Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Model Manajemen Pendidikan Karakter melalui Teknik Pendampingan Guru pada Sekolah Menengah Pertama Akhmad Gafuri
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 7 No 2 (2021)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan upaya yang terencana dalam proses pembimbingan dan pembelajaran bagi individu agar berkembang dan tumbuh menjadi manusia yang mandiri, bertanggungjawab, kreatif, berilmu, sehat, dan berakhlak mulia baik dilihat dari aspek jasmani maupun rohani. Pengembangan karakter peserta didik cenderung berupa harapan saja yang tertuang pada perencanaan pembelajaran guru. Atas dasar itu penelitian dan pengembangan model manajemen pendidikan karakter ini dilakukan. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan menghasilkan model manajemen pendidikan karakter dengan teknik pendampingan guru pada sekolah menengah pertama. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model Borg dan Gall yang disederhanakan oleh Depdiknas RI menjadi 5 langkah. Dan 5 langkah tersebut melalui berbagai pertimbangan, peneliti menyederhanakan yaitu (1) penelitian awal, (2) pengembangan produk awal, (3) validasi ahli dan revisi produk, (4) ujicoba lapangan dan revisi produk, dan (5) produk akhir. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling (sampel pertimbangan) terdiri dari 31 orang guru dan 30 orang peserta didik di SMPN 3 Hulu Sungai Tengah. Teknik pengumpulan data pada penelitian awal dilakukan dengan menggunakan angket dengan hasil tingkat pengetahuan, pemahaman, dan kebutuhan guru terhadap pembinaan pengembangan karakter peserta didik berada pada kategori “Tinggi” dan rata-rata nilai karakter peserta didik berada pada kategori “Mulai Terlihat (MT). Berdasarkan hasil penelitian awal tersebut produk awal yang dikembangkan meliputi gambar model pengelolaan dan perangkat manajemen pendidikan karakter dengan teknik pendampingan guru. Uji coba penggunaan produk dilakukan oleh 8 orang responden dari kepala sekolah, wali kelas, guru pendamping. Hasil uji coba di lapangan menunjukkan bahwa (1) tingkat kegunaan, kemudahan penggunaan, kelengkapan, dan keterbacaan model pada kategori “Sangat Tinggi”, (2) tingkat pengetahuan, pemahaman, dan kebutuhan guru terhadap pembinaan pengembangan karakter peserta didik setelah penelitian masuk kategori “Sangat Tinggi”, (3) karakter peserta didik setelah dilakukan pendampingan oleh guru masuk kategori “Membudaya (M)”, (4) hasil uji t menunjukkan ada perbedaan tingkat pengetahuan, pemahaman, dan kebutuhan guru terhadap pembinaan pengembangan karakter peserta didik sebelum dan setelah penelitian. Produk yang dihasilkan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah model manajemen pendidikan karakter dengan teknik pendampingan guru yang dapat digunakan di sekolah lanjutan pertama untuk mengukur secara jelas dan efektif terhadap tumbuh dan berkembangnya karakter peserta didik.
KONTESTASI 2024 DAN PERAN NILAI-NILAI PANCASILA Akhmad Gafuri
Cross-border Vol. 6 No. 2 (2023): JULI-DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is a sovereign country that manages and serves all levels of society, as well as electing leaders who represent the people to implement and supervise the running of the government. Elections and Regional Head Elections are a means of implementing people's sovereignty in democracy. The contest to elect potential leaders in 2024 is entering a new era where national events will be held simultaneously. The 2024 contest is the starting point for implementing a democratic party that will involve all resources, both human resources and financial resources, which are expected to run effectively and efficiently. This is in line with the mandate of the fourth principle of Pancasila. The involvement of Indonesian Human Resources is very necessary both as Election Organizers, Election Participants and Election Voters, for the success of this National Agenda, Election Organizers, Election Participants and Voters should pay attention to and instill the values of Pancasila for the success of the 2024 Contest.
Fungsi dan Peran LKBH PGRI dalam Perlindungan Guru Akhmad Gafuri
Milenial: Journal for Teachers and Learning Vol. 6 No. 1 (2025): Milenial
Publisher : Lembaga Anotero Scientific Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55748/mjtl.v6i1.385

Abstract

This research aims to analyze the effectiveness of the implementation of legal protection for teachers based on the Teacher and Lecturer Law, identify the forms of legal threats faced, and formulate an integrative strengthening strategy model. Through a correlational descriptive quantitative approach with a sample of 210 teachers in Kotabaru City secondary education units, this research found that the effectiveness of implementing legal protection is still low, characterized by limited teacher access to legal aid and weak socialization of legal rights. Various legal threats have been identified, ranging from criminalization for disciplinary action, intimidation in assessments, civil lawsuits, to violations of Intellectual Property Rights, which are increasingly exacerbated by digital amplification. As a solution, the "Networked Teacher Legal Protection System" model was formulated which is oriented towards three pillars: preventive through socialization and standard protocols, responsive through strengthening LKBH PGRI as a first responder and uses technology, as well as curative assistance in the form of litigation legal assistance and psychological support. This model emphasizes sustainable synergy between teachers, schools, LKBH PGRI, and law enforcement officials to create an educational ecosystem that is safe and conducive to increasing teacher professionalism