Rahayuni, Galuh
Pendidikan Guru Sekolah Dasar Unugha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN LITERASI SAINS PADA PEMBELAJARAN IPA TERPADU DENGAN MODEL PBM DAN STM Rahayuni, Galuh
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Vol 2, No 2 (2016): Available Online in Desember 2016 (Web of Science Indexed)
Publisher : Department of Science Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.371 KB) | DOI: 10.30870/jppi.v2i2.926

Abstract

Abstract The aims of this research were to find out: (1) correlation between critical thinking skills and science literacy, (2) indentify the instructional model that is better to improve student’s critical thinking skills, and (3) indentify the instructional model that is better to improve student’s science literacy. The research was quasi-experimental research that used randomized pretest-posttest comparison group design. The sampling technique used in this research was cluster random sampling. Data analysis technique used bivariate correlation product moment Pearsons andmultivariate test with significance level of 0.05. The results of this research indicate that: (1) there is a strong correlation between critical thinking skills and science literacy, (2) science technology society instructional model is better than problem-based-learning instructional model to improve student’s critical thinking skills, and (3) science technology society instructional model is better than problem-based-learning instructional model to improve student’s science literacy. Keywords: Problem-Based-Learning, Science Technology Society, Critical Thinking Skills, Science Literacy Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) korelasi antara keterampilan berpikir kritis dan literasi sains, (2) mengidentifikasi model pembelajaran yang lebih baik untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik, dan (3) mengidentifikasi model pembelajaran yang lebih baik untuk meningkatkan literasi sains peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Randomized Pretest-Posttest Comparison Group Design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji bivariat korelasi product moment Pearson dan multivariat dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) terdapat korelasi kuat antara keterampilan berpikir kritis dan literasi sains, (2)model STM lebih baik daripada PBL untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik, dan (3) model STM lebih baik dari pada model PBM untuk menigkatkan literasi sains peserta didik. Kata kunci:Pembelajaran Berbasis Masalah, Pembelajaran Sains Teknologi  Masyarakat, Keterampilan  Berpikir Kritis, Literasi Sains