Louisa Sine, Juni Gressilda
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Uji Organoleptik dan Kandungan Gizi pada Susu dengan Bahan Dasar Jagung Manis (Zea Mays Saccharata) dan Kacang Hijau (Vigna Radiate L) Louisa Sine, Juni Gressilda
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v2i1.1128

Abstract

ABSTRAK Kekurangan Energi Protein (KEP) merupakan keadaan kurang gizi yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dalam makanan sehari-hari . Susu tidak hanya dibuat dengan bahan dasar susu sapi, tetapi dapat juga diganti menggunakan susu nabati, salah satunya dengan campuran dari jagung manis dan kacang hijau (Susu Jakijo). Tujuan Penelitian untuk mengetahui tingkat kesukaan dan kandungan gizi susujagung manis dan kacang hijau (Susu Jakijo). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuanyaitu P1 = Perbandingan Jagung manis 100% : Kacang hijau 0%; P2 = Perbandingan Jagung manis 75% : Kacang hijau 25%; P3= Perbandingan Jagung manis 50% : Kacang hijau 50%; P4 = Perbandingan Jagung manis 25% : Kacang hijau 75%. Susu Jagung manis dan kacang hijau yang telah dibuat diuji organoleptik kepada 30 panelis agak terlatih. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil Penelitian menunjukkan Tingkat kesukaan panelis terhadap susu jagung manis kacang hijau dengan empat perlakuan menunjukkan rata-rata dengan kriteria suka untuk warna, aroma dan kekentalan, sedangkan untuk rasa menunjukkan kriteria sangat disukai. Ada Perbedaan nyata antar empat perlakuan ditinjau dari aspek warna, aroma, kekentalan dan rasa. Berdasarkan SNI 01-3830-1995, semua perlakuan telah memenuhi standar mutu susu, tetapi formulasi yang terbaik dengan perbandingan Jagung manis 25% : Kacang hijau 75% dengan kadar protein kasar 3,344% dan kadar lemak kasar 2,001%
Teknik Masak Panas Basah (Moist Head Cooking) Pada Sayuran Di Instalasi Gizi Rumah Sakit S.K. Lerik Kota Kupang Helena, Maria; Louisa Sine, Juni Gressilda
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v3i1.1928

Abstract

ABSTRAK Sayuran merupakan kelompok komoditas pangan yang pada umumnya dikonsumsi masyarakat. Mengonsumsi sayuran memberi sumbangan terutama vitamin A dan C, serta serat yang sangat penting bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik memasak panas basah / moist head cooking pada sayuran di instalasi gizi Rumah Sakit Umum Daerah S.K. Lerik Kota Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang dilaksanakan di RSUD S.K.lerik kota kupang pada bulan maret 2021 Penelitian ini menggunakan kuisioner pengamatan sehingga mendapatkan hasil teknik memasak panas basah di Instalasi Gizi RSUD S.K. Lerik Kota Kupang. Dari hasil pengamatan, diketahui bahwa teknik memasak panas basah / moice head cooking di Rumah Sakit Umum Daerah S.K Lerik Kota Kupang meliputi teknik merebus (Boiling),simmering,blancing, stewing, steaming(mengukus), dan juga mendapatkan siklus menu 3 hari untuk pasien umum dan juga terdapat alat untuk memasak sayuran yaitu: panci, alat pengukus
Edukasi Gizi Ibu dan Pemberian Makanan Tambahan terhadap Pengetahuan, Praktik Ibu dan Pertumbuhan Anak: Studi Kuasi-Eksperimental di Kupang: Edukasi Gizi Ibu dan Pemberian Makanan Tambahan terhadap Pengetahuan, Praktik Ibu dan Pertumbuhan Anak: Studi Kuasi-Eksperimental di Kupang Nur, Astuti; Louisa Sine, Juni Gressilda; Sanjiwani, Putu Amrytha; Costa, Santa Luciana Diaz Vera Da; Loaloka, Meirina Sulastri
Amerta Nutrition Vol. 10 No. 1SP (2026): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v10i1SP.2026.112-121

Abstract

Background: Stunting remains a major nutritional problem in Indonesia, particularly in East Nusa Tenggara (NTT), with a prevalence of 37.9% in 2023. Nutritional deficiencies in the first 1000 days of life affect children's physical growth, cognitive development, and productivity. Causative factors include exclusive breastfeeding practices, complementary feeding, daily protein intake, immunization, infectious diseases, and household economic and environmental conditions. Maternal education is considered important for improving knowledge and practices of good feeding.Objective: To determine the effectiveness of nutrition education interventions for mothers and the provision of supplementary feeding on mothers' knowledge and practices, as well as the growth of children under five in Kupang City, East Nusa Tenggara. Methods: A quasi-experimental study with a pre-test post-test control design, involving 60 toddlers (30 intervention, 30 control). Interventions include maternal nutrition education (CGM, CDM, IYCF) and protein supplementation (eggs). The data includes maternal knowledge and practices, as well as child anthropometry. The analysis used t-tests and chi-square tests (p<0.05).Results: The intervention significantly improved mothers' knowledge, as evidenced by an increase in scores on CGM by 11.37, CDM by 13.13, and IYCF by 13.93. There was also an improvement in parenting practices, particularly in CGM (36.67) and CDM (25.67), while the improvement in IYCF practices was relatively slower and only reached significance at the second follow-up. For child anthropometry, the changes were limited, with a significant increase in height in post-test 1 of 0.49 cm, while the weight changes did not reach significance. Conclusion: Interactive nutrition education is effective in improving mothers' knowledge and practices, but its impact on child growth requires long-term intervention, environmental support, and sustainable nutritional fulfillment