan sesudah diberikan perlakuan meningkat dari nilai rata-rata 54,25 menjadi 72,40 Kata Kunci : Media Audio Visual, Hasil Belajar dan Akhlak Akidah  
ANALYSIS OF EDUCATIONAL VALUES ABOUT THE POSITION OF WOMEN IN ISLAM IN THE NOVEL ‘RATU YANG BERSUJUD’ BY MAHDAVI Ernawati, Euis; Maharani, Putri
Ta'dibiya Vol 4 No 1 (2024): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v4i1.148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana nilai-nilai pendidikan mengenai kedudukan perempuan dalam Islam menurut Al-Qur'an dan Hadist yang terdapat dalam novel Ratu Yang Bersujud karya Mahdavi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana nilai-nilai pendidikan mengenai kedudukan perempuan dalam Islam menurut Al-Qur'an dan Hadist dalam novel Ratu Yang Bersujud karya Mahdavi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis isi, dengan alat pengumpulan data yaitu penelitian kepustakaan. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa kedudukan perempuan dalam Islam yang dibahas dalam novel adalah; (1) Perempuan sebagai Manusia dan Hamba Tuhan. Terdapat 3 surat yang terdapat dalam novel tersebut, yaitu At Taubah: 17, Al Muminun 12-14, dan Al Hujurat ayat: 13 (2) Perempuan dalam Perlindungan Islam. Terdapat 6 surat yang terdapat dalam novel, Al Ahjab 59, An Nissa: 19, An Nissa: 3, At Talaaq 6, Al Baqarah 223. (3) Perempuan sebagai Subyek Hukum. Terdapat 1 surat yang terdapat dalam novel yaitu surat Al Mumtahanah : 12 (4) Wanita Sebagai Inspirasi Kekuatan Iman dan Akhlak, terdapat 1 surat yang terdapat dalam novel yaitu At Tahrim 11-12.
KENDALA FASILITAS SEKOLAH DALAM PROSES PEMBELAJARAN DAN TANTANGAN KURANGNYA KEDISIPLINAN GURU DI MADRASAH ALIYAH DARUL HUDA PUSAT MANDALAWANGI PANDEGLANG M Sudi, Didih; Heni, Heni; Ernawati, Euis
Ta'dibiya Vol 3 No 2 (2023): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v3i2.58

Abstract

This research took place at Madrasah Aliyah Darul Huda, Mandalawangi Center, regarding facilities constraints in the learning process, as well as the challenges of lack of discipline between teachers and students. This research aims to find out how the discipline exists at Madrasah Aliyah Darul Huda, Mandalawangi Center, and find out all the facilities that support the learning process. This research uses qualitative methods, and the results found from this research are; there is still a lack of discipline between teachers and students, as well as a lack of facilities that support the learning process. The future solution to this problem is to be able to improve discipline in the school again, and also to be able to complete the facilities for the learning process at the school.
STRATEGI PENDIDIKAN KARAKTER; REORIENTASI PEMBELAJARAN PAI DARI TEACHING ABOUT VALUE MENJADI TEACHING HOW TO VALUE Zaenul Mutaqin, Ade; M. Sudi, Didih; Ernawati, Euis
Ta'dibiya Vol 2 No 1 (2022): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v2i1.136

Abstract

Pendidikan Agama Islam selama ini mendapatkan sejumlah kritikan dan dianggap belum maksimal dalam mencapai tujuannya yaitu menghasilkan lulusan-lulusan pendidikan yang memiliki keluhuran akhlak atau moralitas yang tinggi sebagai manusia yang saleh dan beradab. Banyaknya kasus dekadensi moral di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda selalu dijadikan indicator kegagalan tersebut. Walau tidak tidak adil mengarahkan kesalahan tersebut pada hanya satu mata pelajaran semata, namun harus diakui bahwa memang pembelajaran PAI di sekolah selama ini belum maksimal dan masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Kritikan tersebut selain pada model pembelajaran yang digunakan juga yang terpenting sebenarnya adalah pada orientasi dan paradigm pembelajaran PAI itu sendiri. Pendidikan Agama Islam yang semestinya lebih ditekankan pada aspek penanaman nilai-nilai agama dan pembentukan karakter dan akhlak mulia, selama ini PAI lebih banyak diajarkan sebagai pengetahuan agama. PAI semestinya tidak sebatas hanya pada teaching about value, namun harus sampai pada teaching how to value. Untuk itu perlu ada reorienasi dan paradigma pembelajaran pembelajaran PAI yang mengarah kepada pengembangan karakter peserta didik. Untuk dapat mengembangkan dan membentuk karakter peserta didik dalam konteks pembelajaran PAI, mesti dilakukan upaya secara sistematis, mulai dari tahap pengenalan nilai-nilai keagamaan (knowing the good), internalisasi (desiring dan loving the good) sampai pada implementasi (acting the good) dalam kehidupan sehari-hari dan membentuk suatu karakter yang melekat. Ketiga hal tersebut bukan satuan unit yang terpisah-pisah, namun merupakan suatu kesatuan langkah utuh yang mesti dilakukan secara sistematis dan komprehensif. Diharapkan dengan hal tersebut PAI dapat memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan karakter peserta didik.