Lukman, Aceng
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMIZING ZAKAT AS AN INSTRUMENT OF SOCIO-ECONOMIC DEVELOPMENT: A COMPARATIVE ANALYSIS OF PERSONAL AND INSTITUTIONAL DISTRIBUTION Nugraha, Rian Agung; Lukman, Aceng
El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 6, No 1 (2026): January (El-Ecosy: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/eeki.v6i1.5894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penyaluran zakat personal dan kelembagaan dalam mendukung pembangunan sosial ekonomi umat di Indonesia. Kajian ini berangkat dari gap penelitian yang masih minim membahas bagaimana kedua model penyaluran tersebut dapat disinergikan, padahal perbedaan karakteristik keduanya sering menimbulkan ketidakefisienan distribusi dan tidak optimalnya pemanfaatan potensi zakat nasional. Melalui metode literature review berbasis pendekatan kualitatif, penelitian ini menelaah beragam literatur, laporan resmi, dan hasil penelitian terdahulu mengenai tata kelola zakat, mekanisme distribusi, serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan, namun terdapat ketidakselarasan antara potensi zakat yang besar dan realisasi distribusinya. Model penyaluran personal unggul dalam kedekatan sosial dan kecepatan, sementara model kelembagaan lebih baik dalam profesionalitas, akuntabilitas, dan pemerataan. Akan tetapi, keduanya memiliki keterbatasan yang dapat saling melengkapi. Penelitian ini penting karena memberikan rekomendasi strategis berupa integrasi sistem pelaporan digital, penguatan literasi zakat, dan kolaborasi berbasis komunitas untuk mengatasi gap tersebut. Dengan sinergi yang tepat, zakat dapat berfungsi sebagai instrumen ekonomi Islam yang berkeadilan, transparan, dan berkelanjutan dalam mendorong pembangunan sosial ekonomi umat. This study aims to analyze the effectiveness of personal and institutional zakat distribution in contributing to socio-economic development within Indonesia’s Islamic economic framework. The research addresses a significant gap in previous studies, which rarely examine how these two distribution models can be synergized, despite their differing characteristics often resulting in inefficiencies and suboptimal utilization of Indonesia’s substantial zakat potential. Using a qualitative approach through a literature review, the study reviews academic publications, official reports, and empirical findings related to zakat governance, distribution mechanisms, and their impact on community welfare. The findings indicate that zakat serves as a vital instrument for wealth redistribution and poverty alleviation; however, a misalignment persists between its large potential and the actual distribution outcomes. Personal distribution excels in social proximity and responsiveness, whereas institutional models offer greater professionalism, accountability, and equitable coverage. Yet both possess limitations that can complement one another. This research is important because it proposes strategic solutions—such as digital reporting integration, improved zakat literacy, and community-based collaboration—to address this gap. Through enhanced synergy, zakat can function as a just, transparent, and sustainable Islamic economic instrument that significantly contributes to equitable socio-economic development.