Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN USAH MIKRO MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN PRODUK DAN SALURAN PEMASARAN DIGITAL: Pelatihan olahan makanan, pelatihan branding dan pengemasan, serta pelatihan pengembangan marketplace. M, Rudianto; Rahmawati; Dwi Amperawati, Endang; Djuminah; Marwanti; Hartoko, Sri; Noviani, Rita
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v8i2.10767

Abstract

Microenterprises in Desa Sumber are small-scale household businesses run by the local community. Based on the existence of businesses, there are SMEs that produce processed food and batik cloth. In the processed food business, problems arise related to the absence of assistance and business management to develop, so that the community conducts small-scale and limited household businesses. Problems in the batik business are weak competitiveness, the number of batik products produced, and the lack of marketing expansion. The solution applied in this community service is micro business empowerment activities carried out through data collection, partnerships, ease of licensing, institutional strengthening and coordination with stakeholders. Food processing training, branding and packaging training, and marketplace development training were carried out.
Covid-19 dan Efisiensi Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) Pratiwi, Kurniasari Dwi; Djuminah
Jurnal Manajemen Dayasaing Vol. 27 No. 2 (2025): Manajemen Dayasaing
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dayasaing.v27i2.12039

Abstract

Transformasi digital dan pandemi COVID-19 merupakan dua fenomena besar yang secara bersamaan membentuk ulang lanskap industri perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi perbankan—yang diproksikan melalui nilai transaksi dan jumlah pengguna—serta pandemi COVID-19 terhadap efisiensi operasional bank, yang diukur menggunakan rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Data yang digunakan merupakan data panel sekunder dari 40 bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017–2023, dengan total 78 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan uji asumsi klasik sebagai pendukung validitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, nilai transaksi, jumlah pengguna, dan variabel dummy COVID-19 berpengaruh signifikan terhadap BOPO. Namun secara parsial, tidak ada variabel yang berpengaruh signifikan pada taraf signifikansi 5%. Variabel jumlah pengguna memiliki pengaruh negatif yang mendekati signifikan, menunjukkan bahwa peningkatan pengguna digital cenderung meningkatkan efisiensi operasional. Uji beda dengan paired sample t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada nilai BOPO sebelum dan sesudah pandemi COVID-19. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun digitalisasi dan pandemi menjadi faktor penting dalam transformasi perbankan, pengaruhnya terhadap efisiensi operasional masih belum signifikan secara statistik dalam jangka pendek.