Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
Unknown Affiliation

Published : 445 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

EKSISTENSI PELAPORAN KEUANGAN PADA UPACARA NGABEN MASAL DI DESA PAKRAMAN BANYUNING, KECAMATAN BULELENG, KABUPATEN BULELENG, PROVINSI BALI Gusti Ayu Made Firma Pratiwi .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4617

Abstract

Ngaben yakni ritual kematian pada umat Hindu di Bali yang dalam pelaksanaannya membutuhkan modal finansial yang tinggi. Sehingga dengan kondisi tersebut Desa Pakraman Banyuning mengambil suatu alternatif yaitu ngaben masal atau ngaben bersama. Ritual ngaben bersama ini dilakukan pula oleh Desa Pakraman Banyuning yang dalam pendanaannya menggunakan sistem peturunan (iuran). Ngaben masal membutuhkan alokasi sumber daya bersama sehingga aspek akuntabilitas penting untuk diperhatikan. Dengan menerapkan sistem akuntansi sederhana, panitia ngaben bersama Desa Pakraman Banyuning ini mampu menerapkan sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel. Latar belakang inilah yang menjadikan ngaben bersama di Desa Pakraman Banyuning menarik untuk dikaji untuk mengetahui: 1) latar belakang masyarakat memilih ngaben bersama, 2) proses penentuan biaya dalam upacara ngaben bersama, dan 3) penerapan akuntabilitas dan transparansi dalam upacara ngaben bersama. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang dititikberatkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia. Penelitian dilakukan dalam tiga tahapan, yakni: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) menarik kesimpulan berdasarkan teori yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Latar belakang Desa Pakraman Banyuning memilih ngaben bersama adalah sebagai alternatif bagi masyarakat yang memiliki tingkat ekonomi rendah, serta pelaksanaannya dianggap praktis, 2) Proses penentuan biaya ngaben bersama Desa Pakraman Banyuning utamanya ditentukan oleh banten, dan biaya-biaya lain, seperti transportasi, konsumsi dan lain-lain, 3) Dalam membentuk akuntabilitasnya panitia ngaben bersama telah memegang teguh modal sosial berupa kepercayaan, dan konsep nilai agama Hindu.Kata Kunci : Ngaben, banten, modal sosial, akuntabilitas. Ngaben is a cremation ritual conducted for the Hindu followers in Bali, in its implementation need a lot of financial capital. Based on the the condition the traditional village Banyuning took an alternative implementation, such as what is known as mass cremation ceremony. This ngaben ritual was also conducted in Banyuning where the people as the members involved were required to fund this activity together with the system known as dues. The mass ngaben required shared resource alocation, that aspect of accountability should have particular attention. By using a simple accounting system, the committee could be able to manage the financial accountability. This background could make the mass cremation ritual in the Banyuning traditional village interesting to study that is to find out: 1) the reasons why Banyuning people choose to follow mass creamation ceremony, 2) process of budgeting in the mass cremation ceremony, and 3) the practice of accountability and transparency in the activity of mass cremation ceremony. This study was conducted with a quantitative method focusing on the description and interpretation of human behavior. This study involved three different stages, such as 1) data reduction, 2) data presentation, 3) drawing conclusion based on the pre-determined theory. The results indicated that: 1) the reasons of Banyuning traditional villagers conducting mass cremation ceremony as an alternative, because the villagers were having lower economic level, and its practical implementation, 2) the process of the main budgeting was determined by the the offering aspect, and unforeseen expenses such as transportation, other consumption items, 3) in performing the accountability the committee had commited to keep hold firmly the social capital in terms of trust, and concept and value of Hiduism. keyword : Cremation ceremony, offering, social capital, accountability.
IMPLEMENTASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY BERDASARKAN KONSEP TRI HITA KARANA (Studi Kasus Hotel Comoshambala Estate di Banjar Begawan Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar) Ni Wayan Novi Budiasni .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4618

Abstract

Implementasi Corporate Social Responsibility berdasarkan konsep Tri Hita Karana merupakan implementasi tanggung jawab sosial yang tujuannya mencapai kesejahteraan dan keharmonisan melalui pawongan, palemahan, dan parahyangan. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan memahami implementasi CSR berdasarkan konsep Tri Hita Karana pada Hotel Como Shambala Estate. Metode kualitatif dengan pendekatan etnografi digunakan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam dan utuh dari sudut pandang informan terkait. Hasil penelitian menemukan bahwa Hotel Como Shambala Estate dalam mengimplementasikan CSR diimplementasikan melalui program Como approach. Dalam program tersebut terjadi tiga hubungan yaitu hubungan dengan masyarakat, lingkungan dan Tuhan. Biaya CSR dialokasikan ke dalam akun biaya administrasi dan umum (A&G), dan HRD Kata Kunci : CSR, Tri Hita Karana, Implementasi The implementation of Corporate Social Responsibility based on the concept of Tri Hita Karana was intended to achieve welfare and being in harmony through what is referred to as pawongan, palemahan, and parahyangan. This present study was intended to identify and understand the implementation of CSR based on the concept of Tri Hita Karana at Como Shambala Estate Hotel. Qualitative with ethnographic approach was used to obtain intact and deeper information from the view point of the related informants. The result of the study showed that the Como Shambala Estate Hotel implemented CSR through the approach of Como program. There were three relationships in the program; they are the relationship between the hotel and the community, the relationship between the hotel and the environment, and the relationship between the hotel and God. The CSR costs were allocated to the account of administrative and general costs (A&G), and HRD. keyword : CSR, Tri Hita Karana, Implementation
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL, AKUNTABILITAS KEUANGAN, BUDAYA ORGANISASI DAN PARTISIPASI ANGGARAN TERHADAP KINERJA INSTANSI PEMERINTAHAN DAERAH (Studi Empiris pada Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng) Ni Luh Putu Asri Damayanti .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh desentralisasi fiskal, akuntabilitas keuangan, budaya organisasi dan partisipasi anggaran terhadap kinerja instansi pemerintah daerah baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data primer melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah responden adalah 30 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda yang diolah menggunakan program SPSS 19,0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial desentralisasi fiskal, akuntabilitas keuangan dan budaya organisasi tidak berpengaruh terhadap kinerja instansi pemerintah daerah. Namun, partisipasi anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja instansi pemerintah daerah. Secara simultan desentralisasi fiskal, akuntabilitas keuangan, budaya organisasi dan partisipasi anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja instansi pemerintah daerah di Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : desentralisasi, akuntabilitas, budaya, partisipasi, kinerja The study aimed at finding out the effect of fiscal decentralization, financial accountability, organization culture, and budgeting participation on the local government office’s performances both partially as well as simultaneously. It was a quantitative type of study, by utilizing a primary data collected by using questionnaires. The population of the study were the staffs working under the Health Office in Buleleng Regency. There were totally about 30 respondents selected as the sample of the study, which were determined by using purposive sampling technique. The data were analyzed by using multiple linear regression method supported by SPPS 19.0 for Windows. The results of the study indicated that partially there was no significant effect of fiscal decentralization, financial accountability, organization culture on the local government office’s performances; however, budgeting participation had a positive and significant effect on the local government office’s performances. Simultaneously, decentralization, financial accountability, organization culture and budgeting participation had a positive and significant effect on the local government office’s performances at the Health Office in Buleleng Regency.keyword : decentralization, accountability, culture, participation, performance
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA PADA DESA ADAT DAN DESA DINAS (Studi Pada Desa Dinas dan Desa Adat Pedawa) NI KADEK TERA PADMANI .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4632

Abstract

Disahkannya UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, mendapat beragam respon dari masyarakat Bali. Undang-undang yang mengisyaratkan adanya desa tunggal sebagai penerima dana, membuat keharmonisan yang telah berjalan selama ini antara desa adat dan desa dinas, terancam perpecahan. Sementara dari sisi akuntansi, konsep akuntabilitas merupakan salah satu alat yang bisa digunakan untuk menilai kemampuan organisasi dalam mengelola dana publik. Akuntabilitas dinilai tercapai jika telah memenuhi unsur-unsurnya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: 1) Sistem Pengelolaan Keuangan Desa Dinas, 2) Sistem pengelolaan keuangan desa Adat, dan 3) Penerapan unsur-unsur akuntabilitas pengelolaan keuangan pada Desa Adat dan Desa Dinas. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, dan dilakukan di Desa Pedawa. Informan penelitian dipilih secara purposive, yakni orang-orang yang berkecimpung dalam pengelolaan keuangan desa adat dan desa dinas. Penelitian ini menemukan bahwa 1) pemerintah desa dinas Pedawa telah melakukan pengelolaan keuangan dengan baik, terbukti dari disusunnya laporan keuangan dan adanya komitmen dari para aparatur desa untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang baik, 2) Pemerintah Desa Adat Pedawa juga telah melakukan pengelolaan keuangan yang memadai dengan penyusunan laporan keuangan walaupun masih dengan cara-cara sederhana. 3) Baik Desa Adat ataupun Desa Dinas Pedawa telah menerapkan unsur-unsur yang diperlukan untuk menciptakan akuntabilitas, namun belum sempurna, dan ada peran modal sosial yang mempengaruhi penerapan akuntabilitas. Kata Kunci : akuntabilitas, desa dinas, desa adat, modal sosial, pengelolaan keuangan The passing of Act No 6 Year 2014 pertaining to villages receives various responses from Balinese community. The act that marks the presence of a single village as the benefactor of funds threatens the harmony that has so far been enjoyed by customary villages and administrative villages that may cause a breakdown. Meanwhile, from the accounting perspective, the concept of accountability is one of the instruments that can be used to evaluate the capability of an organization to manage public funds. Accountability is said to have been achieved if it has met its components. On this basis, this study was conducted to find out 1) the financial management system of a customary village, 2) the financial management system of an administrative village, and 3) the implementation of the components of financial management accountability in the customary village and the administrative village. This study was conducted using the qualitative method, and took place in the village of Pedawa. The informants were selected purposively, consisting of people who were active in the financial management in the customary village and the administrative village. This study found that 1) the officials in the administrative village of Pedawa have done a good financial management, as proven by the writing of the financial report and the commitment of the apparatus of the village to have a good financial management, 2) the traditional leaders of the customary village of Pedawa have also done a satisfactory financial management, although they use a simple method. 3) Both the customary village and the administrative village of Pedawa have applied the components that are needed to create accountability, but it is not yet perfect, and the role of the social capital has influenced the application of accountability.keyword : accountability, administrative village, customary village, social capitall, financial management.
PENGARUH PAD DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP KUALITAS PEMBANGUNAN MANUSIA DENGAN ALOKASI BELANJA MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI EMPIRIS PADA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI BALI) Ni Kadek Desi Dwiyantari .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4636

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap kualitas pembangunan manusia secara langsung maupun secara tidak langsung melalui alokasi belanja modal. Penelitian ini dilakukan pada pemerintah daerah kabupaten/kota di Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan realisasi APBD dan data indeks pembanguan manusia Kabupaten/Kota di Bali. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan memperoleh masing-masing 54 data sebagai sampel untuk periode 2008-2013. Data yang digunakan adalah data realisasi pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dana bagi hasil, dan alokasi belanja modal, serta nilai Indeks Pembangunan Manusia. Data tersebut bersumber dari DJPK Departemen Keuangan dan Badan Pusat Statistik. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur dibantu dengan SPSS versi 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh secara langsung hanya pendapatan asli daerah yang berpengaruh terhadap kualitas pembangunan manusia. Sedangkan pengaruh secara tidak langsung, pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan dana bagi hasil tidak berpengaruh terhadap kualitas pembangunan manusia melalui alokasi belanja modal.Kata Kunci : pendapatan, dana perimbangan, IPM, belanja This present study was intended to identify the direct and indirect impact of the original regional revenues and balance funds on the quality of the development of human resources through capital allocation. The study was conducted in all the regency/city governments under the Bali Province. This study was a quantitative one. The population of the study included the report of the realization of APBD and the data on human resources index in all the regencies/city in Bali. The samples were taken using the purposive sampling method. During the period of 2008-2013, 54 data were obtained as the samples from each regency/city. The data used were the data on the realization of original regional revenues, general allocation of funds, specific allocation of funds, profit sharing funds, the allocation of capital budget, and the value of the Human Resources Index (HDI). The data were taken from DJPK of the Department of Finance and the Office of the Center of Statistics. The data were analyzed using the analysis of lane with SPSS version 19 program. The result of the study showed that the only original regional revenues directly affected to the quality of human resources. However, original regional revenues, general allocation of funds, specific allocation of funds, and profit sharing funds indirectly contributed did not affect the quality of human resources through the capital budget allocation. keyword : revenues, balance funds, HDI, budget
Pengaruh Karakteristik Pemerintah dan Socioeconomy terhadap Tingkat Pengungkapan Informasi Keuangan pada Situs Resmi Pemerintah Provinsi Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik pemerintah daerah yang terdiri dari rasio tekanan fiskal, aset pemerintah daerah, dan rasio pembiayaan utang, serta pengaruh faktor socioeconomy yang terdiri dari pendapatan regional per kapita dan jumlah anggota dewan terhadap tingkat pengungkapan informasi keuangan pada situs resmi pemerintah daerah provinsi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh. Sampel terdiri dari 33 pemerintah provinsi di Indonesia. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik pemerintah daerah yang terdiri dari rasio tekanan fiskal, aset pemerintah daerah, dan rasio pembiayaan utang tidak berpengaruh signifikan positif terhadap tingkat pengungkapan informasi keuangan pada situs resmi pemerintah daerah provinsi di Indonesia. Sedangkan pada faktor socioeconomy hanya jumlah anggota dewan yang berpengaruh signifikan positif terhadap pengungkapan informasi keuangan pada situs resmi pemerintah daerah provinsi di Indonesia. Hal ini menunjukkan dengan semakin banyak jumlah anggota dewan, maka semakin ketat tingkat pengawasan terhadap keuangan pemerintah daerah, sehingga pemerintah daerah menjadi lebih transparan dalam pengungkapan informasi keuangan. Kata Kunci : Karakteristik Pemerintah, Socioeconomy, Pengungkapan Informasi Keuangan This study was intended to find out the effect of local government characteristics consisting of fiscal pressure ratio, local government assets, the ratio of debt financing as well as the socio-economic effects consisting of regional income per capita, and the total number of board members, on the level of financial information disclosure on the official sites of the local government in Indonesia.This study utilized a quantitative research method, involving all the 33 local government in Indonesia became the samples. The sampling technique used was a saturated sampling technique. The method of analysis used to test the hypothesis in this study was a multiple linear regression. The results of the study indicated that local government characteristics consisting of fiscal pressure ratio, local government assets, the ratio of debt financing had no significant positive effect towards the level of financial information disclosure on the official sites of the local government in Indonesia. While on the factors of the socio-economic effects consisting of regional income per capita, and the total number of board members had a significant positive effect on the on level of financial information disclosure on the official sites of the local government in Indonesia. This also indicated that the higher the total number of the board members the increasingly stringent the control towards the local government financial, so that the local government became more transparent in disclosing the financial information.keyword : Government characteristics, socioeconomy, financial information disclosure
PENGARUH TINGKAT PERPUTARAN KAS, JUMLAH KREDIT, JUMLAH SIMPANAN, JUMLAH NASABAH DAN JUMLAH TENAGA KERJA TERHADAP PENINGKATAN LABA (Studi Empiris Pada Lembaga Perkreditan Desa Di Kabupaten Buleleng Bagian Timur) Kadek Vera Damayanti .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4646

Abstract

Otonomi daerah meyebabkan terjadinya pertumbuhan ekonomi dimasing-masing daerah. Dengan demikian pemerintah daerah Bali mendirikan Lembaga perkreditan Desa (LPD) sebagai penyediaan jasa keuangan yang bersifat sosial kemasyarakatan. Peningkatan laba LPD dapat dilihat dari tingkat perputaran arus kas, jumlah kredit, jumlah simpanan, jumlah nasabah dan jumlah tenaga kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari tingkat perputaran kas, jumlah kredit, jumlah simpanan, jumlah nasabah dan jumlah tenaga kerja terhadap peningkatan laba LPD. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data skunder yaitu berupa laporan keuangna yang diperoleh dari Lembaga Pemberdayaan LPD (LPLPD) Kabupaten Buleleng. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 55 LPD yang mengalami peningkatan laba dari tahun 2012-2013 di LPD Bagian Timur. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda dan pengujian data dilakukan dengan dibantu program SPSS (Statistical Product and Service Solution) 18. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial tingkat perputaran kas, jumlah kredit dan jumlah simpanan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan laba sedangkan jumlah nasabah, dan jumlah tenaga kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan laba LPD Kata Kunci : laba, tingkat perputaran kas, jumlah kredit, jumlah simpanan, jumlah nasabah, jumlah tenaga kerja Local government autonomy causes economic growth in each region. In this way, the local government of Bali province established Lembaga Perkreditan Desa (LPD) as a provider of financing service which is social in nature. The increase in LPD profit can be seen from the cash flow rate, amount of loan, amount of saving, number of creditors, and number of workers. This study was aimed at finding out the effect of cash flow rate, amount of loan, amount of saving, number of creditors and number of workers on increase in LPD profit. This study used quantitative method, the source of data used was secondary data source in the form of financial reports obtained from Lembaga Pemberdayaan LPD (LPLPD) in Buleleng regency. The sample used was 55 LPDs that had an increase in profit from 2012 to 2013 in LPDs in the eastern part of Buleleng regency. The data analysis methods used were multiple linear regression and the data were processed using SPSS (Statistical Product and Service Solution) 18 program. The results showed that partially cash flow rate, amount of loan and amount of saving have a significant effect on the increase in profit while the number of creditors and the number of workers do not have a significant effect on the increase in the LPD profit. keyword : profit, cash flow rate,, amount of loan, amount of saving, number of creditors, number of workers.
PENGARUH PENERAPAN ANGGARAN BERBASIS KINERJA DAN KETEPATWAKTUAN PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL PADA SKPD PEMERINTAH KABUPATEN TABANAN Evy Drivayanti Kadek .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4649

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan anggaran berbasis kinerja dan ketepatwaktuan penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial pada SKPD Pemerintah Kabupaten Tabanan secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini yaitu penerapan anggaran berbasis kinerja dan ketepatwaktuan penyusunan anggaran sebagai variabel bebas dan kinerja manajerial sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang bekerja pada SKPD Dinas Kabupaten Tabanan. Hasil dari uji reliabilitas dan validitas, semua variabel yang digunakan dinyatakan reliabel dan validitas. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil hipotesis menyatakan bahwa (1) penerapan anggaran berbasis kinerja berpengaruh terhadap kinerja manajerial pada SKPD Pemerintah Kabupaten Tabanan, (2) ketepatwaktuan penyusunan anggaran berpengaruh terhadap kinerja manajerial pada SKPD Pemerintah Kabupaten Tabanan, (3) penerapan anggaran berbasis kinerja dan ketepatwaktuan penyusunan anggaran berpengaruh terhadap kinerja manajerial pada SKPD Kabupaten Tabanan.Kata Kunci : Anggaran, Kinerja, Manajerial The aim of the study was to find out the effect of performance-based budgeting implementation and the accuracy of budgeting schedule on the managerial performance at the “SKPD” local government of Tabanan Regency both partially as well as simultaneously. It was a quantitative type of study, by involving such variables as performance-base budgeting and the accuracy of budgeting schedule as independent variable and managerial performance as a dependent variable.This study involved all the office staffs working under the SKPD around Tabanan local Government. The results of validity and reliability test indicated that all the variables used were found valid and reliable. The hypothesis was tested by using multiple linear regression analysis. The results indicated that (1) the implementation of performance-based budgeting affected on managerial performance at the “SKPD” local government of Tabanan regency, (2) the accuracy of budgeting schedule had an effect on the managerial performance at the “SKPD” local government of Tabanan regency, (3) the implementation of performance-based budgeting and the accuracy of budgeting schedule had an effect on the managerial performance at the “SKPD” local government of Tabanan Regencykeyword : budgeting, performance, managerial
PENERAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PADA ENTITAS BISNIS (Studi Kasus Pada PT PLN (Persero) Area Bali Utara) Indah Sathyaningsih Putu .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4668

Abstract

Corporate social responsibility atau CSR merupakan sebuah konsep yang ditujukan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitarnya. Konsep ini senantiasa mengalami perubahan baik dari sisi jenis kegiatan, kuantitas kontribusi finansial maupun motif atau tujuan pelaksanaannya. Tidak hanya itu, pandangan para pelaku usaha terhadap penerapan konsep ini juga semakin berubah dari waktu ke waktu, terlebih pasca diberlakukannya beberapa regulasi yang terkait dengan pelaksanaan tanggungjawab sosial untuk beberapa kalangan tertentu. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bentuk tanggungjawab sosial yang diterapkan perusahaan, 2) alasan maknawi penerapan tanggungjawab sosial. Penelitian ini penulis lakukan di PT PLN (Persero) Area Bali Utara dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan data dilakukan dengan purposive sampling dan snowball chain sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan, wawancara, penelitian kepustakaan dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) secara umum, ada tiga bentuk program CSR yang diterapkan perusahaan, yakni: community relations, community service, dan community empowering. Untuk tahun 2014, ada sembilan jenis pogram CSR yang dijalankan perusahaan yaitu: sosialisasi tentang keselamatan dan keamanan ketenagalistrikan, sosialisasi gemar membaca, pemberian bantuan sarana dan prasarana pendidikan, bantuan program bedah rumah, pemberian beasiswa, pemeriksaan gratis, pemberian bantuan sarana dan prasarana olahraga, pemberian bantuan sarana dan prasarana ibadah, dan pemberian bantuan terkait upaya pemberdayaan masyarakat, 2) alasan maknawi perusahaan menjalankan CSR adalah sebagai salah satu strategi investasi sosial. Kata Kunci : Kata kunci: corporate social responsibility, alasan maknawi, strategi investasi sosial Corporate social responsibility or CSR is a concept intended as one of corporate social responsibility towards its environment. This concept is always changing from the side of activity, financial contribution quantity and from the side of motive or objective of the implementation. The actors’ view of the implementation of this concept is also increasingly changing from time to time, especially in the period of the coming into effect of some regulations related to the implementation of social responsibility for some groups. Thus, this study was aimed to find out: 1) the form of social responsibility implemented by companies, 2) meaningful reasons of the implementation of social responsibility. This study was conducted in PT PLN (Persero) Area Bali Utara using study case of qualitative method. The data were drawn by using purposive sampling and snowball chain sampling technique. The data collection was done through observation, interview, library research and documentation study. The data analysis was done by following the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The result showed that: 1) in general, there are three forms of CSR program implemented by the company, i.e., community relations, community service, and community empowering. For 2014, there were nine types of CSR run by the company, i.e., socialization about safety and security of electricity, socialization of increased preference for reading, aid in the form of educational facilities and infrastructure, house renovation, scholarship, free health check-up, sport facilities and infrastructure, place of worship, and other aid in an attempt of community empowerment, and 2) the meaningful reason of the company for implementing CSR is as a social investment strategy. keyword : Keywords: corporate social responsibility, meaningful reason, social investment strategy
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN LABA (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE TAHUN 2008-2013) Putu Putri Suriyani .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4681

Abstract

Abstrak Perilaku manajemen laba selalu diasosiasikan dengan perilaku yang negatif karena manajemen laba menyebabkan tampilan informasi keuangan tidak terceminkan keadaan yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan institusional, dewan komisaris, presentasi saham publik, komite audit, laverage secara simultan dan parsial terhadap manajemen laba. Populasi yang akan diambil dalam penelitian ini adalah semua perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2008 - 2013. Sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data adalah dengan metode dokumentasi. Pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Secara parsial Tidak terdapat pengaruh antara kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, laverage terhadap manajemen laba. Namun terdapat pengaruh antara persentase saham publik,komite audit secara parsial terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2013 (2) Secara simultan terdapat pengaruh antara kepemilikan institusional, dewan komisaris, persentase saham publik, komite audit, leverage terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2013 (3) Pengaruh paling dominan terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2013 adalah variabel presentase saham publik. Kata Kunci : Kata kunci: kepemilikan institusional, dewan komisaris, presentasi saham publik, komite audit, laverage, manajemen laba Abstract Profit management behaviour is always associated with a negative behaviour of a company because this profit management could led to the financial information display could not be illustrated realistically. This study aimed at analysing the contribution of institutional ownership, board of commissioners, the percentage of public stock, audit committee, leverage towards the profit management simultaneously as well as partially. The population involved in this study were all manufacture companies listed in the Indonesian Stock Exchange (BEI) during the period of 2008-2013. The process of sampling was made based on the purposive sampling technique. The data were collected by using documentation records and its’ hypothesis was tested based on multiple linear regression. The results of analysis indicated that (1) partially, there was no contribution of institutional ownership, board of commissioners, leverage towards the profit management, however the stock percentage, and audit committee were found contributing partially towards the profit management of manufacture companies listed in the Indonesian stock exchange during the period of 2008-2013. (2) Simultaneously there was a contribution of institutional ownership, board of commissioners, the percentage of public stock, audit committee, and leverage towards the profit management of the manufacture companies listed in the Indonesian stock exchange during the period of 2008-2013. (3) The most dominant contributor on the profit management of manufacture companies listed in the Indonesian stock exchange was the variable of public stock percentage. keyword : Key words: institutional ownership, commissioner board, public stock percentage, audit committee, leverage, profit management.
Co-Authors ., Agus Purwanto ., Asiyah ., Ayu Damayanti Ni Putu ., Desak Putu Ayu Diah Dewantari ., Desak Putu Nitya Dewi ., Gede Widia Agustana ., Gusti Ayu Putu Sri Indrawati ., Hairun Nisak ., I Dewa Ayu Kade Sandra Wati ., I Gede Andi Suta Darmawan ., I Gede Puguh Harka Pancala ., I Gusti Agung Gede Dharma Putra ., I Gusti Ayu Erika Pradini Putri ., I Gusti Ayu Rani Desi Andari ., I Kadek Dwi Gede Surya Widarta ., I Kadek Surya Mandarin ., I Ketut Astawa ., I Made Parta Cahya Semadi ., I Made Yogi Artha Ardana ., I Putu Gede Arief Darmawan ., I Wayan Adi Suarnata ., I Wayan Edy Suputra ., Ida Ayu Ketut Susila Dewi ., Kadek Ari Saputra ., Kadek David Warisando ., Kadek Dodik Arianta ., Kadek Nanik Arismawati ., Kadek Nike Krisnayanti ., Kadek Septa Riadi ., Kadek Sintia Purnami ., Kadek Sri Astiti ., Kadek Suambawa ., Kd Dwi Pande Wahyuda ., Ketut Suci Widiasri ., Komang Agus Wiriawan ., Komang Sonia Kartika Dewi ., Komang Yeti Riani ., Luh Eni Sulasmi ., Luh Pt Eka Widyasari ., Luh Putu Dewi Sulistiani ., M.Dwi Arisandi Arta ., Made Ella Sugiasmini ., Made Pebri Suwirsa ., Made Veni Irnayanti ., Made Wiradarma Setiawan ., Md Anggun Ayun Puspa ., Nadia Nesi Krisna Wardani ., Ni Kadek Sumiyantini ., Ni Komang Laksmita Ayudiasari ., Ni Luh Ayu Suaslioni ., Ni Luh Cahyani Primashanti ., Ni Luh Sri Wahyuni ., Ni Luh Yadnya Wati ., Ni Made Ayu Sawitri ., Ni Made Dewi Puspitasari ., Ni Made Somertini ., Ni Nyoman Artini ., Ni Nyoman Dhiras Hardyanti ., Ni Putu Ayu Primayanti ., Ni Putu Metta Gaurina ., Ni Putu Sri Widiutami ., Ni Putu Wira Ayu Pradnyani ., Ni Wayan Meres ., Nyoman Adi Hanggara ., Putu Adhitya Hari Wiguna ., Putu Agus Surya Wibawa ., Putu Crysma Virmayani ., Putu Dian Handayani ., Putu Dyan Sukmo Paramananda ., Putu Edy Suryadi Yasa ., Putu Hery Ardana Putra ., Putu Ivania Cecilia ., Putu Mery Oktaviyanti ., Putu Sukma Dewi ., Putu Vera Lavenia ., Rani Rahmat ., Sarifah Muslikah Zen ., Tengku Malinda Oktaviani ., Yerika Silvani Natalia Abdurrahman . Agus Purwanto . Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Anak Agung Gede Sugianthara Anastasia Indah Ayu Purnama . Ari Surya Darmawan Arzia Biwi . Asiyah . Ayu Damayanti Ni Putu . Ayu Dwi Purwatiasih . Ayu Komang Dewi Lestari . Darmada Dewa Kadek . Darmada Dewa Kadek ., Darmada Dewa Kadek Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. . Desak Putu Ayu Diah Dewantari . Desak Putu Nitya Dewi . Dirgayusa Sukma Putra . Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK . Erni Yuliani . Erni Yuliani ., Erni Yuliani Evy Drivayanti Kadek . Gebby Yunita Wiguna . Gebby Yunita Wiguna ., Gebby Yunita Wiguna Gede Adi Yuniarta Gede Adi Yuniarta, SE.AK . gede angga restu diana . Gede Arie Pandu . Gede Arie Pandu ., Gede Arie Pandu Gede Ngurah Putra Darma Sesana . Gede Ngurah Putra Darma Sesana ., Gede Ngurah Putra Darma Sesana Gede Suliastwina Permana . Gede Suliastwina Permana ., Gede Suliastwina Permana Gede Widia Agustana . Gerry Hartajunika . Gerry Hartajunika ., Gerry Hartajunika Gusti Ayu Made Firma Pratiwi . Gusti Ayu Putu Sri Indrawati . Hairun Nisak . I B Angge Artadharma . I B Angge Artadharma ., I B Angge Artadharma I Dewa Ayu Kade Sandra Wati . I Gede Abdi Adnyanan Giri . I Gede Abdi Adnyanan Giri ., I Gede Abdi Adnyanan Giri I Gede Andi Suta Darmawan . I Gede Arya Satya Prattama . I Gede Oka Wiradana . I Gede Puguh Harka Pancala . I Gede Satwika Darmawan . I Gede Satwika Darmawan ., I Gede Satwika Darmawan I Gede Tio Pratama . I Gede Tio Pratama ., I Gede Tio Pratama I Gusti Agung Gede Dharma Putra . I Gusti Ayu Erika Pradini Putri . I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Ayu Rani Desi Andari . I Gusti Lanang Agung Musdananda . I Gusti Lanang Agung Musdananda ., I Gusti Lanang Agung Musdananda I Gusti Ngurah Dwi Purna Wijaya . I Kadek Agus Adytia Merta . I Kadek Agus Adytia Merta ., I Kadek Agus Adytia Merta I Kadek Dwi Gede Surya Widarta . I Kadek Endy Pardina Nova . I Kadek Endy Pardina Nova ., I Kadek Endy Pardina Nova I Kadek Surya Mandarin . I Ketut Astawa . I Ketut Selamet Kelana Putra . I Ketut Selamet Kelana Putra ., I Ketut Selamet Kelana Putra I Komang Dodi Hersana . I Made Aldiasta . I Made Parta Cahya Semadi . I Made Pradana Adiputra I Made Yogi Artha Ardana . I Nyoman Ediawan . I Nyoman Ediawan ., I Nyoman Ediawan I Nyoman Tri Esaputra . I Nyoman Tri Esaputra ., I Nyoman Tri Esaputra I Putu Eva Prasetya . I Putu Gede Arief Darmawan . I Putu Gede Diatmika I Putu Sukendra . I Putu Teguh Sugiartha . I Putu Yasa Muliadnyana Putra . I Putu Yasa Muliadnyana Putra ., I Putu Yasa Muliadnyana Putra I Wayan Adi Suarnata . I Wayan Edy Suputra . I Wayan Iwan Pradnyana . I Wayan Iwan Pradnyana ., I Wayan Iwan Pradnyana Ida Ayu Ketut Susila Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi ., Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi Ida Bagus Gede Sumardika . Ida Bagus Gede Sumardika ., Ida Bagus Gede Sumardika Indah Sathyaningsih Putu . Kadek Adi Suwandana . Kadek Adi Suwandana ., Kadek Adi Suwandana Kadek Ari Saputra . Kadek Ayu Pramita Dewi . Kadek Ayu Sinta Wijayantini . Kadek Ayu Yulianita Dewi . Kadek David Warisando . Kadek Dodik Arianta . Kadek Krisna Aris Pitasari . Kadek Lia Lestari . Kadek Lia Lestari ., Kadek Lia Lestari Kadek Marlina Nalarreason . Kadek Nanik Arismawati . Kadek Nike Krisnayanti . Kadek Ratna Mustika Sari . Kadek Ratni Prabandani . Kadek Ratni Prabandani ., Kadek Ratni Prabandani Kadek Rudyana . Kadek Rudyana ., Kadek Rudyana Kadek Septa Riadi . Kadek Sintia Purnami . Kadek Sri Astiti . Kadek Suambawa . Kadek Supri Budiadnyana . Kadek Supri Budiadnyana ., Kadek Supri Budiadnyana Kadek Vera Damayanti . Kadek Witha Erayani . Kadek Witha Erayani ., Kadek Witha Erayani Kd Dwi Nova Sucipta . Kd Dwi Nova Sucipta ., Kd Dwi Nova Sucipta Kd Dwi Pande Wahyuda . Kd Wiwik Wirayuni . Ketut Angga Yudiastrawan . Ketut Angga Yudiastrawan ., Ketut Angga Yudiastrawan Ketut Aristina Dewi . Ketut Suci Widiasri . Ketut Yeni Paramita Setianingsih . Komang Agus Wiriawan . Komang Ayu Satyaningsih . Komang Gede Suriani Suan Dewi . Komang Sonia Kartika Dewi . Komang Tri Resmini . Komang Triana Windartini . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri ., Komang Try Wahyuni Kusuma Putri Komang Yeti Riani . Lilya Andriani . Lucy Sri Musmini Luh Alit Suartini . Luh Alit Suartini ., Luh Alit Suartini Luh Ardiana . Luh Artining Miradewi . Luh Eni Sulasmi . Luh Ida Agustini . Luh Ida Agustini ., Luh Ida Agustini Luh Pt Eka Widyasari . Luh Putu Dewi Sulistiani . Luh Putu Eka Prastyanti . Luh Putu Eka Prastyanti ., Luh Putu Eka Prastyanti Luh Putu Pitesa Wirawati . Lutfiah . Lutfiah ., Lutfiah M Tantowi Jauhari Nadlari . M. Sutrisna Madya Ningsih . M. Sutrisna Madya Ningsih ., M. Sutrisna Madya Ningsih M.Dwi Arisandi Arta . Made Aditya Putra . Made Arie Wahyuni Made Ayu Darmayani . Made Buda Artana . Made Denny Oktariyana Made Ella Sugiasmini . Made Ernia Friskayanti . Made Indra Parmadika . Made Indra Parmadika ., Made Indra Parmadika Made Isma Pratiwi . Made Isma Pratiwi ., Made Isma Pratiwi Made Molik Aridita . Made Molik Aridita ., Made Molik Aridita Made Pasek Swi Shantanu . Made Pebri Suwirsa . Made Veni Irnayanti . Made Wiradarma Setiawan . Made Wiradharma Swastyastu . Made Yogi Astuti . Made Yogi Astuti ., Made Yogi Astuti Mardiana - Maria S. Devi Rande . Maria S. Devi Rande ., Maria S. Devi Rande Md Anggun Ayun Puspa . Meyta Anggaraeni . Meyta Anggaraeni ., Meyta Anggaraeni Mudinillah, Adam Mujayanti Mandasari . Mujayanti Mandasari ., Mujayanti Mandasari N. Budhi Cyntia Dewi . N. Budhi Cyntia Dewi ., N. Budhi Cyntia Dewi Nadia Nesi Krisna Wardani . Ni Gusti Ayu Putu Sischa Monika Sari . NI GUSTI PUTU SARIANI . NI GUSTI PUTU SARIANI ., NI GUSTI PUTU SARIANI Ni Kadek Desi Dwiyantari . Ni Kadek Novianti . Ni Kadek Riana Trisna Dewi . Ni Kadek Riana Trisna Dewi ., Ni Kadek Riana Trisna Dewi Ni Kadek Sinarwati Ni Kadek Sumiyantini . NI KADEK TERA PADMANI . Ni Ketut Juni Kalmi Dewi . Ni Komang Apriska Widiana Putri . Ni Komang Apriska Widiana Putri ., Ni Komang Apriska Widiana Putri Ni Komang Laksmita Ayudiasari . Ni Komang Sri Wahyuni . Ni Luh Ayu Suaslioni . Ni Luh Cahyani Primashanti . Ni Luh Damayanti . Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Novi Ekawati . Ni Luh Novi Ekawati ., Ni Luh Novi Ekawati Ni Luh Nyoman Ari Udiyanti . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita ., Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita Ni Luh Putu Arin Astiari . Ni Luh Putu Asri Damayanti . Ni Luh Restini . Ni Luh Sri Wahyuni . Ni Luh Suarmi . Ni Luh Suarmini . Ni Luh Yadnya Wati . Ni Made Ayu Pradnya Dewi . Ni Made Ayu Pradnya Dewi ., Ni Made Ayu Pradnya Dewi Ni Made Ayu Sawitri . Ni Made Dewi Puspitasari . Ni Made Shanti Widnyani . Ni Made Shanti Widnyani ., Ni Made Shanti Widnyani Ni Made Somertini . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Sukarmiasih . Ni Nyoman Artini . Ni Nyoman Dhiras Hardyanti . Ni Nyoman Meita Jayantini . Ni Nyoman Meita Jayantini ., Ni Nyoman Meita Jayantini Ni Nyoman Perayati . Ni Pt Intan Putri s . Ni Putu Ayu Primayanti . Ni Putu Eka Suratini . Ni Putu Merilyani . Ni Putu Merilyani ., Ni Putu Merilyani Ni Putu Metta Gaurina . Ni Putu Sri Widiutami . Ni Putu Wira Ayu Pradnyani . Ni Wayan Della Praniti . Ni Wayan Meres . Ni Wayan Novi Budiasni . Ni Wayan Ristiani . Ni Wayan Ristiani ., Ni Wayan Ristiani Nyoman Adi Hanggara . Nyoman Adnyani . Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi . Nyoman Dewi Purnawati . Nyoman Dewi Purnawati ., Nyoman Dewi Purnawati Nyoman Ida Adriani . Nyoman Ida Adriani ., Nyoman Ida Adriani Nyoman Trisna Herawati Okky Safitri . Prasaja Suganda . Putu Adhitya Hari Wiguna . Putu Agus Surya Wibawa . Putu Crysma Virmayani . Putu Desy Natalia . Putu Desy Natalia ., Putu Desy Natalia Putu Diah Lestari . Putu Dian Handayani . Putu Dyan Sukmo Paramananda . Putu Edy Suryadi Yasa . Putu Gede Jurnaedi . Putu Hery Ardana Putra . Putu Ivania Cecilia . Putu Mery Oktaviyanti . Putu Putri Suriyani . Putu Ratih Pratiwi . Putu Ryan Damayanti . Putu Sukma Dewi . Putu Vera Lavenia . Putu Youdhitia Saraswati . Putu Yuni Juliani . Putu Yuni Juliani ., Putu Yuni Juliani Putu Yunita Saputri Dewi . Raden Mohamad Herdian Bhakti Raga Fahmy Darmawan . Rani Rahmat . Robin Gita Mandira . Sarifah Muslikah Zen . Sayyidul Azmi . Sayyidul Azmi ., Sayyidul Azmi Tengku Malinda Oktaviani . WANGI WIRATMI . Yerika Silvani Natalia . Yunita Indrawati Kadek . Yunita Indrawati Kadek ., Yunita Indrawati Kadek