Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengelolaan Keuangan Keluarga di Komunitas Soloh Takengon Rahma Nurzianti; Ainiah
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.844 KB) | DOI: 10.56921/cpkm.v1i1.8

Abstract

Pengelolaan keuangan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan. Kekeliruan dalam pengelolaan keuangan bisa menimbulkan konflik besar dalam keluarga. Pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi pengelolaan keuangan keluarga pada ibu rumah tangga yang tergabung dalam Komunitas Soloh Takengon dengan metode sederhana yaitu bincang santai santai dan tanya jawab. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan antusias yang sangat besar untuk memperbaiki pengelolaan keuangan keluarga. Para beserta mengerti cara menentukan skala prioritas dalam pengeluaran dan perencanaan keuangan keluarga dimasa yang akan datang.
Penerapan Maqāṣid asy-Syarīah Dalam Kegiatan Produksi Dalam Pandangan Al-Qaradhawi Ainiah
Islamic Circle Vol. 1 No. 2 (2020): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.451 KB) | DOI: 10.56874/islamiccircle.v1i2.285

Abstract

Abstrak Kegiatan produksi merupakan salah satu sarana untuk memenuhi satu aspek dari aḍ-ḍarūriyyāt al-khamsah yaitu perlindungan harta (ḥifẓul-māl). Perhatian terhadap perlindungan harta (ḥifẓul-māl) tidak dapat disepelekan karena sangat menunjang untuk terpenuhi aḍ-ḍarūriyyāt yang lain dari maqāṣid asy-syarīah. Dengan demikian, dalam penerapan produksi perlu ditelusuri nilai-nilai syariah sehingga tercapai maqāṣid asy-syarīah yang sesuai harapan. Penelitian ini akan menelusuri penerapan maqāṣid asy-syarīah yang dirumuskan oleh Al-Qaradhawi dalam kegiatan produksi. Penelitian ini merupakan penelitian studi kepustakaan dari pemikiran tokoh Al-Qaradhawi dengan sumber utama kitab Maqashid asy-Syariah al-Muta’alliqah bi al-Mal. Hasil penelitian dikelompokkan dalam dua sudut maqāṣid asy-syarīah yaitu jalbul masālih (menggapai kemaslahatan) dan dar`ul mafāsid (mencegah keburukan). Dari segi jalbul masālih (menggapai kemaslahatan), Al-Qaradhawi memuliakan segala jenis profesi, memastikan ke-masyru’iyyah-an proses dan kelanjutan produksi, mencapai dua tujuan utama produksi serta mengadakan koordinasi negara dan produsen. Dari segi dar`ul mafāsid (mencegah keburukan), Al-Qaradhawi menegaskan larangan memproduksi hal-hal yang haram serta berbahaya
Edukasi Amil Zakat dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Amil Zakat di Baitul Mal Takengon Ainiah; Isara Abda Noka; Lailani Adlan
Mubeza Vol. 13 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/mbz.v13i2.338

Abstract

Seorang Amil Zakat adalah petugas pengelolaan zakat, yang bertugas mengerjakan kegiatan yang berkaitan dengan penyaluran dan penerimaan zakat di Baitul Mal. Karena pentingnya tugas ini, Amil zakat harus mempunyai kapabilitas baik secara teori maupun praktek melalui berbagai kegiatan edukasi tentang ziswaf dan pengelolaannya. Penelitian ini mengkaji kegiatan edukasi amil zakat di Baitul Mal Aceh Tengah dan kendala-kendalayang dihadapi dalam proses tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa edukasi bagi amil zakat belum maksimal dilakukan. Kegiatan edukasi masih dalam bentuk kegiatan non formal dan insidental, diantaranya: sosialisasi tentang SOP pengelolaan Ziswaf di Baitul Mal Aceh Tengah, arahan-arahan dan edukasi secara spontan, arahan saat kegiatan lapangan, arahan dalam kegiatan apel pagi, mengadakan pembinaan, pelatihan, dan mengadakan studi banding keluar Kota. Diantara kendala yang dihadapi antara lain berupa kendala internal dan eksternal. Diantara kendala internal adalah para amil tidak mempunyai wawasan yang memadai tentang ziswaf, amil tidak pernah ikut diklat, budaya baca para amil masih sangat rendah, keahlian dari calon pegawai tidak terlalu menjadi prioritas utama, dan kurangnya pengetahuan staf Baitul Mal dalam mengikuti kegiatan edukasi amil zakat di Baitul Mal. Sementara kendala eksternal yaitu kurangnya minat masyarakat menjadi seorang Amil, kurangnya spesifikasi masyarakat yang menguasai amil zakat, kurangnya dukungan dari pemerintah, masih kurangnya minat masyarakat menjadi amil zakat, dan kesulitan beradaptasi dengan sistem keuangan daerah.
Penerapan Maq??id asy-Syar?ah Dalam Kegiatan Produksi Dalam Pandangan Al-Qaradhawi Ainiah
Islamic Circle Vol. 1 No. 2 (2020): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v1i2.285

Abstract

Abstrak Kegiatan produksi merupakan salah satu sarana untuk memenuhi satu aspek dari a?-?ar?riyy?t al-khamsah yaitu perlindungan harta (?if?ul-m?l). Perhatian terhadap perlindungan harta (?if?ul-m?l) tidak dapat disepelekan karena sangat menunjang untuk terpenuhi a?-?ar?riyy?t yang lain dari maq??id asy-syar?ah. Dengan demikian, dalam penerapan produksi perlu ditelusuri nilai-nilai syariah sehingga tercapai maq??id asy-syar?ah yang sesuai harapan. Penelitian ini akan menelusuri penerapan maq??id asy-syar?ah yang dirumuskan oleh Al-Qaradhawi dalam kegiatan produksi. Penelitian ini merupakan penelitian studi kepustakaan dari pemikiran tokoh Al-Qaradhawi dengan sumber utama kitab Maqashid asy-Syariah al-Muta’alliqah bi al-Mal. Hasil penelitian dikelompokkan dalam dua sudut maq??id asy-syar?ah yaitu jalbul mas?lih (menggapai kemaslahatan) dan dar`ul maf?sid (mencegah keburukan). Dari segi jalbul mas?lih (menggapai kemaslahatan), Al-Qaradhawi memuliakan segala jenis profesi, memastikan ke-masyru’iyyah-an proses dan kelanjutan produksi, mencapai dua tujuan utama produksi serta mengadakan koordinasi negara dan produsen. Dari segi dar`ul maf?sid (mencegah keburukan), Al-Qaradhawi menegaskan larangan memproduksi hal-hal yang haram serta berbahaya