This Author published in this journals
All Journal Jurnal Simetris
Yuniati, Erma
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN ALAT PENURUN EMISI GAS KARBONMONOKSIDA MENGGUNAKAN MATERIAL TEMBAGA SEBAGAI KATALISATOR PADA MOTOR HONDA BEAT Prasetyo, Amin Dwi; Yuniati, Erma
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 11, No 2 (2020): JURNAL SIMETRIS VOLUME 11 NO 2 TAHUN 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v11i2.5139

Abstract

Emisi gas buang kendaraan bermotor menyumbang 60-70% pencemaran udara di Indonesia. Salah satu gas berbahaya yang terkandung didalam gas buang kendaraan bermotor adalah gas karbon monoksida (CO). Emisi gas karbon monoksida dapat dikurangi menggunakan teknologi Catalytic Converter, yaitu penambahan logam katalis yang berfungsi sebagai oksidator gas karbon monoksida (CO) sehingga dapat bereaksi menjadi gas karbon dioksida (CO2). Pada umumnya, logam katalis yang digunakan adalah platinum dan palladium. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa tembaga dapat digunakan sebagai logam katalis alternatif. Tembaga berbentuk plat segiempat disusun pada sebuah mur sehingga membentuk sebuah lapisan katalis. Lapisan katalis kemudian dimasukkan kedalam pipa stainless steel yang berfungsi sebagai wadah. Penelitian ini menggunakan variasi 1 lapisan, 2 lapisan, 3 lapisan dan 4 lapisan. Emisi gas CO pada knalpot standar adalah 249.24 ppm. Emisi gas CO mengalami penurunan setelah pemasangan katalis tembaga. Emisi gas CO yang dihasilkan disetiap variasi lapisan secara berurutan adalah 235.10 ppm, 204.5 ppm, 176.67 ppm, 159.97 ppm. Semakin banyak lapisan katalis tembaga yang digunakan maka semakin besar luas permukaan (surface area) dari katalisator sehingga emisi gas CO yang dihasilkan semakin kecil. Katalisator dengan material tembaga dapat digunakan untuk mengurangi emisi gas karbon monoksida pada knalpot kendaraan.