MESY - A01109065
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELAKSANAAN ADAT BALALA TAHUTN PADA MASYARAKAT ADAT DAYAK KANAYATN DI DESA LONGKONG KECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK - A01109065, MESY
Jurnal Hukum Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Untan (Jurnal Mahasiswa S1 Fakultas Hukum) Universitas Tanjungpura Vol 1, No 2 (2013): JURNAL MAHASISWA S1 FAKULTAS HUKUM UNTAN
Publisher : Jurnal Hukum Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Untan (Jurnal Mahasiswa S1 Fakultas Hukum) Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Longkong Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak, pada masyarakat Adat Dayak Kanyatn. Di dalam kehidupannya sehari-hari masyarakat masih mengakui adat istiadat yang diwarisi secara turun temurun dari nenek moyang mereka. Salah satunya adalah adat balala tahutn. Adat balala tahutn adalah pantangan yang dilaksanakan setiap satu tahun satu kali, sebelum turun ke ladang yang bertujuan untuk mengusir hama padi, memanggil dan menjemput semangat padi serta meminta berkat dari jubata awa pama / penguasa alam semesta supaya pada saat panen berhasil sesuai dengan yang diinginkan. Pada saat pelaksanaan adat balala tahutn berlansung maka warga masyarakat harus mentaati segala ketentuan termasuk pantangan dan larangan yang telah ditetapkan secara bersama-sama dalam musyawarah yang dilakukan oleh warga masyarakat. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode Empiris dengan pendekatan Deskriptif Analisis yaitu memaparkan dan menganalisa suatu keadaan sebagaimana adanya pada saat penelitian ini dilakukan. Bentuk penelitian menggunakan penelitian kepustakaan (Library Research) dan penelitian lapangan (Field Research) dengan cara mengadakan wawancara dan menyebarkan angket pada responden. Hasil yang diperoleh dalam penelitian menunjukkan bahwa adat balala tahutn dalam pelaksanaannya telah mengalami perubahan yang disebabkan beberapa faktor di antaranya adalah : faktor ekonomi, agama, sosial budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Perubahan-perubahan yang terjadi disesuaikan dengan perkembangan zaman serta tuntutan kebutuhan warga masyarakat itu sendiri. Upaya yang dilakukan oleh fungsionaris adat bila terjadi pelanggaran terhadap upacara adat balala tahutn adalah melakukan pembinaan atau pengawasan terhadap masyarakat di desa Longkong serta melakukan pemeliharaan hukum adat balala tahutn supaya tetap terlaksana dengan baik. Keywords : Adat Balala Tahutn, Dayak Kanayatn, Kabupaten Landak