Pujiyanto, Yohanes
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Adaptasi Kebiasaan Baru Siswa Kelas VIII Terhadap Pembelajaran IPS Secara Daring Menggunakan Model Homeschooling Pujiyanto, Yohanes
Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah
Publisher : Persatuan Guru Republik Indonesia Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.127 KB) | DOI: 10.51874/jips.v2i1.12

Abstract

Kondisi pandemi yang berkepanjangan menuntut setiap bidang untuk melakukan adaptasi kebiasaan baru. Dalam dunia pendidikan, adaptasi ini dilakukan dengan menerapkan jenis dan model pembelajaran yang beragam sesuai kebutuhan. Salah satu jenis pembelajaran yang dilakukan adalah pembelajaran daring, sedangkan model pembelajaran yang patut dicoba adalah homeschooling. Pembelajaran daring menggunakan model homeschooling merupakan alternatif yang dapat dilakukan, mengingat pembelajaran secara tatap muka belum diperbolehkan. Penerapan model pembelajaran yang berbeda, tentu mengakibatkan perubahan perilaku dan memberikan dampak bagi siswa. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan diungkap wujud perubahan perilaku siswa hasil adaptasi pada pembelajaran model homeschooling. Selain itu, juga akan diidentifikasi bagaimana dampak yang dirasakan siswa dari mengikuti pembelajaran tersebut. Berdasarkan uraian hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model homeschooling yang digunakan dalam pembelajaran daring mata pelajaran IPS untuk kelas VIIIA semester genap SMP Negeri 30 Semarang, memberikan perubahan dan dampak terkait adaptasi perilaku, sikap, dan kebiasaan siswa. Wujud perilaku siswa yang ditemukan antara lain (1) siswa tidak terlalu patuh dalam hal manajemen waktu; (2) antusias, konsentrasi, dan perhatian siswa tidak terlalu baik; (3) siswa lebih bersemangat setelah mengikuti model pembelajaran homeschooling, juga siswa lebih menghargai guru. Sementara itu, dampak yang dirasakan siswa sebagai berikut: (1) siswa merasa kesulitan dalam memahami materi karena penyampaian dalam pembelajaran daring; (2) siswa tidak nyaman dengan beberapa kendala teknis maupun dari lingkungan belajarnya; (3) siswa merasakan kelelahan, stres, dan perasaan cepat bosan.