Daerah pertambangan dengan sistem pit terbuka (open pit) memiliki suatu bentuk lereng tertentu untuk mengambil sumber daya alam yang akan dimanfaatkan. Kestabilan lereng merupakan aspek yang penting dalam kegiatan pertambangan terbuka dikarenakan seluruh kegiatan penambangan terpusat di lokasi tersebut. GSI (Geological Strength Index) merupakan salah satu data geologi teknik yang dimanfaatkan untuk mengetahui sifat fisik dan mekanik dari batuan sehingga didapatkan nilai Faktor Keamanan (FK) lereng. Keragaman nilai GSI yang didapatkan memberikan pengaruh terhadap nilai Faktor Keamanan (FK). Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh keberagaman nilai GSI terhadap nilai Faktor Keamanan (FK) pada desain lereng melalui simulasi pada desain lereng hingga didapatkan desain lereng yang stabil. Pengambilan data langsung di lapangan dengan melakukan window mapping dan simulasi lereng menggunakan software. Keragaman nilai kohesi dan sudut geser dalam yang didapatkan melalui data GSI di lapangan, mempengaruhi nilai Faktor Keamanan (FK) pada lereng, semakin besar nilai kohesi dan sudut geser dalam, mengindikasi bahwa batuan mendekati kondisi utuh (intact), maka FK yang dihasilkan akan bernilai besar pula atau dalam keadaan stabil.Kata Kunci: kestabilan lereng, GSI, Faktor Keamanan (FK), material properties, batubara