Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah dengan Pemberian Bokasi Kotoran Bebek Pada Tanah Gambut Tsahab, Joseph; Surachman, MMA, Ir.; Mustamir, M.Sc, Ir. Elly
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tanah gambut memiliki sifat keasaman tanah yang tinggi dan ketersediaan harayang rendah serta kejenuhan basa (KB) yang menyebabkan pertumbuhan danperkembangan tanaman yang sangat rendah. Salah satu cara untuk mengatasimasalah kekurangan unsur hara adalah dengan memberikan bokasi kotoran bebek.Penelitian ini bertujuan mendapatkan dosis bokasi kotoran bebek yang terbaik untukpertumbuhan dan hasil kacang tanah pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakandi lahan gambut yang terletak di Jalan Perdana, Parit Demang yang memilikiketinggian tempat 1-2 meter diatas permukaan laut (mdpl). Penelitian inidilaksanakan pada tanggal 30 November 2019 sampai tanggal 29 Februari 2020.Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor,yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 3tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah b1 = 5 ton/ha bokasi kotoranbebek, b2 = 10 ton/ha bokasi kotoran bebek, b3 = 15 ton/ha bokasi kotoran bebek, b4= 20 ton/ha bokasi kotoran bebek, b5 = 25 ton/ha bokasi kotoran bebek, b6 = 30ton/ha bokasi kotoran bebek. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggitanaman, volume akar, berat kering total tanaman, jumlah polong per tanaman, beratkering biji per tanaman, dan berat kering biji per petak. Berdasarkan hasil penelitianmaka dapat disimpulkan bahwa pemberian bokasi kotoran bebek dengan dosis 30ton/ha menunjukkan pertumbuhan dan hasil yang terbaik tanaman kacang tanah. 
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI AKIBAT PEMBERIAN POC AIR KELAPA PADA TANAH GAMBUT Santuri, Roni; Mustamir, M.Sc, Ir. Elly; Bandem, MMA, Ir. Putu Dupa
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tanaman sawi (Brassica juncea L.) merupakan tanaman hortikultura yang perludikembangkan oleh petani di Kalimantan Barat karena tingginya permintaan pasardan terjadinya penurunan produksi, upaya pengembangan budidaya sawi dapatdilakukan dengan ekstensifikasi lahan yaitu pada tanah gambut dengan pemberianPOC air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi POC airkelapa yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi padatanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan pada lokasi yang terletak di Jl. Parit HajiMuksin 2, Perumahan Mega Mas blom G 50. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 11April – 22 Mei 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yaitupemberian berbagai konsentrasi POC air kelapa dengan 6 taraf yaitu a = 15 ml/l; a2 = 20 ml/l; a3 25 ml/l; a4 = 30 ml/l; a5 = 35 ml/l; dan a = 40 ml/l. Setiap perlakuandiulang sebanyak 4 kali, dan terdiri dari 4 sampel tanaman. Variabel yang diamatidalam penelitian ini adalah jumlah daun, luas daun, volume akar, berat segartanaman, dan berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh berbagaikonsentrasi POC air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pada tanahgambut menunjukkan bahwa tidak ditemukan konsentrasi POC air kelapa yangterbaik untuk pertumbuhan dan hasil sawi tetapi konsentrasi yang efektif ditunjukkanpada pemberian konsentrasi POC air kelapa sebanyak 25 ml/l.61
PENGARUH DOSIS NPK PADA BEBERAPA JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU PADA TANAH ALUVIAL Yuspika, Beciana; Mustamir, M.Sc, Ir. Elly; Warganda, MMA, Ir.
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tanah aluvial sebagai media tumbuh tanaman kacang hijau dihadapkan padabeberapa kendala seperti rendahnya kandungan unsur hara esensial. Salah satu usaha untukmemenuhi kebutuhan unsur hara pada tanah aluvial yang rendah adalah denganpenambahan pupuk NPK Lao Ying. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksiantara jarak tanam dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacanghijau pada tanah aluvial. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan percobaan FakultasPertanian Universitas Tanjungpura mulai pada tanggal 14 Januari 2020 sampai 24 Maret 2020. . Hitpotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah diduga dengan jaraktanam 40 x 20 cm dan dosis NPK 200 kg/ha atau setara 34 g/petak dapatmemberikan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau terbaik pada tanahaluvial. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan bentuk Rancangan Petak Terbagi (RPT) yang terdiri dari 2 faktor yakni jarak tanam dan dosis NPKyang terdiri dari 3 taraf perlakuan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali,sehingga terdapat 27 petak. Perlakuan yang dimaksud adalah 2 faktor yaitu jarak tanam dandosis NPK yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu: j1 = 40 x 10 cm, j2 = 40 x 20 cm, j3 =40 x 30 cm dan dosis NPK terdiri dari 3 taraf yaitu : p1 = 200 kg/ha atau setara 34 g/petak,p2 225 kg/ha atau setara 45 g/petak, p3 = 250 kg/ha atau setara 56 g/petak. Variabelpengamatan dalam penelitian ini adalah Luas Daun (cm), Volume Akar (cm), Berat KeringTanaman (g), Jumlah Polong Per Tanaman (polong), Jumlah Biji Per Polong (biji), BeratBiji Kering Per Tanaman (g) dan berat 100 biji kering (g). Sedangkan variabel penunjang yaitu suhu udara, kelembaban, curah hujan dan pH tanah. Berdasarkan hasil penelitianini ditemukan bahwa interaksi antara dosis jarak tanam dan dosis pupuk NPKberpengaruh nyata terhadap jumlah polong per tanaman.3