This Author published in this journals
All Journal SEMIRATA 2015
Darjito, Sri Wardhani, Rachmat Triandi Tjahjanto, Shabrina Adani Putri, Riski Achmad Maula, Danar Purwonugroho,
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISTIK EKSTRAKSI FASA PADAT KOBALT(II) DAN NIKEL(II) MENGGUNAKAN BIOMASSA Azolla microphylla-SILIKA DAN ELUEN LARUTAN HCl Darjito, Sri Wardhani, Rachmat Triandi Tjahjanto, Shabrina Adani Putri, Riski Achmad Maula, Danar Pu
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.438 KB)

Abstract

Penelitian tentang ekstraksi fasa padat kobalt(II) dan nikel(II) menggunakan biomassa Azolla microphylla-silika dan eluen larutan HCl telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kondisi optimum ekstraksi fasa padat kobalt(II) dan nikel(II) menggunakan biomassa A. microphylla-silika, yang meliputi pH adsorpsi, konsentrasi eluen, serta laju alir eluen. pH optimum adsorpsi ditentukan dengan metode batch menggunakan adsorben ukuran 80-100 mesh. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pH adsorpsi optimum kobalt(II) dan nikel(II) masing-masing adalah pH 4. Pada percobaan ekstraksi fasa padat, 1,00 g adsorben ukuran 20-40 mesh dikemas dalam kolom mini (cartridge) dengan ukuran diameter 10 mm dan panjang 100 mm. Percobaan adsorpsi dilakukan dengan mengalirkan 50 mL larutan ion logam 0,5 mg/L pH 4 melalui kolom dengan laju alir 1 mL/menit. Ion logam yang tertahan di dalam kolom dielusi menggunakan 5 mL larutan HCl pada berbagai konsentrasi dan laju alir. Percobaan ekstraksi fasa padat juga dilakukan untuk mengkaji pengaruh volume sampel terhadap recovery dan tingkat pemekatan konsentrasi ion logam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum ekstraksi fasa padat kobalt(II) dan nikel(II) menggunakan biomassa A. microphylla-silika terjadi pada penggunaan eluen konsentrasi 1 M dengan laju alir 0,5 mL/menit. Ekstraksi fasa padat pada variasi volume sampel 25-125 mL dengan kandungan ion logam sebesar 0,025 mg menghasilkan recovery ion logam sebesar 98,93-94,78 % untuk kobalt(II) dan 94,08-87,8 % untuk nikel(II), dengan faktor pemekatan terbesar larutan kobal(II) dan nikel(II) masing-masing adalah 23,7 dan 22,09.   Kata kunci: ekstraksi fasa padat, cartridge, kobalt(II),  nikel(II),  Azolla microphylla