Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Metode Sugesti Imajinasi terhadap Kemampuan Menulis Teks Puisi pada Siswa Kelas VIII SMP Swasta Pabaku Stabat Maulina; Butar-butar, Charles
Tsaqila | Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/tjpt.v4i2.523

Abstract

Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh metode eksperimen terhadap kemampuan menulis teks puisi pada siswa kelas VIII SMP Swasta Pabaku Stabat Tahun Pembelajaran 2022/2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajarn menggunakan metode sugesti imajinasi terhadap kemampuan menulis teks puisi pada siswa kelas VIII SMP Swasta Pabaku Stabat Tahun Pembelajaran 2022/2023. Populasi adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Swasta Pabaku Stabat yang berjumlah 67 siswa. Sedangkan sampel diambil sebanyak dua kelas, yaitu 35 siswa sebagai kelas kontrol yang menggunakan model konvesional dan 32 orang siswa sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran eksperimen. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian “Ada Pengaruh Metode Sugesti Imajinasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Puisi”. Pelaksanaan penelitian ini peneliti menggunakan metode eksperimen untuk melihat ada pengaruh perbedaan antara dua variabel. Instrumen penelitian yang digunakan adalah berupa tes. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji-t.Berdasarkan hasil analisis uji statistik penelitian ini telah menjawab hipotesis yakni: memperoleh nilai rata-rata perbedaan antara tes kelas kontrol dengan rata- rata 74,43) dengan nilai tes eksperimen dengan rata-rata 87,66 dan t hitung > t tabel (6,85 > 1,668). Maka Ha diterima dan H0 ditolak dengan hipotesis yang berbunyi “Ada Pengaruh Metode Sugesti Imajinasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Pusis kelas VIII SMP Swasta Pabaku Stabat tahun pembelajaran 2022/2023
GAYA BAHASA DAN DIKSI PERLAWANAN DALAM SAJAK ORANG LAPAR KARYA W.S. RENDRA: KAJIAN STILISTIKA Febryana, Mutia; Butar-Butar, Charles
LUMBUNG AKSARA Vol 5 No 2 (2025): Lumbung Aksara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP-UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/lumra.v5i2.1261

Abstract

The poem "Sajak Orang Lapar" by W.S. Rendra is a literary work that represents the voice of social resistance against inequality and injustice experienced by the lower classes. This study aims to describe the style of language and diction used by Rendra as a means of expressing social criticism in the poem. The approach used is a stylistic study with a qualitative descriptive method. Data in the form of words, phrases, and sentences containing elements of style of language and diction of resistance were collected through reading and note-taking techniques. The results of the study show that Rendra utilizes the style of language of metaphor, hyperbole, irony, and repetition to emphasize the suffering and social anger of the oppressed. The chosen diction reflects collective awareness of structural inequality and becomes a symbol of resistance against the oppressive system. The conclusion of this study is that the style of language and diction in "Sajak Orang Lapar" function not only as aesthetic means, but also as a medium for social and moral advocacy for society.
Peran Tradisi Lisan Mitos Tona dan Pola dalam Mewariskan Budaya dan Kearifan LokaL Pada Masyarakat Batak Toba Butar-butar, Charles; Isman, Mhd; Syamsuryurnita, Syamsuryurnita
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2021): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.72 KB) | DOI: 10.30596/bahterasia.v2i1.6536

Abstract

Penelitian ini menawarkan solusi kebijakan terhadap keadaan Danau Toba yang semakin tergerus, yaitu dengan pemanfaatan kearifan lokal dan budaya masyarakatnya sebagai instrument natural. Masyarakat Batak Toba secara umum masih patuh terhadap norma budaya yang diwariskan oleh leluhurnya misalnya pantangan perkawinan semarga dan pantangan lainnya. Penelitian yang dilakukan dengan kontrak Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Sesuai dengan Kontrak Penelitian Nomor: 313/II.3-AU/UMSU-LP2M/C/2018. Norma ini biasanya diwariskan dengan cara lisan dan cerita rakyat. Hasil analisis dapat pembuktian motif dan kontribusi cerita rakyat sebagai kearifan lokal dapat melestarikan ekosistem daerahnya. Penelitian ini dilakukan di seputaran Pulau Samosir termasuk lingkar luarnya. Responden yang terpilih adalah penduduk setempat, yaitu orang-orang yang masih mengetahui cerita tentang situs yang sudah terindentifikasi. Pemilihan responden ini didasari teknik bola salju, yaitu penentuan respondennya adalah hasil rekomendasi responden yang sudah ada sebelumnya. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu data berupa verbal bersifat naturalistik. Teknik alisis yang digunakan adalah teknik interpretatif, yaitu pemaknaan sesuai dengan teori yang sudah dirujuk. Hasil penelitian ini adalah menemukan 80 situs mitos yang disampaikan secara lisan dan menjadi suatu sumber norma dan etika dalam menyikapai hidup dengan ekosistem manusia yang di sekitarnya. Temuannya setiap situs mitos memiliki cerita rakyat sehingga dibuat menjadi motif terjadinya situs tersebut. Setelah dilakukan FGD, Cerita rakyat tersebut dapat dikategorikan kedalam 1. Kearifan lokal dan budaya menjaga harmoniasasi air; 2. Kearifan lokal dan budaya menjaga harmonisasi pohon atau tumbuh-tuhan; 3. Kearifan lokal dan budaya menjaga harmonisasi tanah; 4. Kearifan lokal dan budaya menjaga harmonisasi batu.Kata Kunci: Kearifan Lokal, Tradisi Lisan, Budaya