Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JPM SMI

PENDAMPINGAN PELATIHAN PEMBUATAN BATIK SIBORI PKK RW 08 KEL. LESANPURO, KEC. KEDUNGKANDANG KOTA MALANG Suyani, Sri; Wulan Ndari, Priska; Adi, Anas Firman; Elis Meyana, Yulanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): Vol. 2 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan batik Shibori kepada anggota PKK RW 08 Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Batik Shibori adalah teknik pewarnaan kain yang berasal dari Jepang, menggunakan metode ikat celup yang menghasilkan motif-motif unik dan menarik. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan anggota PKK dalam bidang kerajinan tangan, yang diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi pendekatan partisipatif, di mana peserta dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap proses pembuatan batik Shibori, mulai dari persiapan bahan, teknik pengikatan, hingga proses pewarnaan dan pengeringan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta tidak hanya memahami teknik dasar pembuatan batik Shibori, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang berkualitas. Dampak positif dari pelatihan ini adalah peningkatan keterampilan dan pengetahuan peserta, serta terbukanya peluang untuk mengembangkan usaha berbasis kerajinan tangan di tingkat lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi anggota PKK RW 08 Kelurahan Lesanpuro, melalui pengembangan produk batik Shibori sebagai produk unggulan lokal.
PELATIHAN BUDIKDAMBER SEBAGAI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DAN DAYA SAING DI KAMPUNG MUHARTO KOTA MALANG Afriyanti, Kardina Sidney; Suyani, Sri; Poerwarini, Rattih; Lukman Zaini, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2024): Vol 2 No 3 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Muharto sudah melakukan banyak upaya untuk berbenah. Terutama dalam hal menyingkirkan label sebagai “kampung preman”. Sayangnya, karena stigma itu telah melekat, upaya warganya mengalami hambatan. Ditambah lagi, masih ada okum warganya yang masih kerap melakukan kejahatan, sehingga mempertebal stigma itu. Budidaya ikan dalam ember (Budikdamber) merupakan solusi inovatif untuk meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat perkotaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan memberdayakan masyarakat melalui pelatihan Budikdamber guna meningkatkan perekonomian lokal dan daya saing. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi konsep Budikdamber, pelatihan teknis, dan pendampingan implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat dengan 75% peserta berhasil menerapkan Budikdamber di rumah masing-masing. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan pendapatan keluarga hingga 20% dari hasil panen ikan dan sayuran. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di wilayah perkotaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk. Hasil dari kegiatan ini
Pendampingan Peningkatan Nilai Tambah Produk Lokal UKM Melalui Inovasi dan Kemasan Ramah Lingkungan di Surabaya Poerwarini, Rattih; Suyani, Sri; Lukman Zaini, Mohammad; Lesmana, Reza; Firman Adi, Anas; Yuniaris, Wenny
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Vol. 1 No. 1 Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Pendampingan Peningkatan Nilai Tambah Produk Lokal UKM Melalui Inovasi dan Kemasan Ramah Lingkungan di Surabaya” bertujuan untuk membantu pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam meningkatkan nilai jual produk melalui pengembangan inovasi serta penerapan kemasan yang ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan metode pelatihan, diskusi, dan pendampingan langsung. Pelaku UKM didorong untuk mengenali potensi lokal, menggali ide inovatif, serta menerapkan konsep desain kemasan yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa para pelaku UKM mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mengembangkan produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi. Kegiatan ini juga memunculkan kesadaran baru akan pentingnya praktik usaha yang berkelanjutan. Dengan demikian, pendampingan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran UKM sebagai penggerak ekonomi lokal yang berwawasan lingkungan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Camilan Puding Herbal Dalam Mendukung Program Asman TOGA Suyani, Sri; Elis Meyana, Yulanda; Aprilia, Rini; Romdoni, Muhamad; Pratolo, Sapto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Vol. 4 No. 1 Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman TOGA) merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kemandirian kesehatan keluarga melalui pemanfaatan tanaman obat. Namun, implementasi program ini di masyarakat masih terbatas pada penanaman dan pemanfaatan sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pengembangan camilan puding herbal berbasis TOGA sebagai inovasi pangan sehat yang mendukung keberlanjutan Program Asman TOGA. Kegiatan dilaksanakan di wilayah Jl. D. Genali, Kelurahan Sawojajar, Kota Malang dengan metode sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan TOGA menjadi produk olahan bernilai tambah. Peserta mampu memproduksi puding herbal dari bahan TOGA seperti jahe, kunyit, dan daun kelor yang diterima dengan baik secara organoleptik. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran hidup sehat serta membuka peluang ekonomi keluarga berbasis potensi lokal