Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KAJIAN SOSIOLOGI DAN KOMUNIKASI PADA KARAKTER BERAKHLAK ASN Pribadi, Dian Pratiwi; Fardila, Ucik Ana
Nusantara Innovation Journal Vol. 1 No. 2 (2023): June
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70260/nij.v1i2.18

Abstract

Karakter BerAKHLAK disusun dan disampaikan di pembekalan Aparat Sipil Negara (ASN) sejak tahun 2022 sebagai upaya memenuhi tuntutan tata kelola ASN berkualitas. Karakter ini disusun untuk memenuhi tuntutan peningkatan tata kelola ASN. Penelitian ini berupaya mengkaji sosiologi komunikasi dari setiap karakter berdasarkan panduan perilaku dan perwujudan perilaku tercantum dalam Buku Saku Karakter BerAKHLAK disusun oleh Badan Kepegawaian Negara. Penelitian dilakukan dengan metode kajian pustaka untuk menghasilkan deskripsi detail pada setiap karakter, dan kemudian mengkaji keseluruhan karakter secara komprehensif dari teori utama maupun teori pendukung lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: setiap karakter BerAKHLAK memiliki potensi meningkatkan kualitas tata kelola ASN. Penjabaran ini dapat dijelaskan dengan kajian Sosiologi dan Komunikasi, terutama dalam teori Sosiologi Kerja dan Komunikasi Manajemen Sumber Daya Manusia. Upaya kritik dilakukan terhadap dinamika pengukuran kualitas kinerja ASN pada dua karakter, yaitu Akuntabilitas danKompeten. Upaya kritik juga dilakukan karena ketidakadaan faktor keseimbangan antara pegawaian dan kehidupan personal serta ketidakadaan faktor penjaminan kesehatan fisik dan mental pada karakter BerAKHLAK.
Dampak Pelatihan Kepemimpinan Terhadap Perilaku dan Kinerja Inovasi Aparatur Pemerintah: (Studi Kasus: Pelatihan Kepemimpinan Pengawas di BPSDM Kaltim) Nihayati, Badi Zulfa; Fardila, Ucik Ana
Nusantara Innovation Journal Vol. 2 No. 1 (2023): December
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70260/nij.v2i1.26

Abstract

Perilaku kerja inovasi perlu dimiliki setiap Aparatur Sipil Negara sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pelayanan publik dengan optimal dan memiliki daya saing memadai di era dinamis. Program Inovasi Birokrasi pemerintah mendorong berbagai pelatihan agar para Aparatur Sipil Negara memiliki budaya inovasi hingga tercapai kinerja inovasi. Penelitian ini berupaya mencari hubungan antara pelatihan kepemimpinan pengawas dengan pembentukan budaya inovasi dan kinerja inovasi. Penelitian bersifat kuantitatif dengan variabel diturunkan dari dimensi Innovative Behavior Inventory/ IBI oleh Martin Lukes dan Ute Stephan; terdiri dari 4 aspek, kemudian diturunkan menjadi 7 variabel, dan selanjutnya disusun menjadi 24 indikator. Responden terdiri dari peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara pelatihan kepemimpinan terhadap pembagunan budaya inovasi dan kinerja inovasi, baik dari pihak individu maupun penerapan pada lembaga. Hasil penelitian kemudian dikaji secara teoritis sesuai teori dasar variabel penelitian, dan dikaji secara manajerial. Kedua kajian tersebut memiliki hasil bahwa pelatihan merupakan faktor penting bagi inovasi birokrasi di Indonesia dan perlu adanya dorongan dimensi kedua dari teori Martin Lukes dan Ute Stephan, yaitu Innovation Support Inventory/ ISI (dukungan stakeholder dan lembaga).
Analisis Jaringan Komunikasi Organisasi ASN Terkait Transformasi Birokrasi Di BPSDM Kalimantan Timur Ependy, Lilin Bayu; Fardila, Ucik Ana
Nusantara Innovation Journal Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70260/nij.v2i2.34

Abstract

Innovation communication in organizations has a significant influence on organizational performance and goals. Communication in the innovation diffusion process is an important part in supporting the acceleration of bureaucratic transformation in government institutions. This research aims to analyze the downward communication network that occurs in ASN at BPSDM East Kalimantan and to analyze the implementation of the diffusion of bureaucratic transformation innovation that occurs at BPSDM East Kalimantan. The research sample was conducted on ASN at BPSDM in East Kalimantan and there were 45 respondents. The research method was carried out using mixed methods. Data was generated using interview and questionnaire techniques, then analyzed using SocNetV v3.1. The research results show that: 1. The structure of the communication network formed is stellar, while the centrality that occurs is fragmented. 2. Implementation of bureaucratic transformation innovation diffusion in East Kalimantan BPSDM includes streamlining echelons, developing competency of apparatus resources and forming KISS for implementing training through Kaltim CorpU.
Profil Persepsi Kerja Apararatur Sipil Negara Kalimantan Timur pada Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara di Kalimantan Timur Fardila, Ucik Ana; Dewi, Agil Rimba Candra Ayu
Nusantara Innovation Journal Vol. 3 No. 1 (2024): December
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70260/nij.v3i1.51

Abstract

Adanya penekanan pada kualifikasi dan kompetensi setelah diterapkannya UU Aparatur Sipil Negara (ASN), membuat para ASN harus memiliki motivasi kerja yang mumpuni agar dapat mengoptimalkan kinerja yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana gambaran dari profil persepsi kerja pada ASN yang ada di Kalimantan Timur. Pendeatan deskriptif kuantitatif dengan metode profil persepsi kerja Wayne Pace yang terdiri dari empat unsur meliputi harapan, peluang, kinerja dan pemenuhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ASN di Kalimantan Timur hampir selalu memiliki harapan pada Instansi, beberapa harapan yang dimiliki oleh ASN dipenuhi dan didukung oleh Instansi, ASN yang merasa sangat puas akan mengirimkan dan dorongan yang dilakukan instansi untuk memenuhi harapan ASN, mendapatkan beberapa peluang dari Instansi , serta tingkat kinerja yang dimiliki ASN di Kalimantan Timur hampir selalu optimal. Dapat disimpulkan bahwa ASN di Kalimantan Timur memiliki profil persepsi kerja yang memadai.
Pengaruh Manajemen Pelatihan dan Efektivitas Pelatihan BPSDM Kalimantan Timur Terhadap Kreativitas Mengajar Guru SMK Nursilowati, Dewi; Fardila, Ucik Ana
Nusantara Innovation Journal Vol. 4 No. 1 (2025): December
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70260/nij.v4i1.72

Abstract

The effectiveness of training management measurements are very important to ensure that the programs’ plan meet the needs of teachers as instructors and that it can be implemented during the Teaching and Learning Process (KBM). An appropriate training management will able to develop human resources superiority by using problem-solving abilities. It must fit the conditions that ensuring the training conducted effectively and has a positive impact on the participants work performances. This study was designed to determine the influence of training management and training effectiveness organized by the East Kalimantan Human Resource Development Agency (BPSDM of East Kalimantan). The research participants were the new vocational high school teachers of east Kalimantan. Sampling was conducted using a non-probability sampling technique quota sampling. The respondents consisted of 38 SMK teachers who had participated in competency training at BPSDM East Kalimantan. Training management implemented by BPSDM East Kalimantan was examined through three aspects: accurate training methods, quality of material content, and quality of training organizers. Meanwhile, training effectiveness was reviewed from three aspects: behavioral change, quality of training materials, and competency development. Teaching creativity was measured through five aspects: evaluation ability, the ability to explain and elaborate on problems, rational thinking, flexible thinking, and fluent thinking. This study employed an associative quantitative method. Data were processed using SPSS Version 28 through the distribution of questionnaire surveys. The results show that training management (X1) and training effectiveness (X2) organized by BPSDM East Kalimantan have an 87% influence on the teaching creativity (Y) of SMK teachers.