ABSTRAKPRODUKSI PADI DI PROVINSI KALIMANTAN BARATDoddy WartakusumaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi padi di Provinsi Kalimantan Barat pada periode 2010 sampai dengan 2016. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian explanatory. Penelitian ini menggunakan data panel di 14 Kabupaten/Kota selama 7 tahun terahir, sehingga menghasilkan data sebanyak 98 observasi. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat dan Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis menggunakan metode regresi dengan aplikasi pengolahan data yaitu Eviews 9, sehingga akan dapat segera di ketahui bahwa produksi padi di Provinsi Kalimantan Barat lebih banyak di dorong oleh peningkatan luas lahan persawahan berupa lahan panen atau lahan yang ditanami benih/bibit padi serta produktivitas tenaga kerja pertanian yang digunakan dalam memproduksi padi.Kata Kunci : Produksi Padi, KalBar.DAFTAR PUSTAKAAdiningsih .(1991). Ekonomi Makro. EDISI PERTAMA.Andani, A. (2008). Analisis Prakira Produksi dan Kosumsi Beras Indonesia. AGRISEP Vol 8 (1),2008 Hal 1-18.Andani, A. (2008). Keragaman Produksi, Ketersediaan Beras dan Transformasi Lahan Padi Indonesia. AGRISEP, Vol 7 (2),109-121.Azziz A. A. (2006). Analisis Impor Beras Serta Pengaruhnya Terhadap Harga Beras Dalam Negeri, Institut Pertanian Bogor, Indonesia.Badan Pusat Statistik (BPS).Badan Pusat Statistik (BPS). 2006. Perkembangan Konsumsi Pangan Penduduk Provinsi Kalimantan Barat 2010-2016. Pontianak. BPS.Daniel, M. (2002). Penelitian Ekonomi. Jakarta: UI- Press.Deviana, I., Kusrini, N.,& Suyatno, A. (2014). Analisis Permintaan Rumah Tangga Terhadap Beras Produksi Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Sosial Ekonomi Of Agriculture, Vol 3 No. 2Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat.Gilarso, T .(1993). Pengantar Ilmu Ekonomi bagian Mikro. Yogyakarta. Kanisius.Gujarati, Damodar .(1995). Dasar-dasar Ekonometrika. Jakarta : Erlangga.Hanafie, R .(2010). Pengantar Ekonomi Pertanian. Yogyakarta. CV. Andi offset.Karini, D.M. (2013). Dampak Alih Fungsi Lahan Persawahan Terhadap Produksi Beras Dalam Rangka Ketahanan Pangan (Studi Kasus di Kabupaten Tanggerang). Jurnal Ketahanan Nasional, 19 (1), 12-19.Nasoetion, L. dan E. Rustiadi (1990). Masalah Konversi Lahan Sawah dan Penggunaan Non-Sawah, Fokus Jawa dan Bali. Pertemuan Ilmiah Pembangunan Pedesaan dan Masalah Pertanahan, 13-15 Februari 1990.Nurmala, T. Suyono, A.D, Rodjak A, dkk. (2012) Pengantar Ilmu Pertanian. Yogyakarta.Penerbit Graha Ilmu.Nuryanti, Sri (2005). Analisa Keseimbangan Sistem Penawaran dan Permintaan Beras Di Indonesia. Jurnal Agro Ekonomi (1). 71-81. Bogor.Satrio, Arif Budi dkk (2008). Pengaruh Luas Lahan Sawah Irigasi Terhadap Produksi Beras di Indonesia. Mediagro Volume 4 No. 1,2008 Hal 57-69.Soegiyono (2005). Statiska Untuk Penelitian. Jakarta.CV ALFABETA. Soekartawi (1989). Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian Teori dan Aplikasi. Cetakan kedua. Jakarta : CV. Rajawali.Soekartawi (1991). Agribisnis; Teori dan Aplikasinya. Jakarta.PT. Raja Grafindo Persada.Widodo. Drajad (2004) Mencari Akar Masalah Beras. Wibsite : // wiraswast.NetÂ