Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Variasi Perkuatan Elemen Struktur Balok Dengan Steel Solid Plate, Jacketing, dan Carbon Fiber Reinforcement Polymer (CFRP) Terhadap Ketahanan Lentur Rahmadi, Gandung; Ferdika, Ferdika; Fauzan
Journal of Infrastructure and Construction Technology Vol. 2 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Dept. of Civil Engineering Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56208/jictech.2.1.31-41

Abstract

The collapse of concrete structures due to excessive loads is a serious issue that can lead to significant losses, both in terms of materials and human safety. This phenomenon is often caused by a weak understanding of the load mechanism acting on structural elements, including the interaction behavior between reinforcing steel and concrete. In both new and old buildings, damage to certain structural elements, especially beams, is inevitable. This damage occurs due to design errors in the building, mistakes during construction execution, or changes in the building's function. With the advancement of technology, there are now reinforcement methods for beam structural elements, including Steel Solid Plate, Jacketing, and Carbon Fiber Reinforcement Polymer (CFRP). These three methods will be evaluated based on deflection and strength.
Evaluasi Struktur Kolom dan Balok Rumah Sakit Berumur 10 Tahun dan Strategi Pemeliharaan pada Bangunan Eksisting berbasis Klasifikasi Mutu Ferdika, F; Afra, Fauzan Deni; Rahmadi, Gandung
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengetahui kondisi struktur beton bertulang sangat penting dalam menjamin keamanan dan keberlanjutan fungsi bangunan eksisting. Penelitian ini bertujuan menilai mutu beton pada bangunan rumah sakit berusia lebih dari 10 tahun menggunakan metode Rebound Hammer (RH) sebagai teknik pengujian non-destruktif. Pengujian dilakukan pada elemen kolom dan balok di empat lantai untuk mengetahui estimasi kuat tekan beton dan menentukan strategi pemeliharaan berdasarkan klasifikasi mutu. Evaluasi kondisi beton dilakukan dengan metode Rebound Hammer (RH). Pada Lantai 1, titik uji L1C1 menunjukkan mutu beton yang baik, dengan nilai RH sebesar 42,0 serta estimasi kuat tekan didapat 35,4 MPa. Pada Lantai 2, hasil pengujian pada area balok adanya variasi mutu beton yang diperoleh. Titik L2C2 tercatat dengan nilai RH sebesar 40,6 dan estimasi kuat tekan 33,9 MPa. Hasil evaluasi di Lantai 3 mengindikasikan bahwa mutu beton, dalam batas aman, menunjukkan tren penurunan. Titik uji L3C3 dan di lantai 4 L4C4 memiliki nilai RH masing-masing sebesar 41.8 dan 40.8 dengan estimasi kuat tekan (MPa) titik L3C3 35.3 Mpa, L4C4 34.2 Mpa. Hasil pengujian menunjukkan nilai kuat tekan beton berkisar antara 33,8 MPa hingga 35,4 MPa, dengan klasifikasi mutu dominan berada pada kategori Baik (Good). Beberapa retakan minor terdeteksi secara visual, terutama pada sambungan balok-kolom. Berdasarkan hasil tersebut, disusun rekomendasi pemeliharaan berupa inspeksi berkala, perbaikan ringan, dan pelapisan ulang permukaan. Pendekatan berbasis klasifikasi mutu ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi dalam perencanaan program pemeliharaan berbasis kondisi dan berkontribusi terhadap keberlanjutan serta keselamatan struktur bangunan.