ABSTRAKPenelitian yang dilakukan di Desa Palem Jaya Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau ini memiliki tujuan yaitu Untuk menganalisis dampak keberadaan perkebunan sawit terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Desa Palem Jaya. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, data sekunder yang diperoleh dari BPS, desa/kelurahan dan data primer yang diperoleh langsung dari responden yang berbeda di desa Palem Jaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu menggambarkan permasalahan yang ada di lapangan kemudian dianalisis sesuai fakta yang ada. Teknik pengumpulan data primer melalui observasi langsung, interview, dan dokumentasi dimana data yang telah dikumpulkan diolah dan ditabulasi dalam bentuk tabel. Sedangkan alat analisis untuk menentukan pendapatan dan pengeluaran masyarakat yaitu menggunakan metode menguji perbedaan rata-rata (uji beda rata-rata) dan mencari hipotesis perbedaan antara sebelum dan sesudah adanya perkebunan sawit. Hasil analisis menunjukkan bahwa sejak adanya perkebunan sawit kondisi sosial ekonomi masyarakat mengalami peningkatan karena memiliki mata percaharian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setelah adanya perkebunan sawit tingkat pendidikan cukup baik. Akses kesehatan dapat terjangkau dengan adanya transportasi, memiliki tempat tinggal yang sudah permanen dan memliki fasilitas yang sudah moderen. Sesudah adanya perkebunan sawit berdampak positif dengan penambahan pendapatan yang terjadi setelah adanya perkebunan sawit dengan hipotesis alternatif di terima dan penambahan pengeluaran setelah adanya perkebunan sawit juga hipotesis alternatifnya diterima. Dengan demikian ada hubungan yang signifikan antara sebelum dan sesudah adanya perkebunan sawit. Kata kunci : Perkebunan Sawit, kondisi sosial ekonomi, Pendapatan, PengeluaranDAFTAR PUSTAKAAfifuddin, S., & Kusuma, S. (2007). Analisis Struktur Pasar CPO: Pengaruhnya terhadap pengembangan ekonomi wilayah Sumater Utara. Jurnal Perencanaan dan Pengembangan Wilayah, 2(3), 124 – 136.Asfia, M. (2009). Ekonomika Makro. Bandung: Refika Aditama.Badan Pusat Statistik. (2015a). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Kabupaten Sanggau: BPS Kabupaten Sanggau.Badan Pusat Statistik. (2015b). Kalimantan Barat Dalam Angka. Kalimantan Barat: BPS Kalimantan Barat.Badan Pusat Statistik. (2016). Kalimantan Barat Dalam Angka. Kalimantan Barat: BPS Kalimantan Barat.Badan Pusat Statistik. (2017). Kalimantan Barat Dalam Angka. Kalimantan Barat: BPS Kalimantan Barat.Badan Pusat Statistik Sanggau. (2016). Kecamatan Parindu Dalam Angka. Kecamatan Parindu: BPS Kabupaten Sanggau.Boediono. (1993). Ekonomi Mikro, Seri Sinopsis Pengantar Ilmu Ekonomi (1 ed.). Yogyakarta: BPFE.Effendi, R., & Widanarko, A. (2011). Buku Pintar Kelapa Sawit. Jakarta: PT AgroMedia Pustaka.Fagih, A. (2011). Manajemen Agribisnis. Yogyakarta: Deepublish.Fitri, & Junaidi. (2016). Pengaruh Pendidikan, Upah dan Kesempatan Kerja Terhadap Pengangguran Terdidik Di Provinsi Jambi. e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, 5(1).Hanafie, R. (2010). Pengantar Ekonomi Pertanian. Yogyakarta: ANDI.Hendriono, W. (2016). Studi Dampak Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara. Jurnal Skripsi.Husin, L. (2014). Penggunaan Model Rumah Tangga Petani Untuk Mengkaji Perilaku Ekonomi Rumah Tangga Petani Kelapa Sawit di Sumatera Selatan.Kusuma, R. W., & Suwitho. (2015). Pengaruh Kualitas Produk, Harga, Fasilitas dan Emosional Terhadap Kepuasan Pelanggan. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen, 4(12).Laing. (2016). Dampak Keberadaan Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak Kaputen Kutai Kartanegara. eJournal Ilmu Pemerintahan, 4 (2), 633–646.Manullang, N. E., Noor, T. I., Pardian, P., & Syamsiyah, N. (2017). Analisis Pendapatan Dan Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Kedelai Di Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH, 4(3).Mara, A., & Fitri, Y. (2013). Dampak Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Wilayah Desa (PDRB) di Provinsi Jambi. Jurnal AGRISEP, 13(1), 101–110.Mubyarto. (1987). Pengantar Ekonomi Pertanian. Yogyakarta: LP3ES.Musyafak, A. (2015). Mapping Agroekosistem dan Sosial Ekonomi Untuk Pembangunan Pertanian Perbatasan Bengkayang-Sarawak Kalimantan Barat (1 ed.). Yogyakarta: Deepublish.Nawiruddin, M. (2017). Dampak Keberadaan Perkebunan Kelapa Sawit Dalam Peningkatan Pendapatan Masyarakat di Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser. eJournal Ilmu Pemerintahan, 5(1), 227–240.Nopirin. (1988). Ekonomi Moneter (Edisi Kedua). Yogyakarta: BPFE.Permana, S. (2016). Antropologi Perdesaan dan Pembangunan Berkelanjutan (1 ed.). Yogyakarta: Deepublish.Purba, R., Rifai, A., & Kausar. (2015). Analisis Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Plasma Kelapa Sawit di Desa Rimbah Jaya Tran 500 Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam Kabupaten Rokan Hulu. JOM Faperta, 2.Qurratu’aini, N. (2013). Teknik Sampling Proportionate Stratified Random Sampling & Sampling Kuota. Diambil dari http://annisawindaulia.blogspot.com/2013/09/teknik-sampling-proportionate.html?m=1Rahmat, R. (2012). Pengaruh Tingkat Pendapatan dan Pendidikan Petani Kelapa Sawit Terhadap Motivasi Menyekolahkan Anak di Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir Kanupaten Kampar. Jurnal Skripsi.Rony, Sativa, F., & Suratno, T. (2013). Dampak Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Perubahan Kebudayaan Masyarakat Desa Mekar Sari Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Jurnal Sosio Ekonomika Bisnis.Saragih, B. (2001). Suara Dari Bogor (2 ed.). Bogor: Pustaka Wira Usaha Muda.Siradjuddin, I. (2015). Dampak Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Perekonomian Wilayah di Kapubaten Rokan Hulu. Jurnal Agroteknologi, 5(2), 7–14.Soekartawi. (2002). Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian Teori dan Aplikasi (2 ed.). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.Subandriyo. (2016). Pengaruh Kebijakan Pemerintah Terhadap Pendapatan Petani Kakao di Kabupaten Jayapura. Yogyakarta: Deepublish.Sudjana. (1982). Statistik Untuk Ekonomi dan Niaga (2 ed.). Bandung: Tarsito.Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA.Sukirno, S. (2007). Markoekonomi Modern. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Supranto. (1997). Metode Riset Aplikasinya Dalam Pemasaran. Jakarta: Rineka Cipta.Suriati, A. (2013). Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Sebelum dan Sesudah Berdirinya PT. Bina Pratama Sakato Jaya Solok Selatan 1 (BPSJ-SS1) di Kanagarian Abai Kecamatan Sangir Batang Hari Kabupaten Solok Selatan. Jurnal Skripsi.Umar, H. (2014). Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: Rajawali Press.Winrianto. (2015). Studi Tingkat Kesejahteraan Keluarga Petani Kelapa Sawit di Nagari Abai Kecamatan Sangir Batang Hari Kabupaten Solok Selatan. Jurnal Skripsi.Wulandari. (2014). Analisis Pendapatan dan Pola Konsumsi Petani Kelapa Sawit di Desa Sumber Makmur Kecamatan Tapung Kabupaten Kamper. JOM FEKON, 1.Yogi, & Ratnaningtyas, S. (2012). Pengantar Ekonomi Pertanian. Bandung: ITB.Â