Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Tentang Pola Hidup Bersih Dan Sehat Di Masa Pancaroba Nurjanah, Laila; Liani, Anjeli; Anggraini, Rani Cinta; Nadiya, Nadiya
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): PROSIDING DEDIKASI MARET
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola hidup bersih dan sehat adalah hal yang wajib diterapkan oleh setiap orang, mengingat manfaat yang ditimbulkan sangat banyak. Di Indonesia memiliki dua perbedaan musim, musim penghujan dan musim kemarau. Dengan kondisi seperti ini anak – anak lebih rentan terkena penyakit pada saat pergantian musim penghujan dan musim kemarau atau yang biasa disebut musim pancaroba. Musim pancaroba diidentikan dengan munculnya berbagai macam penyakit. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak Asrama Yatim dan Dhu’afa Ishlahul Hayat 1 akan pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat di Masa Pancaroba. Metode pengabdian masyarakat berupa sosialisasi tentang pola hidup bersih dan sehat di masa pancaroba yang saat ini sedang terjadi. Dengan adanya sosialisasi ini, diharap dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup bersih dan sehat. Faktor yang memiliki peran penting dalam perilaku hidup bersih dan sehat adalah kesadaran diri sendiri dan kepedulian terhadap lingkungan sekamir. Sehingga dapat lebih memperhatikan kebersihan anak- anak asrama tersebut agar tercipta lingkungan yang sehat.Kata Kunci: Pancaroba, PHBS, Penyakit
PENGARUH PAJAK, DEBT COVENANT, DAN MEKANISME BONUS TERHADAP TRANSFER PRICING Nurjanah, Laila; Angraini , Dila
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 11 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pajak, debt covenant, dan mekanisme bonus terhadap transfer pricing pada perusahaan consumer non-cyclicals sub sektor food & beverages yang terdaftar di Bursa Eek Indonesia (BEI) periode tahun 2018−2022. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 7 perusahaan yang memenuhi kriteria. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan dari setiap perusahaan yang telah dijadikan sampel penelitian. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pajak (X1) sebagai variabel bebas pertama, Debt Covenant (X2) sebagai variabel bebas kedua, dan Mekanisme Bonus (X3) sebagai variabel bebas ketiga serta Transfer Pricing (Y) sebagai variabel terikat. Metode regresi data panel digunakan sebagai metodologi penelitian pada penelitian ini. Analisa hasil penelitian menggunakan bantuan perangkat lunak EViews 12 Student Version Lite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang terbaik adalah Random Effect Model (REM). Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan Pajak, Debt Covenant, dan Mekanisme Bonus berpengaruh terhadap Tranfer Pricing. Secara parsial Pajak tidak berpengaruh terhadap Transfer Pricing, Debt Covenant secara parsial berpengaruh terhadap Transfer Pricing, dan Mekanisme bonus secara parsial tidak berpengaruh terhadap Tranfer Pricing.
Implementasi Nilai-Nilai Multikultural pada Sekolah Multi-Etnik SMP 6 Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nurjanah, Laila; Gunawan, Rudy
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i3.202

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki 17.508 pulau besar dan kecil. Kondisi inilah yang menjadikan Indonesia menjadi negara multikultural yang memiliki beragam suku,agama, adat, budaya, etnis dan ras. Multikulturalisme merupakan gerakan yang bukan hanya menuntut pengakuan terhadap semua perbedaan yang ada, tetapi juga bagaimana keragaman atau perbedaan yang ada dapat diperlakukan sama sebagaimana seharusnya. Salah satu keanekaragaman yang memiliki keunikan yaitu multi etnik, Keberagaman etnisitas sendirimenjadi salah satu kompleksitas di Indonesia yang tersebar dari wilayahSabang hingga Merauke. Keanekaragaman dalam kondisi kompleksitas ini tentu memiliki nilai-nilai yang baik yang tetap hidup dan dianut hingga saat ini. SMP 6 Pangkalpinang tercatat memiliki sumber daya manusia yang pluraritas mulai dari etnik melayu, tionghoa, hingga jawa, agama islam, kristen, protestan, konghucu dan budha. Kebergaman ini mengharuskan sekolah menanamkan nilai - nilai multikultural agar tercipta suasana lingkungan yang harmonis. Pengembangan multikultural di sekolah dapat dilakukan melalui program dan kegiatan - kegiatan yang diterapkan oleh sekolah.Tujuan penelitian ini adalah pemahaman siswa tentang nilai-nilai multikultural, pembentukan nilai-nilai multikultural, implementasi nilai-nilai multikultural yang diterapkan oleh pihak sekolah dalam kehidupan sehari hari siswa.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data penelitian yaitu siswa, guru IPS dan wakil kesiswaan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen yang di uji keabsahannya melalui teknik tiangulasi sumber. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa tentang nilai-nilai multikulturalisme sangat beragam. Pembentukan yang dilaksanakan pihak sekolah dikategorikan menjadi beberapa indikator yaitu program pembentukan awal yang terdiri dari pelaksanaan MPLS selama 1 minggu, kegiatan kepramukaan, OSIS dan estrakurikuler lainnya serta intensitas guru dalam menanamkan nilai-nilai multikultural. Program pembiasaan terdiri dari program pembiasaan sikap atau perilaku sopan santun yang mencangkup program 5S (senyum,salam,sapa,sopan santun), program pembiasaan berbahasa Indonesia ketika di lingkungan sekolah serta program pembiasaan nasional. Implementasi nilai-nilai multikultural antara lain nilai keadilan, sekolah memberlakukan seluruh siswa dengan adil, sebagai contoh sekolah tidak membedakan siswa berdasarkan gender, ras maupun agama semua memiliki hak yang sama. Nilai keragaman, sekolah membagi komposisi kelompok kelas dengan beragam siswa baik dari etnik yang berbeda, agama yang berbeda, serta daerah asal yang berbeda sehingga ditiap kelasnya merupakan kelas heterogen. Nilai kebebasan diwujudkan dalam kegiatan diantaranya pemilihan ekstrakulikuler dan nilai solidaritas.