Al-Qurâan merupakan sebuah karya yang memiliki nilai estetik tinggi. Ia menjadi sumber inspirasi bagi para sastrawan Arab. Kedatangannya
membuat revolusi yang tidak hanya kepada dataran, ketauhidan,
keimanan, tingkah laku, sikap dan lain sebagainya, tetapi pengaruhnya bahkan sampai kepada batas-batas yang tidak dapat mereka duga. Kesombongan akan keunggulan sastra terutama di bidang puisi menjadi lemah di depan keperkasaan al-Qurâan. Kontribusi al-Qurâan dapat memberi warna yang berbeda dalam kehidupan sosial, agama, ekonomi, politik dan budaya Arab, di mana semua itu tercermin dalam karya-karya sastra mereka yang mengandung nilai-nilai qurâani.
Satra Arab, puisi menjadi lebih pesat dalam perkembangannya daripada bentuk satra Arab yang lain diakibatkan dari kebiasaan mereka yang mengunggulkan interaksi dengan lisan daripada tulisan. Semakin tinggi nilai estetika dalam syair mereka, maka semakin tinggi pula harkat dan martabatnya.