Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KEBIJAKAN INSENTIF PAJAK, REFORMASI ADMINISTRASI PERPAJAKAN DAN PEMAHAMAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK Putri, Resti Aulia; Kurniawan, M Orba; Sahri, Yulian; Mizan, Mizan; Fakhriansyah, M.
Balance : Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 9, No 1 (2024): Balance : Jurnal Akuntansi dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jab.v9i1.8272

Abstract

The aim of this research is to determine the influence of tax incentive policies, tax administration reform and tax understanding on taxpayer compliance either partially or simultaneously. The type of research used is associative research. Respondents in this research included 100 taxpayers registered at the Ilir Timur KPP, Palembang City. The data collection technique is by using and questionnaire. The data analysis method used in this research is a quantitative method. The research results show that Tax Incentive Policy, Tax Administration Reform and Tax Understanding together influence taxpayer compliance. Partially Tax Administration Reform has an effect on Taxpayer Compliance, while Tax Incentive Policy and Tax Understanding have no effect on Taxpayer Compliance.
Perbandingan Berbagai Pendekatan Gastroretentive Drug Delivery System (GRDDS): Floating, Mucoadhesive, Swelling, dan Expandable Systems Mutia, Annisa; Putri, Resti Aulia; Arvi Nanda, Ginna; Permata Auliya, Syakirah; Antoni, Naila Awalia; Tri Hartini, Putri
FARMASIS: Jurnal Sains Farmasi Vol 7 No 1 (2026): Farmasis: Jurnal Sains Farmasi Vol 7. No. 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/edryxg51

Abstract

Latar Belakang: Gastroretentive Drug Delivery System (GRDDS) dikembangkan untuk memperpanjang waktu tinggal sediaan oral di lambung sehingga meningkatkan bioavailabilitas obat yang memiliki jendela absorpsi sempit, kelarutan bergantung pH, atau aksi lokal di lambung. Tujuan: Tinjauan ini bertujuan membandingkan berbagai pendekatan GRDDS, yaitu sistem floating, mucoadhesive, swelling, dan expandable, berdasarkan karakteristik formulasi, polimer yang digunakan, serta hasil kinerja yang dilaporkan. Metode: Kajian pustaka dilakukan menggunakan artikel penelitian asli yang diperoleh dari basis data Publish or Perish, Google Scholar, dan ScienceDirect yang diterbitkan pada tahun 2021–2026. Sebanyak 30 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dipilih dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa sistem floating merupakan pendekatan yang paling banyak diteliti dengan proporsi 63,3% dari seluruh studi, diikuti sistem mucoadhesive sebesar 23,3%, sedangkan sistem swelling dan expandable masing-masing sebesar 6,7%. Hydroxypropyl methylcellulose (HPMC) merupakan polimer yang paling sering digunakan karena memiliki kemampuan mengembang yang baik, membentuk gel, dan mendukung pelepasan terkendali. Sistem floating memiliki keunggulan dalam kesederhanaan formulasi dan kemampuan mengapung yang lama, sedangkan sistem mucoadhesive memberikan retensi lokal yang lebih baik melalui adhesi pada mukosa lambung. Sistem swelling dan expandable menawarkan retensi mekanis yang lebih kuat, namun memerlukan optimasi formulasi yang lebih kompleks. Kesimpulan: Seluruh pendekatan GRDDS menunjukkan potensi yang signifikan dalam meningkatkan waktu retensi di lambung, mengendalikan pelepasan obat, mengurangi frekuensi pemberian, dan meningkatkan efektivitas terapi. Di antara pendekatan yang ditinjau, sistem floating muncul sebagai strategi yang paling banyak diteliti dan paling praktis untuk penghantaran obat gastroretentif.