Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
Unknown Affiliation

Published : 445 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH JUMLAH KREDIT, NASABAH DAN TENAGA KERJA TERHADAP PROFITABILITAS LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) SE-KECAMATAN BANJAR TAHUN 2012-2014 ., Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita; ., Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak.; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5867

Abstract

Bali merupakan provinsi di Indonesia yang sejak dahulu terkenal akan kebudayaan dan adat istiadat yang dimiliki. Salah satu kebudayaan yang terkenal sampai sekarang yaitu adanya Desa Pakraman. Tahun 1984 pemerintah Bali mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang pendirian Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai lembaga yang didirikan untuk kepentingan pelayanan umum Khususnya bidang perekonomian di Desa dengan tujuan untuk mensejahtrakan masyarakat Desa. Profitabilitas dapat dilihat dari jumlah kredit, nasabah dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah kredit, nasabah dan tenaga kerja terhadap profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung dan melalui perantara atau diperoleh dan di catat oleh pihak lain. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 11 Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dari tahun 2012-2014 di Lembaga Perkreditan Desa (LPD Bagian Barat). Metode analisis data yang digunakan yaitu uji t, uji F dan analisis regresi linier berganda dan pengujian data dilakukan dengan dibantu program SPSS 19. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial Jumlah Kredit, Nasabah dan Tenaga Kerja berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kecamatan Banjar tahun 2012-2014. Pengujian secara simultan menunjukan bahwa Jumlah Kredit, Nasabah dan Tenaga Kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kecamatan Banjar tahun 2012-2014Kata Kunci : Kredit, nasabah, tenaga kerja, profitabilitas Bali is an Indonesian province that since the famous ancient culture and customs will be possessed. One of the famous culture until now that is the DesaPekraman.At 1984 Bali government issued a decree (SK) on the establishment of Rural Credit Institutions (LPD) as an institution established for the benefit of public services, particularly in rural areas of the economy with a view to the welfare of rural communities, Profitability can be seen from the number of credits, customers and workforce. This study aims to determine the effect of the credit amount, customer and labor on profitability Village Credit Institutions. The method used in this research is quantitative data. Source of data used are secondary data, ie data obtained indirectly and through intermediaries or obtained and recorded by others. The samples used were 11 rural credit institutions (LPD) from the year 2012 to 2014 in the village credit institutions (LPD Western). Data analysis method used is the t test, F test and multiple linear regression analysis, and data testing is done with the help of SPSS 19. From the results of this study indicate that the partial amount of credit, labor and customers a significant effect on the profitability of rural credit institutions (LPD) in the district of Banjar years 2012-2014. Simultaneous testing showed that the amount of the credit, customers and workforce jointly significant effect on the profitability of rural credit institutions (LPD) in the district of Banjar years 2012-2014.keyword : credit, customer, employment, profitability
ANALISIS MAKNA KEUNTUNGAN MENURUT PEDAGANG KAKI LIMA DI SEPANJANG JALAN AHMAD YANI SINGARAJA ., Asiyah; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna keuntungan yang dilihat menurut profesi pedagang kaki lima di sepanjang jalan Ahmad Yani di kota Singaraja. Fakta dilapangan menunjukkan semua pedagang kaki lima di jalan Ahmad Yani memiliki latar belakang pendidikan formal yang rendah mengenai bisnis. Namun pedagang kaki lima di jalan Ahmad Yani mampu melihat peluang atau kesempatan untuk usahanya. Pedagang kaki lima tersebut memanfaatkan kesempatan berjualan sepanjang malam hari dikarenakan lebih sedikit pesaing yang menjual makanan dan minuman pada saat malam hari dibandingkan diwaktu lainnya. Dengan jumlah pesaing yang lebih sedikit, kesempatan untuk menarik pembeli semakin besar yang nantinya akan berdampak pada keuntungan yang didapat oleh pedagang kaki lima tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan hermeneutika intensionalisme sebagai metode analisis datanya. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang dengan jenis dagangan penjual nasi kuning sebanyak 9 orang dan penjual es kelapa sebanyak 1 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa makna keuntungan yang terdapat dalam setiap kehidupan pedagang kaki lima sebagai informan dapat digali dan ditafsirkan sehingga terdapat dua makna keuntungan. Makna yang pertama yaitu keuntungan materi dalam bentuk simpanan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sekarang maupun nanti dimasa yang akan datang. Makna yang kedua yaitu keuntungan spritual yang terlihat dari kemauan pedagang kaki lima untuk tetap melaksanakan perintah Allah SWT dalam bentuk sumbangan.Kata Kunci : Pedagang Kaki Lima, Keuntungan, Hermeneutika Intensionalisme. This study was aimed at understanding the meaning of profit viewed from the profession of sidewalk sellers along Jalan Ahmad Yani in Singaraja Town. The fact in the field showed that all sidewalk sellers on Jalan Ahmad Yani have low formal educational background in business. However, they can see the opportunity or chance to sell things throughout the nights because there are fewer competitors who sell food and drink at night compared with other times. With the fewer competitors the chance to attract buyers is greater and in its turn will have an effect on the profit made by the sellers. This study used qualitative method with hermeneutic intensionalism as data analysis method. The number of informants was 10 and the types of goods were yellow rice which was sold by 9 sellers and coconut ice by 1 seller. The result showed that the meaning of profit made in each life of the sidewalk sellers which can be probed and interpreted from the informants falls into two. The first meaning is material profit in the form of savings to be used now and in the future. The second meaning is spiritual benefit as seen in the willingness of the sidewalk sellers to keep obeying God by giving alms.keyword : Sidewalk Seller, Profit, Hermeneutic intensionalism.
PRAKTIK PENYALURAN KREDIT UPACARA NGABEN di LPD RIANG GEDE, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN ., I Putu Yasa Muliadnyana Putra; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur yang diterapkan oleh Lembaga Perkreditan Desa dalam memberikan pinjaman kredit untuk keluarga yang akan melaksanakan upacara ngaben dan alasan memberikan pinjaman kredit tersebut serta mengetahui implikasi pinjaman kredit upacara ngaben terhadap kredit macet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang akan peneliti gunakan adalah sebagai berikut: (1) wawancara (2) observasi, dan (3) dokumentasi. Lembaga Perkreditan Desa didirikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur No. 972 Tahun 1984 tentang Pendirian Lembaga Perkreditan Desa di Provinsi Daerah Tingkat I Bali. Dalam memberikan pinjaman atau kredit, Lembaga Perkreditan Desa sebagai pihak kreditur harus menentukan terlebih dahulu calon debitur yang layak agar jumlah pinjaman atau kredit yang diberikan sesuai. Lembaga Perkreditan Desa Riang Gede dalam memberikan pinjaman kredit menerapkan prosedur diluar prosedur yang seharusnya dilakukan. Ini berlaku khusus untuk keluarga yang akan melaksanakan upacara ngaben saja. Kredit upacara ngaben masuk dalam kategori kredit istimewa. Kredit upacara ngaben sifatnya mendesak. Hal inilah yang melatarbelakangi Lembaga Perkreditan Desa untuk tidak menerapkan prosedur yang berbelit-belit dalam memberikan kredit upacara ngaben. Untuk implikasi terhadap kredit macet sendiri sangat kecil pengaruhnya ini dikarenakan kredit macet tidak hanya disebabkan karena kredit upacara ngaben saja. Dalam menanggulangi kredit macet sendiri Lembaga Perkreditan Desa menerapkan pendekatan kekeluargaan tidak dengan cara-cara yang bisa merugikan masyarakat. Kata Kunci : Lembaga Perkreditan Desa, kredit, upacara ngaben This study was aimed at finding out the procedure followed by Lembaga Perkreditan Desa in lending money to families who planned to hold cremation ceremonies and the reasons for lending and finding out the implication of financing cremation ceremonies for nonperforming loans. This study used qualitative approach. To obtain the data needed in this study, the study used (1) interview, (2) observation, and (3) documentation. Lembaga Perkreditan Desa was established based on The Governor’s Decree No 872, 1984 concerning the establishment of Lembaga Perkreditan Desa in Bali Province. In lending money, Lembaga Perkreditan Desa as creditor has to determine first prospective debtors who meet the requirement in order that the amount of loan is suitable. Lembaga Perkreditan Desa Riang Gede, in lending money determined a procedure other than the one that it had to follow. This applied only for families who planned to hold cremation ceremonies. The loan falls into the category of special loan. Loan for cremation ceremonies is urgent. This was the rationale for the Lembaga Perkreditan Desa not to apply a complicated procedure in financing cremation ceremonies. The nonperforming loans were not only caused by cremation ceremony loans. In handling nonperforming loans the Lembaga Perkreditan Desa used familial approach rather than the ways that inflict financial loss on the part of the people. keyword : Lembaga Perkreditan Desa, Kredit, Cremation Ceremony.
PENGARUH PERTUMBUHAN AKTIVA PRODUKTIF, DANA PIHAK KETIGA DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA TERHADAP KINERJA OPERASIONAL KOPERASI UNIT DESA (KUD) SARI PERTIWI TAHUN 2013-2015 ., Putu Hery Ardana Putra; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan aktiva produktif, dana pihak ketiga dan penggunaan modal kerja terhadap kinerja operasional Koperasi Unit Desa (KUD) Sari Pertiwi tahun 2013-2015. Lokasi penelitian dilakukan pada Koperasi Unit Desa (KUD) “Sari Pertiwi” Desa Dencarik, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah jenis data kuantitatif dengan sumber data sekunder berupa data laporan keuangan milik KUD Sari Pertiwi tahun 2013-2015.Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pertumbuhan aktiva produktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja operasional Koperasi Unit Desa (KUD) Sari Pertiwi, dana pihak ketiga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja operasional Koperasi Unit Desa (KUD) Sari Pertiwi, penggunaan modal kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap operasional Koperasi Unit Desa (KUD) Sari Pertiwi. Secara simultan pertumbuhan aktiva produktif, dana pihak ketiga dan penggunaan modal kerja terhadap kinerja operasional Koperasi Unit Desa (KUD) Sari Pertiwi tahun 2013-2015.Kata Kunci : aktiva produktif, dana pihak ketiga, modal kerja. The study aimed at finding out the effect of productive asset growth, the third-party funds, and the use of working capital on the operational performances of rural unit cooperative “Sari Pertiwi” in 2013-2015. It was conducted at the “Sari Pertiwi” Rural Unit Cooperative in Dencarik Village, Banjar sub-district, Buleleng. The study utilized a quantitative design involving secondary source data in the form of financial report data of Sari Pertiwi Rural Unit Cooperative in 2013-2015. The analysis was conducted by using multiple linear regression supported by SPSS software for Windows. The results of the study indicated that in partial productive asset growth had a positive and significant effect on the operational performances of rural unit cooperative “Sari Pertiwi”, the third-party funds had a positive and significant effect on the operational performances of rural unit cooperative “sari pertiwi”, and the use of working capital had a positive and significant effect on the operational performances of rural unit cooperative “sari pertiwi” Simultaneously productive asset growth, the third-party funds, and the use of working capital had a positive and significant effect on the operational performances of rural unit cooperative “Sari Pertiwi” in 2013-2015.keyword : productive asset, the third-party funds, working capital
Perlakuan Akuntansi Aktiva Tetap Pada Yayasan Dana Punia Singaraja ., Luh Ardiana; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v2i1.3428

Abstract

Aktiva tetap merupakan salah satu komponen dari laporan posisi keuangan yayasan. Oleh karena jumlahnya yang banyak dan material maka dipandang sangat perlu untuk melakukan pencatatan dan tata kelola yang baik terhadap aktiva tetap. Perlakuan akuntansi pada aktiva tetap adalah dimana aktiva tetap dikelola, dicatat dan dilaporkan perdasarkan peraturan perundangan.Yayasan Dana Punia Singaraja adalah salah satu yayasan tertua yang dimana memiliki aktiva tetap yang besar akan tetapi tidak melakukan perlakuan akuntansi secara baik. Oleh karena itu sangat menarik bila dikaji lebih dalam alasan yayasan sebesar itu tidak melakukan pencatatn mengenai aktiva tetap dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui alasan yayasan dana Punia tidak melakukan pencatata aktiva tetap dengan benar, 2) mengetahui nilai aktiva tetap wajar sampai tahun 2013, 3) mengetahui pengaruh nilai aktiva tetap terhadap laporan keuangan yayasan Dana Punia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskrptif dengan pendekatan kualitatif, Sumber data diperoleh dari survey, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan dengan: 1) Menentukan batasan penelitian, 2) Menentuka jenis dan sumber data, 3) Pengumpulan data, 4) Analisis Data dan 5) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan, 1) alasan yayasan Dana Punia tidak melakukan pencatatan sesuai PSAK karena rendahnya kualitas sumber daya manusia, tidak adanya tu tutan akuntabilitas, tidak adanya pengawas independen serta sumbangan yang lebih bersifat sukarela sehingga tidak membutuhkan pertanggungjawaban resmi, 2) pencatatan awal mengenai aktiva tetap dimulai dengan pembuatan rekening-rekening yang berhubungan, menentukan kebijakan akuntansi, dan menghitung nilai aktiva tetap, 3) Pengaruh dari perhitungan yang sesuai dengan PSAK dibanding data awal menunjukan bahwa Rekening Tanah mendapatkan kurang saji sebesar Rp. 5.103.310.000,- Rekening untuk Bangunan seperti Gedung, Aula dsb lebih saji sebesar Rp. 411.956.750,- Rekening Kendaraan lebih saji Rp. 125.000.000,-Rekening Sarana pembelajaran yang mencankup peralatan elektronik baik STKIP-AH maupun SMK lebih saji Rp.702.378.396,- Rekening buku perpustakaan kurang saji Rp. 65.130.000,-.Kata Kunci : Perlakuan akuntansi aktiva tetap, yayasan Dana Punia Singaraja The fixed assets could become one of the components of the financial position report of the Dana Punia Foundation. Since the total number could be very much and material, it was considerably important to make records and good governance towards the fixed assets. The accounting treatment on the fixed assets was an attempt to manage the fixed assets, to record and to make report based on the rules. The Foundation of Dana Punia is one of the oldest foundations which had very large fixed assets; however, it did not make good accounting treatment. It was therefore very interesting to make deeper study, since this big foundation did not make accurate recording to its fixed assets. The study aimed at: 1) finding out the reasons why the foundation did not make any records of the fixed assets accurately, 2) find out the reasonable fixed assets until 2013, 3) find out the effect of the fixed assets value towards financial report of Dana Punia foundation. This study utilized a descriptive research method with a qualitative approach. The data resource was obtained from survey, interview, library study and documentation which was analyzed using a qualitative approach. The study was conducted by: 1) determining the scope of the study, 2) determining the types and resources of data, 3) collecting data, 4) Analyzing data, and 5) drawing conclusion. The results of the study indicated that: 1) the reasons why Dana Punia foundation did not make any accurate records, because of low quality of human resources, there was no demands of accountability , there was found no independent monitoring or control, as well as the contribution from the society was voluntarily, so that it did not need any detailed formal accountability, 2) the records of the fixed assets started from making related accounts, determining accounting policy, and counting fixed assets, 3) the effect of the accurate accounting compared with the primary data, indicated that the account of the land had lower estimation or calculation of the total Rp. 5.103.310.000,- The account of the buildings, and auditorium had higher calculation of about 411.956.750. The transport account had higher calculation or estimation for about 125.000.000. The account of the instructional infrastructure involving electronic equipment both belonged to the STKIP-AH, and SMK school had higher calculation and estimation for about 702.378.396,- while the account of library books had lower calculation or estimation for about 65.130.000.-keyword : accounting treatment of fixed assets, Dana Punia foundation Singaraja
Analisis Reaksi Pasar Atas Pengumuman Dividen Sebelum Dan Sesudah Ex-dividend Date Pada perusahaan Manufaktur ., I Nyoman Ediawan; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat reaksi pasar atas pengumuman dividen yang diukur dengan abnormal return sebelum dan sesudah ex-dividend date pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2014. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 42 perusahaan, dimana teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi non partisipan, yaitu pengumpulan data dimana peneliti tidak terlibat secara langsung dengan gejala-gejala yang diamati. Analisis data yang digunakan adalah paired simple test yang diolah menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara abnormal return sebelum dan sesudah ex-dividend date. Hal ini berarti tidak terdapat reaksi pasar atas pengumuman dividen sebelum dan sesudah ex-dividend date pada perusahaan Manufaktur yang terdatar di Buersa Efek Indonesia tahun 2014. Kata Kunci : Reaksi Pasar, Dividen, Ex-dividend Date This present study is intended to identify whether the market reacted against the announcement of dividend which was measured using the abnormal return prior to and after the ex-dividend date at the manufacturing companies registered at the Indonesia’s Stock Exchange in 2014. This present study is a quantitative study. The population of the study included the manufacturing companies registered at the Indonesia’s Stock Exchange in 2014. The samples included 42 companies determined using the sampling purposive technique. The data were collected through non participatory observation, meaning that the researcher was not directly involved in what had been observed. The data were analyzed using the paired simple test and were processed using SPSS. The result of the study showed that the abnormal return before the ex-dividend date was not significantly different from that after the ex-dividend date, meaning that the market did not react against the announcement of dividend prior to and after the ex-dividend date in the manufacturing companies registered in the Indonesia’s Stock Exchange in 2014.keyword : Market Reaction, Dividend, Ex-dividend Date
PENGARUH SKEPTISME PROFESIONAL, PENGALAMAN AUDITOR, DAN KEAHLIAN AUDIT TERHADAP KETEPATAN PEMBERIAN OPINI OLEH AUDITOR (Studi Empiris pada Inspektorat Kabupaten Buleleng, Kabupaten Bangli dan Kabupaten Karangasem) ., I Putu Sukendra; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4690

Abstract

Keberhasilan Inspektorat dalam mengemban misi pemeriksaan sangat tergantung dari upaya dan kualitas para auditornya. Auditor sebagai ujung tombak dari pelaksanaan kegiatan pemeriksaan sering kali dipengaruhi oleh skeptisme professional, pengalaman dan keahlianya dalam melaksanakan audit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh skeptisme profesional auditor terhadap ketepatan pemberian opini oleh auditor, 2) pengaruh pengalaman auditor terhadap ketepatan pemberian opini oleh auditor, 3) pengaruh keahlian audit terhadap ketepatan pemberian opini oleh auditor. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah semua auditor yang bekerja pada Inspektorat Kabupaten Buleleng, Kabupaten Bangli dan Kabupaten Karangasem. Dengan Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 33 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui field research dengan cara membagikan kuesioner kepada responden. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan program SPSS V19 yang meliputi: 1) uji validitas dan uji reabilitas, 2) uji asumsi klasik, 3) uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) skeptisme profesional berpengaruh signifikan positif terhadap ketepatan pemberian opini oleh auditor, 2) pengalaman auditor berpengaruh signifikan positif terhadap ketepatan pemberian opini oleh auditor, 3) keahlian audit berpengaruh signifikan positif terhadap ketepatan pemberian opini oleh auditor. Dan dalam penelitian ini ditemukan bahwa variabel skeptisme profesional memiliki pengaruh yang paling dominan terhadap ketepatan pemberian opini oleh auditor. Kata Kunci : opini audit, skeptisme professional, pengalaman auditor, keahlian audit The success of the Inspectorate Office in holding the investigation mission greatly depends on the effort and quality of their auditors. Auditor as the spearhead of the inspecting activities is very often influenced by their professional scepticism, experiences, and expertice in conducting the process of auditing. The study was conducted in order to find out: (1) the effect of auditor’s professional scepticism on the accuracy in giving opinion by the auditor, (2) the effect of auditor’s experiences on the accuracy in giving opinion by the auditor, and (3) the effect of auditing expertice on the accuracy in giving opinion by the auditor. The population were all about 33 respondents consisting of all auditor staffs working for the Inspectorate office around Buleleng, Bangli, and Karangasem regencies. The study utilized quantitative data, obtained from either the primary as well as secondary sources, collected by using field research by distributing questionnaires to all respondents. The analysis was conducted based on SPSS v.19 program, consisting of 1) evaluating validity and reliability, 2) classical assumption testing, 3) hypothesis testing. The results indicated that: (1) the auditor’s professional scepticism had a positive significant affect on the accuracy in giving opinion by the auditor, (2) the auditor’s experiences had a positive significant effect on the accuracy in giving opinion by the auditor, and (3) the auditing expertice had a positive significant effect on the accuracy in giving opinion by the auditor. In this study the variable of the auditor’s professional scepticism had the most dominant effect on the accuracy in giving opinion by the auditor. keyword : auditor’s opinion, professional scepticism, auditor’s experiences, auditing expertice
Penilaian Kinerja dengan Perspektif Balanced Scorecard pada Bank Mandiri Taspen Pos Kabupaten Karangasem ., Putu Dyan Sukmo Paramananda; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., I Gusti Ayu Purnamawati, S.E.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.8097

Abstract

Perusahaan pada dewasa ini berada di tengah-tengah persaingan bisnis yang cukup ketat. Oleh karena itu, perusahaan terus berupaya untuk merumuskan dan menyempurnakan strategi-strategi bisnis mereka dalam rangka memenangkan persaingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Bank Mandiri Taspen Pos Kabupaten Karangasem dengan menggunakan perspektif Balanced Scorecard.Metode pengumpulan data yaitu wawancara, survey dengan menggunakan kuisioner, dan dokumentasi. Skala pengukuran data dengan skala likert. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan yang dicapai sudah sesuai dengan standar yang telah ditentukan dan perspektif keuangan menunjukkan hasil yang cukup baik bahkan terus mengalami perkembangan yang baik, dari perspektif pelanggan terlihat bahwa Bank Mandiri Taspen Pos Kabupaten Karangasem sudah dapat mempertahankan pelanggan lama dan selain itu sudah mampu meningkatkan jumlah pelanggan baru untuk setiap tahunnya, selanjutnya perspektif proses internal bisnis menunjukkan bahwa kinerja pelayanan yang diberikan oleh Bank Mandiri Taspen Pos Kabupaten Karangasem dianggap sangat baik, dan dilihat dari hasil analisis perspektif pembelajaran dan pertumbuhan sudah baik, ditandai dengan jumlah karyawan yang mengikuti pelatihan untuk setiap tahun meningkat dan selain itu karyawan sudah disiplin dalam bekerja.Kata Kunci : Kinerja, Balanced Scorecard In the adult company is in the midst of business competition tough. Hence, the company will keep trying to formulate the strategies and completing their business in order to win the competition. This research aims to understand the performance of Bank Mandiri Taspen Pos Kabupaten Karangasem by using the perspective of a balanced scorecard.Data collection method namely interview, survey by using kuisioner, and documentation. A scale of measurement data with likert scale. Data analyzed by using analysis of multiple regression with the help of a version of the program SPSS 22. This research result indicates that financial performance reached is according to the standard that has been dictated and financial perspective shown the result is a good enough even continue to suffered good development, from the perspective of customers it can be seen that Bank mandiri Taspen Pos Kabupaten Karangasem are already able to maintain customers long and besides are able to increase the number of new customers to every year, next perspective an internal process business shows that the performance of the service provided by a Bank mandiri Taspen Pos Kabupaten Karangasem is considered very good, and seen from the results of the analysis perspective learning and growth is good, characterized by number of employees who follow training for each year increase from year to year and besides employees have their discipline.keyword : Performance, Balanced Scorecard
ANALISIS TERHADAP LAPORAN KEBERLANJUTAN PERUSAHAAN BERDASARKAN GLOBAL REPORTING INITIATIVE G4 (Studi Kasus pada PT Pertamina (Persero)) ., Ni Nyoman Meita Jayantini; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar tingkat pengungkapan informasi ekonomi, sosial, lingkungan dan untuk mengetahui aspek yang menjadi fokus pengungkapan (apakah aspek ekonomi, sosial, lingkungan) pada laporan keberlanjutan PT Pertamina (Persero) berdasarkan Global Reporting Initiative (GRI) G4. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Periode 2014 merupakan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini, karena pada periode ini perusahaan telah mengimplementasikan GRI G4 dalam penyusunan laporan keberlanjutannya. PT Pertamina (Persero) adalah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang usaha energi yaitu minyak dan gas bumi serta kegiatan lain yang terkait dengan kegiatan usaha di bidang energi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua item dari GRI G4 diungkapkan dalam laporan keberlanjutan. Besar tingkat pengungkapan untuk Informasi Pengungkapan Standar Umum adalah sebesar 88%. Sedangkan Informasi Pengungkapan Standar Khusus yang dibagi menjadi tiga yaitu Aspek Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan besar tingkat pengungkapannya adalah Aspek Ekonomi 67%, Aspek Lingkungan 35%, dan Aspek Sosial 40%, hal ini menunjukkan informasi yang menjadi fokus pengungkapan diantara ketiga aspek Pengungkapan Standar Khusus adalah Aspek Ekonomi.Kata Kunci : Pengungkapan Pertanggungjawaban Sosial Perusahaan, Laporan Keberlanjutan, Global Reporting Initiative G4. This present study is intended to identify to what extent economic, social and environmental information can be disclosed, and to identify the focus of the disclosure of economic, social and environmental aspects in the report of the sustainability of PT Pertamina (Persero) based on the Global Reporting Initiative (GRI) G4. This present study used the qualitative descriptive method, and the secondary data. The information on what took place in 2014 was used as the data. The reason is that in 2014 the company implemented the GRI G4 when preparing the report of its sustainability. PT Pertamina (Persero) is a State-owned Company which deals with energy, that is, oil and natural gas and other energy-related activities. The result of the study shows that not all aspects of GRI G4 were disclosed in the report sustainability. The extent to which the information was disclosed was 88%. And as far as the disclosure of the Information on the Disclosure of Specific Standard is concerned, the Economic Aspect was disclosed 67%, the Environmental Aspect was disclosed 35%, and the Social Aspect was disclosed 40%, meaning that the information on the disclosure of the three aspects of the Disclosure of Specific Standard was the Economic Aspect. keyword : Disclosure of the Company’s Social Responsibility, Report of Sustainability, Global Reporting Initiative G4
ANALISIS PENERAPAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAANKEUANGAN ORGANISASI KEAGAMAAN PADA GEREJA KATOLIK STASI SANTA SISILIA KLUNGKUNG ., Maria S. Devi Rande; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengelolaan dan pelaporan keuangan pada Gereja Katolik Stasi Santa Sisilia Klungkung serta bagaimana pelaporan keuangan pada Gereja Katolik Stasi Santa Sisilia Klungkung dapat menjamin terselenggaranya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data skunder yang diperoleh dari hasil wawancara dengan informan serta, data primer yaitu data yang didapat dari Gereja Katolik Santa Sisilia seperti rekening bank dan laporan keuangan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil Penelitian penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh gereja, memiliki tiga fase yaitu: dimulai dari fase perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dalam pelaporan keuangannya, gereja membuat laporan pada setiap bulan yang diperiksa oleh pastor paroki, setelah itu di laporkan kepada keuskupan. Akuntabilitas gereja tercermin dari laporan keuangan yang dibuat setiap bulannya. Sedangkan, untuk transparansi, cukup transparan baik dalam penganggaran, akses informasi dan pelaporannya. Kata Kunci : Gereja, Pengelolaan, Pelaporan, Akuntabilitas, Transparansi This study was aimed at finding out how the process of financial management and financial report in Catholic Church Stasi Santa Sisilia Klungkung is and how the financial report in Catholic Church Stasi Santa Sisilia Klungkung can ensure the implementation of transparent and accountable financial reporting. This study used qualitative method. The data used came from secondary data source obtained from an interview with the informants, and primary data obtained from Catholic Church Santa Sisilia Klungkung such as bank accounts and financial reports. The data were collected using in-depth interview, observation, and documentation. The results showed that the financial report written by the church has three phases: starting from planning, implementation and evaluation. In the financial report, the church writes a report every month and is checked by the parochial pastor, after that it is reported to the bishop. The accountability of the church is reflected from the financial report made every month. While from the point of view of transparency, it is transparent enough, both in budgeting, information access and reporting. keyword : Church, Management, Reporting, Accountability, Transparency
Co-Authors ., Agus Purwanto ., Asiyah ., Ayu Damayanti Ni Putu ., Desak Putu Ayu Diah Dewantari ., Desak Putu Nitya Dewi ., Gede Widia Agustana ., Gusti Ayu Putu Sri Indrawati ., Hairun Nisak ., I Dewa Ayu Kade Sandra Wati ., I Gede Andi Suta Darmawan ., I Gede Puguh Harka Pancala ., I Gusti Agung Gede Dharma Putra ., I Gusti Ayu Erika Pradini Putri ., I Gusti Ayu Rani Desi Andari ., I Kadek Dwi Gede Surya Widarta ., I Kadek Surya Mandarin ., I Ketut Astawa ., I Made Parta Cahya Semadi ., I Made Yogi Artha Ardana ., I Putu Gede Arief Darmawan ., I Wayan Adi Suarnata ., I Wayan Edy Suputra ., Ida Ayu Ketut Susila Dewi ., Kadek Ari Saputra ., Kadek David Warisando ., Kadek Dodik Arianta ., Kadek Nanik Arismawati ., Kadek Nike Krisnayanti ., Kadek Septa Riadi ., Kadek Sintia Purnami ., Kadek Sri Astiti ., Kadek Suambawa ., Kd Dwi Pande Wahyuda ., Ketut Suci Widiasri ., Komang Agus Wiriawan ., Komang Sonia Kartika Dewi ., Komang Yeti Riani ., Luh Eni Sulasmi ., Luh Pt Eka Widyasari ., Luh Putu Dewi Sulistiani ., M.Dwi Arisandi Arta ., Made Ella Sugiasmini ., Made Pebri Suwirsa ., Made Veni Irnayanti ., Made Wiradarma Setiawan ., Md Anggun Ayun Puspa ., Nadia Nesi Krisna Wardani ., Ni Kadek Sumiyantini ., Ni Komang Laksmita Ayudiasari ., Ni Luh Ayu Suaslioni ., Ni Luh Cahyani Primashanti ., Ni Luh Sri Wahyuni ., Ni Luh Yadnya Wati ., Ni Made Ayu Sawitri ., Ni Made Dewi Puspitasari ., Ni Made Somertini ., Ni Nyoman Artini ., Ni Nyoman Dhiras Hardyanti ., Ni Putu Ayu Primayanti ., Ni Putu Metta Gaurina ., Ni Putu Sri Widiutami ., Ni Putu Wira Ayu Pradnyani ., Ni Wayan Meres ., Nyoman Adi Hanggara ., Putu Adhitya Hari Wiguna ., Putu Agus Surya Wibawa ., Putu Crysma Virmayani ., Putu Dian Handayani ., Putu Dyan Sukmo Paramananda ., Putu Edy Suryadi Yasa ., Putu Hery Ardana Putra ., Putu Ivania Cecilia ., Putu Mery Oktaviyanti ., Putu Sukma Dewi ., Putu Vera Lavenia ., Rani Rahmat ., Sarifah Muslikah Zen ., Tengku Malinda Oktaviani ., Yerika Silvani Natalia Abdurrahman . Agus Purwanto . Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Anak Agung Gede Sugianthara Anastasia Indah Ayu Purnama . Ari Surya Darmawan Arzia Biwi . Asiyah . Ayu Damayanti Ni Putu . Ayu Dwi Purwatiasih . Ayu Komang Dewi Lestari . Darmada Dewa Kadek . Darmada Dewa Kadek ., Darmada Dewa Kadek Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. . Desak Putu Ayu Diah Dewantari . Desak Putu Nitya Dewi . Dirgayusa Sukma Putra . Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK . Erni Yuliani . Erni Yuliani ., Erni Yuliani Evy Drivayanti Kadek . Gebby Yunita Wiguna . Gebby Yunita Wiguna ., Gebby Yunita Wiguna Gede Adi Yuniarta Gede Adi Yuniarta, SE.AK . gede angga restu diana . Gede Arie Pandu . Gede Arie Pandu ., Gede Arie Pandu Gede Ngurah Putra Darma Sesana . Gede Ngurah Putra Darma Sesana ., Gede Ngurah Putra Darma Sesana Gede Suliastwina Permana . Gede Suliastwina Permana ., Gede Suliastwina Permana Gede Widia Agustana . Gerry Hartajunika . Gerry Hartajunika ., Gerry Hartajunika Gusti Ayu Made Firma Pratiwi . Gusti Ayu Putu Sri Indrawati . Hairun Nisak . I B Angge Artadharma . I B Angge Artadharma ., I B Angge Artadharma I Dewa Ayu Kade Sandra Wati . I Gede Abdi Adnyanan Giri . I Gede Abdi Adnyanan Giri ., I Gede Abdi Adnyanan Giri I Gede Andi Suta Darmawan . I Gede Arya Satya Prattama . I Gede Oka Wiradana . I Gede Puguh Harka Pancala . I Gede Satwika Darmawan . I Gede Satwika Darmawan ., I Gede Satwika Darmawan I Gede Tio Pratama . I Gede Tio Pratama ., I Gede Tio Pratama I Gusti Agung Gede Dharma Putra . I Gusti Ayu Erika Pradini Putri . I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Ayu Rani Desi Andari . I Gusti Lanang Agung Musdananda . I Gusti Lanang Agung Musdananda ., I Gusti Lanang Agung Musdananda I Gusti Ngurah Dwi Purna Wijaya . I Kadek Agus Adytia Merta . I Kadek Agus Adytia Merta ., I Kadek Agus Adytia Merta I Kadek Dwi Gede Surya Widarta . I Kadek Endy Pardina Nova . I Kadek Endy Pardina Nova ., I Kadek Endy Pardina Nova I Kadek Surya Mandarin . I Ketut Astawa . I Ketut Selamet Kelana Putra . I Ketut Selamet Kelana Putra ., I Ketut Selamet Kelana Putra I Komang Dodi Hersana . I Made Aldiasta . I Made Parta Cahya Semadi . I Made Pradana Adiputra I Made Yogi Artha Ardana . I Nyoman Ediawan . I Nyoman Ediawan ., I Nyoman Ediawan I Nyoman Tri Esaputra . I Nyoman Tri Esaputra ., I Nyoman Tri Esaputra I Putu Eva Prasetya . I Putu Gede Arief Darmawan . I Putu Gede Diatmika I Putu Sukendra . I Putu Teguh Sugiartha . I Putu Yasa Muliadnyana Putra . I Putu Yasa Muliadnyana Putra ., I Putu Yasa Muliadnyana Putra I Wayan Adi Suarnata . I Wayan Edy Suputra . I Wayan Iwan Pradnyana . I Wayan Iwan Pradnyana ., I Wayan Iwan Pradnyana Ida Ayu Ketut Susila Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi ., Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi Ida Bagus Gede Sumardika . Ida Bagus Gede Sumardika ., Ida Bagus Gede Sumardika Indah Sathyaningsih Putu . Kadek Adi Suwandana . Kadek Adi Suwandana ., Kadek Adi Suwandana Kadek Ari Saputra . Kadek Ayu Pramita Dewi . Kadek Ayu Sinta Wijayantini . Kadek Ayu Yulianita Dewi . Kadek David Warisando . Kadek Dodik Arianta . Kadek Krisna Aris Pitasari . Kadek Lia Lestari . Kadek Lia Lestari ., Kadek Lia Lestari Kadek Marlina Nalarreason . Kadek Nanik Arismawati . Kadek Nike Krisnayanti . Kadek Ratna Mustika Sari . Kadek Ratni Prabandani . Kadek Ratni Prabandani ., Kadek Ratni Prabandani Kadek Rudyana . Kadek Rudyana ., Kadek Rudyana Kadek Septa Riadi . Kadek Sintia Purnami . Kadek Sri Astiti . Kadek Suambawa . Kadek Supri Budiadnyana . Kadek Supri Budiadnyana ., Kadek Supri Budiadnyana Kadek Vera Damayanti . Kadek Witha Erayani . Kadek Witha Erayani ., Kadek Witha Erayani Kd Dwi Nova Sucipta . Kd Dwi Nova Sucipta ., Kd Dwi Nova Sucipta Kd Dwi Pande Wahyuda . Kd Wiwik Wirayuni . Ketut Angga Yudiastrawan . Ketut Angga Yudiastrawan ., Ketut Angga Yudiastrawan Ketut Aristina Dewi . Ketut Suci Widiasri . Ketut Yeni Paramita Setianingsih . Komang Agus Wiriawan . Komang Ayu Satyaningsih . Komang Gede Suriani Suan Dewi . Komang Sonia Kartika Dewi . Komang Tri Resmini . Komang Triana Windartini . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri ., Komang Try Wahyuni Kusuma Putri Komang Yeti Riani . Lilya Andriani . Lucy Sri Musmini Luh Alit Suartini . Luh Alit Suartini ., Luh Alit Suartini Luh Ardiana . Luh Artining Miradewi . Luh Eni Sulasmi . Luh Ida Agustini . Luh Ida Agustini ., Luh Ida Agustini Luh Pt Eka Widyasari . Luh Putu Dewi Sulistiani . Luh Putu Eka Prastyanti . Luh Putu Eka Prastyanti ., Luh Putu Eka Prastyanti Luh Putu Pitesa Wirawati . Lutfiah . Lutfiah ., Lutfiah M Tantowi Jauhari Nadlari . M. Sutrisna Madya Ningsih . M. Sutrisna Madya Ningsih ., M. Sutrisna Madya Ningsih M.Dwi Arisandi Arta . Made Aditya Putra . Made Arie Wahyuni Made Ayu Darmayani . Made Buda Artana . Made Denny Oktariyana Made Ella Sugiasmini . Made Ernia Friskayanti . Made Indra Parmadika . Made Indra Parmadika ., Made Indra Parmadika Made Isma Pratiwi . Made Isma Pratiwi ., Made Isma Pratiwi Made Molik Aridita . Made Molik Aridita ., Made Molik Aridita Made Pasek Swi Shantanu . Made Pebri Suwirsa . Made Veni Irnayanti . Made Wiradarma Setiawan . Made Wiradharma Swastyastu . Made Yogi Astuti . Made Yogi Astuti ., Made Yogi Astuti Mardiana - Maria S. Devi Rande . Maria S. Devi Rande ., Maria S. Devi Rande Md Anggun Ayun Puspa . Meyta Anggaraeni . Meyta Anggaraeni ., Meyta Anggaraeni Mudinillah, Adam Mujayanti Mandasari . Mujayanti Mandasari ., Mujayanti Mandasari N. Budhi Cyntia Dewi . N. Budhi Cyntia Dewi ., N. Budhi Cyntia Dewi Nadia Nesi Krisna Wardani . Ni Gusti Ayu Putu Sischa Monika Sari . NI GUSTI PUTU SARIANI . NI GUSTI PUTU SARIANI ., NI GUSTI PUTU SARIANI Ni Kadek Desi Dwiyantari . Ni Kadek Novianti . Ni Kadek Riana Trisna Dewi . Ni Kadek Riana Trisna Dewi ., Ni Kadek Riana Trisna Dewi Ni Kadek Sinarwati Ni Kadek Sumiyantini . NI KADEK TERA PADMANI . Ni Ketut Juni Kalmi Dewi . Ni Komang Apriska Widiana Putri . Ni Komang Apriska Widiana Putri ., Ni Komang Apriska Widiana Putri Ni Komang Laksmita Ayudiasari . Ni Komang Sri Wahyuni . Ni Luh Ayu Suaslioni . Ni Luh Cahyani Primashanti . Ni Luh Damayanti . Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Novi Ekawati . Ni Luh Novi Ekawati ., Ni Luh Novi Ekawati Ni Luh Nyoman Ari Udiyanti . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita ., Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita Ni Luh Putu Arin Astiari . Ni Luh Putu Asri Damayanti . Ni Luh Restini . Ni Luh Sri Wahyuni . Ni Luh Suarmi . Ni Luh Suarmini . Ni Luh Yadnya Wati . Ni Made Ayu Pradnya Dewi . Ni Made Ayu Pradnya Dewi ., Ni Made Ayu Pradnya Dewi Ni Made Ayu Sawitri . Ni Made Dewi Puspitasari . Ni Made Shanti Widnyani . Ni Made Shanti Widnyani ., Ni Made Shanti Widnyani Ni Made Somertini . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Sukarmiasih . Ni Nyoman Artini . Ni Nyoman Dhiras Hardyanti . Ni Nyoman Meita Jayantini . Ni Nyoman Meita Jayantini ., Ni Nyoman Meita Jayantini Ni Nyoman Perayati . Ni Pt Intan Putri s . Ni Putu Ayu Primayanti . Ni Putu Eka Suratini . Ni Putu Merilyani . Ni Putu Merilyani ., Ni Putu Merilyani Ni Putu Metta Gaurina . Ni Putu Sri Widiutami . Ni Putu Wira Ayu Pradnyani . Ni Wayan Della Praniti . Ni Wayan Meres . Ni Wayan Novi Budiasni . Ni Wayan Ristiani . Ni Wayan Ristiani ., Ni Wayan Ristiani Nyoman Adi Hanggara . Nyoman Adnyani . Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi . Nyoman Dewi Purnawati . Nyoman Dewi Purnawati ., Nyoman Dewi Purnawati Nyoman Ida Adriani . Nyoman Ida Adriani ., Nyoman Ida Adriani Nyoman Trisna Herawati Okky Safitri . Prasaja Suganda . Putu Adhitya Hari Wiguna . Putu Agus Surya Wibawa . Putu Crysma Virmayani . Putu Desy Natalia . Putu Desy Natalia ., Putu Desy Natalia Putu Diah Lestari . Putu Dian Handayani . Putu Dyan Sukmo Paramananda . Putu Edy Suryadi Yasa . Putu Gede Jurnaedi . Putu Hery Ardana Putra . Putu Ivania Cecilia . Putu Mery Oktaviyanti . Putu Putri Suriyani . Putu Ratih Pratiwi . Putu Ryan Damayanti . Putu Sukma Dewi . Putu Vera Lavenia . Putu Youdhitia Saraswati . Putu Yuni Juliani . Putu Yuni Juliani ., Putu Yuni Juliani Putu Yunita Saputri Dewi . Raden Mohamad Herdian Bhakti Raga Fahmy Darmawan . Rani Rahmat . Robin Gita Mandira . Sarifah Muslikah Zen . Sayyidul Azmi . Sayyidul Azmi ., Sayyidul Azmi Tengku Malinda Oktaviani . WANGI WIRATMI . Yerika Silvani Natalia . Yunita Indrawati Kadek . Yunita Indrawati Kadek ., Yunita Indrawati Kadek