Iqbal Ihsani, Muhamad
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konsep Peserta Didik dalam Pendidikan Agama Islam : Pemikiran Muhammad Iqbal Iqbal Ihsani, Muhamad
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1835

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa dan mendeskripsikan konsep peserta didik (rekonstruksi pemikiran Muhammad Iqbal) dan implikasi konsep tersebut terhadap Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi teks. Penulis menggunakan pendekatan tersebut karena model studi teks merupakan studi argumentasi yang memaparkan hasil kajian pustaka dan hasil olah pikir penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep peserta didik dari rekonstruksi pemikiran Muhammad Iqbal mempunyai konsep sebagai; a) sifat dan karasteristik yaitu keberanian, toleransi, faqr (prihatin) dan kreativitas; b) kebutuhan yaitu fisik dan rohani; c) humanis yaitu tauhid dan kenabian (amanat); d) potensi yaitu panca indera, akal, dan intuisi. Konsep peserta didik dari formulasi Iqbal mempunyai implikasi terhadap pendidikan agama Islam, baik itu dari segi tujuan, kurikulum, metode dan evaluasi pendidikan agama Islam. Dengan melihat bahwa tujuan utamanya adalah untuk mencapai spiritual tertinggi maka kurikulum yang didesain harus benar-benar membebaskan peserta didik dalam berkreativitas. Dapat disimpulkan konsep Tafakkur (berfikir) dan tadzakkur (berdzikir) akan membawa peserta didik untuk dapat lebih mudah memahami segala potensinya.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Dalam Perspektif Multikulturalisme Iqbal Ihsani, Muhamad
MADINAH Vol 6 No 1 (2019): Madinah: Jurnal Studi Islam
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM TARBIYATUT THOLABAH LAMONGAN, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/madinah.v6i1.1293

Abstract

Education is a long human experience during life in the world. With that experience, humans will gain knowledge that is used as a guide and frame of mind in living life. In addition, education is also one of the gates for humans to make themselves whole as real humans. These two things underlie that education is the most important thing in the process of human survival. This literature study puts forward and builds the concept of the idea of ​​developing Islamic education in the perspective of multiculturalism. In addition, this study uses a philosophical approach. The curriculum presented by Islamic education must be able to touch all groups, whether black or white, caste and strata. The Islamic education curriculum also provides the same place to humanize humans in directing the true goals of Islamic education. Eliminate all kinds of differences that all students in any part of the world must receive a proper Islamic education, in accordance with the guidance in the Koran and al-Hadith. As well as students are given free space in the will to express all forms of work and copyright.
Konsep Peserta Didik dalam Pendidikan Agama Islam : Pemikiran Muhammad Iqbal Iqbal Ihsani, Muhamad
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1835

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa dan mendeskripsikan konsep peserta didik (rekonstruksi pemikiran Muhammad Iqbal) dan implikasi konsep tersebut terhadap Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi teks. Penulis menggunakan pendekatan tersebut karena model studi teks merupakan studi argumentasi yang memaparkan hasil kajian pustaka dan hasil olah pikir penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep peserta didik dari rekonstruksi pemikiran Muhammad Iqbal mempunyai konsep sebagai; a) sifat dan karasteristik yaitu keberanian, toleransi, faqr (prihatin) dan kreativitas; b) kebutuhan yaitu fisik dan rohani; c) humanis yaitu tauhid dan kenabian (amanat); d) potensi yaitu panca indera, akal, dan intuisi. Konsep peserta didik dari formulasi Iqbal mempunyai implikasi terhadap pendidikan agama Islam, baik itu dari segi tujuan, kurikulum, metode dan evaluasi pendidikan agama Islam. Dengan melihat bahwa tujuan utamanya adalah untuk mencapai spiritual tertinggi maka kurikulum yang didesain harus benar-benar membebaskan peserta didik dalam berkreativitas. Dapat disimpulkan konsep Tafakkur (berfikir) dan tadzakkur (berdzikir) akan membawa peserta didik untuk dapat lebih mudah memahami segala potensinya.