Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PKM Peningkatan Kepedulian PHBS Masyarakat Desa Mendikonu Melalui Pembuatan TPS Percontohan, Pembuatan Kebun Toga dan Pemeriksaan Kesehatan Gerung, Jumartin; La Rino; Anggraeni, Putri; Oktaviana, Eka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v1i1.671

Abstract

Permasalahan kesehatan masyarakat di Desa Mendikonu Kecamatan Morosi tidak lepas dari wilayah desa yang terletak di area aktivitas pertambangan. Sejumlah masalah kesehatan masyarakat bersumber dari perilaku sehat masyarakat serta pengarus system social budaya yang menjadi tata nilai dan kepercayaan masyarakat setempat. Tujuan dari pelaksanaan PKM ini tidak lepas dari tujuan pelaksanaan kuliah kerja nyata yakni selain melakukan pendataan dan mendiagnosa masalah kesehatan masyarakat, juga memberikan pengalaman mahasiswa dalam mengurai dan mendiagnosa masalah kesehatan masyarakat. Untuk menentukan prioritas masalah digunakan metode CARL. Penentuan prioritas masalah ini merupakan proses yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan menggunakan metode tertentu untuk menentukan masalah dari yang paling penting sampai yang kurang penting. Berdasarkan data dan observasi yang dilakukan maka ditemukan sejumlah masalah yakni masalah sampah, pembuatan kebun TOGA berbasis tanaman local serta pemeriksaan kesehatan pada masyarakat. Dari kegiatan pengabdian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa skala kepedulian masyarakat terhadap masalah sampah masih kurang, sehingga perlu untuk membuat TPS percontohan. Selain itu, tanaman local yang pada dasarnya bermanfaat bagi kesehatan perlu dilestarikan dengan pembuatan kebun TOGA percontohan. Di sisi lain, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan perlu dilakukan agar langkah preventif dan kuratif dapat dilakukan sejak dini.
PKM Peningkatan Kepedulian PHBS Masyarakat Desa Mendikonu Melalui Pembuatan TPS Percontohan, Pembuatan Kebun Toga dan Pemeriksaan Kesehatan Gerung, Jumartin; La Rino; Anggraeni, Putri; Oktaviana, Eka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v1i1.671

Abstract

Permasalahan kesehatan masyarakat di Desa Mendikonu Kecamatan Morosi tidak lepas dari wilayah desa yang terletak di area aktivitas pertambangan. Sejumlah masalah kesehatan masyarakat bersumber dari perilaku sehat masyarakat serta pengarus system social budaya yang menjadi tata nilai dan kepercayaan masyarakat setempat. Tujuan dari pelaksanaan PKM ini tidak lepas dari tujuan pelaksanaan kuliah kerja nyata yakni selain melakukan pendataan dan mendiagnosa masalah kesehatan masyarakat, juga memberikan pengalaman mahasiswa dalam mengurai dan mendiagnosa masalah kesehatan masyarakat. Untuk menentukan prioritas masalah digunakan metode CARL. Penentuan prioritas masalah ini merupakan proses yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan menggunakan metode tertentu untuk menentukan masalah dari yang paling penting sampai yang kurang penting. Berdasarkan data dan observasi yang dilakukan maka ditemukan sejumlah masalah yakni masalah sampah, pembuatan kebun TOGA berbasis tanaman local serta pemeriksaan kesehatan pada masyarakat. Dari kegiatan pengabdian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa skala kepedulian masyarakat terhadap masalah sampah masih kurang, sehingga perlu untuk membuat TPS percontohan. Selain itu, tanaman local yang pada dasarnya bermanfaat bagi kesehatan perlu dilestarikan dengan pembuatan kebun TOGA percontohan. Di sisi lain, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan perlu dilakukan agar langkah preventif dan kuratif dapat dilakukan sejak dini.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI DENGAN KETEPATAN WAKTU PEMBERIAN IMUNISASI SUNTIKAN GANDA Oktaviana, Eka; Kiswati, Kiswati; Karnasih, I Gusti Ayu
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v4i3.7053

Abstract

The accuracy of administering double injection immunization is very important to ensure optimal protection for infants. East Java immunization data has decreased by 63.93% from 93.6%. The occurrence of Adverse Events (AEFI) can affect perceptions of immunization. Family support plays an important role in the success of immunization. Researchers want to know whether there is a relationship between family support and post-immunization adverse events with the timeliness of administering double injection immunization to infants aged 5-12 months in Karangsemanding village, Karangduren Community Health Center area. This quantitative research design is an analytical survey with a Cross Sectional approach. Data from the questionnaire and checklist results were then tested and analyzed using Fisher's Exact test. There is no relationship between Family Support and the Timeliness of Double Injection Immunization with p 0.421 > ? = 0.05. There is a relationship between post-immunization adverse events with the Timeliness of Double Injection Immunization with p 0.008 < ? = 0.05. There is no relationship between family support and the timeliness of double injection immunization. There is a relationship between post-immunization events and the timeliness of administering double injection immunization. ABSTRAKKetepatan pemberian imunisasi suntikan ganda sangat penting untuk memastikan perlindungan yang optimal bagi bayi. Data imunisasi jawa timur mengalami penurunan yaitu 63.93 % dari 93.6%.  KIPI yang terjadi dapat mempengaruhi persepsi terhadap imunisasi. Dukungan keluarga memegang peranan penting dalam keberhasilan imunisasi. Peneliti ingin mengetahui apakah ada hubungan dukungan keluarga dan kejadian ikutan paska imunisasi dengan ketepatan waktu pemberian imunisasi suntikan ganda pada bayi usia 5-12bulan di desa karangsemanding wilayah puskesmas karangduren. Desain penelitian kuantitatif  ini adalah survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Data dari hasil kuisioner dan ceklist kemudian diuji dan dianalisis uji fisher’s Exact. Tidak ada hubungan Dukungan Keluarga dengan Ketepatan waktu Pemberian Imunisasi Suntikan Ganda dengan p 0,421 > ? = 0,05. Ada hubungan kejadian ikutan paska Imunisasi Dengan Ketepatan Pemberian Imunisasi Suntikan ganda dengan p 0,008< ? = 0,05. Tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan ketepatan waktu pemberian imunisasi suntikan ganda. Ada hubungan kejadian ikutan pasca imunisasi dengan ketepatan waktu pemberian imunisasi suntikan ganda. 
REDESAIN MUSEUM NEGERI PROVINSI SULAWESI UTARA. Regionalisme dalam Arsitektur Oktaviana, Eka; Sela, Rieneke L. E.; Sondakh, Julianus A. R.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Noomor 1, Mei 2018
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v7i1.20825

Abstract

Proses merancang kembali sebuah museum guna merubah penampilan atau fungsi bangunan agar bisa melestarikan warisan budaya dari wilayah provinsi Sulawesi Utara untuk tujuan studi, penelitian, dan kesenangan atau hiburan dengan tema regionalisme dalam arsitektur yang merupakan upaya menampilkan kembali gaya arsitektur kedaerahan ke dalam bangunan masa kini. Saat ini di Provinsi Sulawesi Utara terutama kota Manado masih kurangnya keberadaan bangunan yang didesain dengan menampilkan kembali ciri kedaerahannya salah satunya museum negeri provinsi sulawesi utara. Tujuan penulisan ini untuk meredesain kembali museum yang modern yang memperlihatkan identitas budaya setempat dan memenuhi persyaratan ruang yang belum terpenuhi. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi literatur, observasi/surveying, studi kasus, studi komparasi, dan analisa. Hasil yang dicapai, sebuah museum yang memiliki identitas budaya setempat melalui bentuk atau ornamen pada fasade bangunan, dan adanya penambahan unsur yaitu unsur rekreatif sehingga masyarakat lebih tertarik lagi untuk datang ke museum. Tidak hanya sekedar melihat pameran tapi juga bisa merasakan fasilitas lain yaitu fasilitas rekreasi agar tidak terpaku pada suasana yang terkesan monoton.Kata kunci : Redesain, Museum, Regionalisme, Arsitektur