M, Abd Kadir
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Biografi KH. Hasyim Arsyad M, Abd Kadir
PUSAKA Vol 3 No 2 (2015): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.971 KB) | DOI: 10.31969/pusaka.v3i2.142

Abstract

Ulama sebagai tokoh sentral dalam komunitas Islam memegang peranan penting dalam menyerukan dan menyebarkan ajaran-ajaran Islam di tengah masyarakat. Penelitian ini mengungkapan biografi salah seorang ulama di Sulawesi Utara. Dengan metode kualitatif, temuan penelitian menunjukkan bahwa K.H. Hasyim Arsyad adalah seorang ulama yang disegani dalam masyarakat, karena keluasan ilmunya, dan keikhlasannya dalam melakukan kegiatan keagamaan. Keluasan ilmu agamanya diperoleh secara langsung dari seorang ulama kharismatik dan pendiri Perguruan Alkhaerat di Palu, yaitu Sayyid Idrus Aljufri yang dikenal dengan Guru Tua. Keikhlasan dan pesan gurunya itu dijadikan dasar dalam menempa dirinya sebagai ulama. Selama hidupnya, ia mengabdikan dirinya dalam bidang pendidikan, baik di lembaga pendidikan pemerintah maupun di lembaga pendidikan Alkhaerat dan lembaga swasta lainnya. Sementara kegiatannya di bidang dakwah ditekuninya sampai akhir hayatnya.
Pengelolaan Perpustakaan Madrasah Aliyah di Kota Kendari M, Abd Kadir
PUSAKA Vol 4 No 1 (2016): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.216 KB) | DOI: 10.31969/pusaka.v4i1.156

Abstract

Penelitian ini menggambarkan eksistensi perpustakaan yang dimiliki oleh Madrasah Aliyah dan mendiskripsikan dinamika pengelolaannya serta peluang dan tantangan prospek pengembangannya. Dengan metode kualitatif, temuan penelitian menunjukkan bahwa semua madrasah memiliki perpustakaan yang fungsinya sebagai salah satu sumber belajar, walaupun sebagian ruangan perpustakaan itu dianggap tidak representatif, karena bersifat sementara yang sewaktu-waktu dapat dipindahkan dan digunakan untuk kegiatan lain. Semua perpustakaan Madrasah Aliyah memiliki tenaga pengelola perpustakaan, minimal satu orang dan semuanya adalah guru mata pelajaran pada madrasah dimana perpustakaan itu berada, yang diberi tugas tambahan oleh kepala madrasah sebagai kepala perpustakaan. Kondisi koleksi buku, sarana dan prasarana, serta tenaga pengelola belum sepenuhnya sesuai dengan standar perpustakaan nasional. Pemerintah telah memberikan bantuan dalam peningkatan perpustakaan madrasah, walaupun bantuan tersebut masih sangat terbatas, sehingga pengelolaan perpustakaan belum maksimal. Kata Kunci: Perpustakaan, Madrasah Aliyah, Kendari