METTA CHRESTELLA GUNARDI - A01110140
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELAKSANAAN PERJANJIAN JUAL BELI PRODUK PANGAN OLAHAN ANTARA PD. SERBA MAKMUR DENGAN PELANGGAN DI KOTA PONTIANAK - A01110140, METTA CHRESTELLA GUNARDI
Jurnal Hukum Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Untan (Jurnal Mahasiswa S1 Fakultas Hukum) Universitas Tanjungpura Vol 3, No 1 (2014): JURNAL MAHASISWA S1 FAKULTAS HUKUM UNTAN
Publisher : Jurnal Hukum Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Untan (Jurnal Mahasiswa S1 Fakultas Hukum) Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  menggunakan  metode  empiris  dengan  pendekatan  secara deskriptif  analisis,  yaitu  dengan  menggambarkan  dan  menganalisa  keadaan yang  terjadi  sebagaimana  adanya  pada  saat  penelitian  dilakukan.  Dalam penelitian  ini,  Penulis  melakukan  wawancara  kepada  pemilik  PD.  Serba Makmur dan juga menyebarkan kuesioner (angket) terhadap pihak pelanggan.   PD.  Serba  Makmur  adalah  perusahaan  yang  menjual  produk  pangan olahan kepada  pihak pelanggan toko di  kota Pontianak.  Perjanjian jual  beli produk pangan olahan terjadi, saat pihak pelanggan telah setuju tentang jenis, jumlah, harga barang yang dipesan, dan juga tentang sistem pembayarannya yaitu  pihak  pelanggan  mempunyai  kewajiban  membayar  produk  pangan olahan    yang  telah  diterimanya  30  (tiga  puluh)  hari  terhitung  sejak  hari penyerahan produk pangan olahan dilakukan. Maka ketika pihak pelanggan telah setuju, pihak PD. Serba Makmur akan langsung  mengantarkan barang pesanan ke tempat pelanggan dan akan diberikan nota pembelian yaitu nota kepada  pelanggan  sebagai  bukti  bahwa  telah  disepakatinya  transaksi perjanjian jual beli produk pangan olahan. Namun di dalam pelaksanaannya, pihak pelanggan telah wanprestasi  dalam melakukan pembayaran, sebab di dalam perjanjian jual beli produk pangan olahan, telah terjadi keterlambatan pembayaran yang melebihi tenggat waktu 1 (satu) bulan yang disepakati.   Adapun faktor penyebab pihak pelanggan melakukan wanprestasi karena ada keperluan lain yang mendesak, perkembangan usaha yang tidak menentu, dan belum ada dana untuk membayar  yang disebabkan  pembeli lain belum membayar.   Sikap  dari  pihak  pelanggan  yang  wanprestasi    dalam  melaksanakan kewajibannya  melakukan  pembayaran  pada  perjanjian  jual  beli  produk pangan  olahan  mengakibatkan  kerugian  secara  finansial  bagi  PD.Serba Makmur. Dalam hal ini, teguran secara lisan berupa penagihan dilakukan PD. Serba  Makmur  terhadap  pihak  pelanggan  agar  dapat    segera  melaksanakan pembayaran, dan jangka waktu 14 (empat belas) hari diberikan kepada pihak pelanggan  untuk  melunasi  pembayaran  tersebut.Setelah  diberikan perpanjangan waktu pembayaran, ternyata  masih ada pihak pelanggan yang menunggak pembayaran. Terhadap pihak pelanggan yang masih menunggak pembayaran dan wanprestasi tersebut, upaya  yang  dilakukan oleh PD. Serba Makmur  yaitu  penyelesaiannya  hanya dengan cara kekeluargaan dan tidak menempuh  jalur  hukum  karena  untuk  menjaga  untuk  menjaga  nama  baik pelanggan.  Akan  tetapi,  sanksi  tetap  diberikan    kepada  pihak  pelanggan berupa  tidak   diberikan   kesempatan  lagi   untuk  melakukan   pemesanan sampai  pembayaran  pembelian    produk  pangan  olahan  sebelumnya  telah lunas dibayar.Keywords:  Perjanjian jual beli, Produk pangan olahan, Wanprestasi