Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERTUMBUHAN ANGGREK Cymbidium Finlaysonianum PADA BERBAGAI MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK NPK Apsari, Ratih Widya; Asnawati, Asnawati Asnawati; Purwaningsih, Purwaningsih Purwaningsih
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42294

Abstract

Anggrek adalah tanaman hias yang sangat populer karena memiliki jenis yang beragam. Salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan tanaman anggrek adalah media tanam dan pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media tanam dan konsentrasi pupuk NPK terbaik terhadap pertumbuhan anggrek Cymbidium finlaysonianum. Penelitian dilakukan di rumah paranet Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura selama 4 bulan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari dua faktor yaitu media tanam dan konsentrasi pupuk NPK, terdiri dari 3 taraf perlakuan media tanam dan 4 taraf perlakuan konsentrasi NPK, dikombinasikan menjadi 12 perlakuan, 3 ulangan dan 3 tanaman sampel, sehingga terdapat 108 tanaman. Perlakuan tersebut adalah media tanam, m1= 1 pakis, m2= kadaka, m3= lumut dan konsentrasi NPK, k1= 1 g/l air, k2= 2 g/l air, k3= 3 g/l air, k4= 4 g/l air. Variabel yang diamati iyalah pertambahan jumlah daun, pertambahan lebar daun, pertambahan panjang daun, , pertambahan jumlah akar dan pertumbuhan tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara media tanam dan konsentrasi pupuk NPK. Pemberian pupuk NPK sebanyak 3g/l merupakan konsentrasi efektif untuk pertumbuhan tunas anggrek Cybidium finlaysonianum.
PERTUMBUHAN ANGGREK Cymbidium Finlaysonianum PADA BERBAGAI MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK NPK Apsari, Ratih Widya; Asnawati, Asnawati Asnawati; Purwaningsih, Purwaningsih Purwaningsih
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42295

Abstract

Anggrek adalah tanaman hias yang sangat populer karena memiliki jenis yang beragam. Salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan tanaman anggrek adalah media tanam dan pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media tanam dan konsentrasi pupuk NPK terbaik terhadap pertumbuhan anggrek Cymbidium finlaysonianum. Penelitian dilakukan di rumah paranet Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura selama 4 bulan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari dua faktor yaitu media tanam dan konsentrasi pupuk NPK, terdiri dari 3 taraf perlakuan media tanam dan 4 taraf perlakuan konsentrasi NPK, dikombinasikan menjadi 12 perlakuan, 3 ulangan dan 3 tanaman sampel, sehingga terdapat 108 tanaman. Perlakuan tersebut adalah media tanam, m1= 1 pakis, m2= kadaka, m3= lumut dan konsentrasi NPK, k1= 1 g/l air, k2= 2 g/l air, k3= 3 g/l air, k4= 4 g/l air. Variabel yang diamati iyalah pertambahan jumlah daun, pertambahan lebar daun, pertambahan panjang daun, , pertambahan jumlah akar dan pertumbuhan tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara media tanam dan konsentrasi pupuk NPK. Pemberian pupuk NPK sebanyak 3g/l merupakan konsentrasi efektif untuk pertumbuhan tunas anggrek Cybidium finlaysonianum.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI BIOAKTIVATOR PADA TANAH GAMBUT FRANSISKA, ELA REMITA; RADIAN, RADIAN RADIAN; ASNAWATI, ASNAWATI ASNAWATI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45195

Abstract

Tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas utama sayuran di Indonesia dan mempunyai banyak manfaat. Sebagai komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat, maka produksi bawang merah perlu ditingkatkan salah satunya dengan menambahkan bioaktivator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bioaktivator yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kompos Pendidikan Untan (RKPU) Fakultas Pertanian dimulai sejak tanggal 15 Mei 2020 sampai dengan 27 Juli 2020. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 faktor perlakuan yaitu p0 (tanpa bioaktivator), p1 (bioaktivator EM4), p2 (bioaktivator akar alang-alang), p3 (bioaktivator akar bambu), dan p4 (bioaktivator Trichoderma sp). Masing - masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap ulangan terdapat 4 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah daun, berat segar tanaman, berat kering angin tanaman dan berat kering angin umbi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian berbagai bioaktivator berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (cm) 4"“8 mst, jumlah anakan (anakan) 4 "“ 8 mst, jumlah daun (helai) 4 "“ 8 mst, berat segar tanaman (g), berat kering angin tanaman (g) dan berat kering angin umbi (g), namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman (cm) 2 mst, jumlah anakan (anakan) 2 mst, jumlah daun (helai) 2 mst. Dapat disimpulkan bahwa bioaktivator akar bambu merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah
Karakterisasi Morfologi Fase Generatif Padi Lokal Asal Desa Teluk Mutiara Kecamatan Sungai Laur Kabupaten Ketapang astuti, sri astuti; Asnawati, Asnawati Asnawati; Arifin, Nur Arifin
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.49217

Abstract

ABSTRAKBeras merupakan makanan pokok untuk masyarakat Indonesia. Di Ketapang Kalimantan Barat memiliki berbagai varietas padi lokal yang belum di karakterisasi, yang memiliki sifat kelebihan dan kelemahan suatu varietas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter morfologi dan hubungan kekerabatan fase generatif beberapa padi lokal asal Desa Teluk Mutiara Kecamatan Sungai Laur Kabupaten Ketapang. Penelitian di laksanakan pada lahan sawah di Desa Teluk Mutiara. Waktu penelitian dari Desember 2019 "“ April 2020. Penelitian bersifat deskriptif di laksanakan dengan metode RAL. Data pengamatan di olah dengan program NTSys.rtc versi 2.11. Setiap varietas padi yang di tanam terdiri dari 3 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 5 sampel. Variabel yang di amati sesuai dengan Panduan Sistem Karakterisasi Dan Evaluasi Tanaman Padi (Balai Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 2003). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel jumlah bulir dalam satu malai, permukaan bulir, permukaan gabah, bulu ujung gabah, warna bulu ujung gabah dan panjang biji memiliki karakter yang sama variabel lainnya memiliki perbedaan karakter. Kekerabatan yang paling dekat adalah padi lokal Mukuk Merah dan Jeroneh dengan indeks kesamaan 0,95%. Hubungan kekerabatan terjauh adalah pada 0,70% yaitu padi lokal Kekayun. Kata Kunci : karakteristik morfologis, hubungan kekerabatan, padi lokal.