Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Lembar kerja peserta didik berbasis etnomatematika jajanan tradisional materi bangun ruang sisi lengkung Rofiq, Ikhwan; Rohman, Muhamad Gani
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2024): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pyth.v13i2.6383

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis Research & Development (R&D) dengan tujuan untuk mengembangkan produk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Etnomatematika Jajanan Tradisional materi bangun ruang sisi legkung yang valid, praktis, dan efektif dalam upaya meningkatkan pemahaman konsep siswa. Pengembangan ini dilakukan karena kurangnya LKPD yang mengangkat kekayaan daerah dalam hal ini jajanan tradisional untuk membantu peserta didik memahami konsep matematika yang bersifat abstrak. Penggembangan dilakukan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Desain, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian dilaksanakan di SMPN 3 Suruh, Kabupaten Semarang. Rancangan Pengembangan LKPD kemudian diuji kevalidannya melalui dua validator, yakni validator ahli materi dan validator ahli tampilan. Saran dan masukan dari validator ahli materi dan validator ahli tampilan menjadi bahan untuk perbaikan LKPD sebelum dilakukan uji kepraktisan dan keefektifan. Hasil validasi dari validator kemudian dianalisis dan mendapatkan rata-rata persentase 88,5% dengan kriteria sangat valid. Untuk menguji kepraktisan penggunaan LKPD, diberikan angket respon guru dan peserta didik. Hasil uji kepraktisan, penggunaan LKPD mendapatkan rata-rata persentase 91,74% dimana hasil tersebut menunjukkan kriteria LKPD sangat praktis. Selanjutnya, untuk menguji keefektifan LKPD dalam kaitannya dengan pemahaman konsep peserta didik materi bangun ruang sisi lengkung, dilakukan Paired Sample T-Test pada hasil pretest dan posttest yang diberikan kepada peserta didik. Nilai rata-rata pretest menunjukkan 45,7 sementara nilai rata-rata posttest adalah 82,24. Paired Sample T-Test dengan bantuan SPSS menunjukkan nilai sig. 0,000 yang berarti ada perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis jajanan tradisional yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif dalam upaya peningkatan pemahaman konsep peserta didik.
Creative Thinking Process and Brain Dominance: Divergent and Convergent Thinking in Originality and Elaboration Sukmaangara, Bayu; Rohman, Muhamad Gani
Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Vol. 4 No. 4 (2025): December
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/misro.v4i4.661

Abstract

The creative thinking process results from the interaction between divergent and convergent thinking, which complement each other and are influenced by brain hemisphere dominance in processing information. The emphasis on originality and elaboration in this process demonstrates that each individual possesses unique problem-solving tendencies, making them worthy of focus in educational research. This study aims to describe the processes of divergent and convergent thinking in mathematical creative thinking, with a focus on originality and elaboration based on brain dominance. The research method employed was qualitative, with a descriptive and exploratory approach. The sample consisted of 3 students, selected for in-depth analysis from a total of 31 students. The instruments used were mathematical creative thinking, brain dominance tests, and unstructured interviews. Data were analyzed through data reduction, presentation, and conclusion. The study's results showed that students with left-brain dominance relied more on convergent thinking processes when solving problems. Conversely, students with right-brain dominance tend to prioritize divergent thinking. Students with balanced brain dominance showed a relatively balanced ability in using both thinking patterns. These findings provide educators with an overview of how to design questions that encourage thinking processes involving both divergent and convergent thinking, tailored to students’ brain dominance, to optimize learning outcomes.
Pengaplikasian Pewarnaan Graf dan Algoritma Backtracking pada Permainan Sudoku Suciningtyas, Vanka Yuvadha; Janah, Zahrotul; Putri Santosa, Oryza Embun; Rohman, Muhamad Gani
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.19774

Abstract

Sudoku merupakan teka-teki logika yang secara matematis dapat dimodelkan sebagai permasalahan kombinatorial dalam teori graf. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan permainan sudoku klasik berukuran 9×9 ke dalam model graf serta menganalisis penyelesaiannya melalui pendekatan pewarnaan graf dan algoritma backtracking. Penelitian ini menggunakan kajian teoretis dengan pendekatan analisis struktural graf dan formulasi algoritmik. Setiap sel pada grid sudoku direpresentasikan sebagai simpul, sedangkan hubungan ketetanggaan berdasarkan baris, kolom, dan subgrid 3×3 direpresentasikan sebagai sisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa graf sudoku merupakan graf reguler berderajat 20 dan memiliki bilangan kromatik χ(G)=9. Permasalahan sudoku ekuivalen dengan pewarnaan graf menggunakan sembilan warna tanpa konflik ketetanggaan. Selain itu, analisis kompleksitas menunjukkan bahwa algoritma backtracking memiliki kompleksitas waktu eksponensial dalam kasus terburuk, namun struktur graf sudoku yang memuat banyak klik berukuran maksimum menyebabkan proses pemangkasan (pruning) terjadi lebih awal. Dengan demikian, integrasi analisis struktural graf dan algoritma backtracking memberikan kerangka matematis yang sistematis dalam menjelaskan karakteristik penyelesaian sudoku. 
Optimizing Kuring Tofu's Distribution Route in Salatiga and Semarang Using Prim's Algorithm Fitriani, Annisa; Rohmah, Miftahur; Rohman, Muhamad Gani
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v8i2.33271

Abstract

In product marketing, one of the important things to consider is the product distribution process. To optimize the distribution process, determining the shortest route is essential, which can be achieved by applying Prim's Algorithm. Prim's Algorithm is a method in graph theory used to find the minimum spanning tree on a connected weighted graph. The purpose of this study is to determine the shortest route from the Kuring Tofu Factory to marketing areas in Salatiga and Semarang using Prim’s Algorithm. This study was conducted by identifying routes using Google Maps and interviewing a staff member of the Kuring Tofu Factory. The data obtained was then processed using the principles of Prim's Algorithm. The interview revealed that product distribution covered 12 markets located in the Salatiga and Semarang areas. The resulting minimum spanning tree indicated a total distance of 175.5 km, with distance and time, respectively, being 175.5 km in 4 hours and 57 minutes. This distance is shorter than the initial total distribution route shown by Google Maps, which is 378.9 km with a travel time of 6 hours and 57 minutes. Therefore, the percentage of distance traveled saved is 53.7%, and the percentage of travel time saved is approximately 29%. These results demonstrate that the graph theory approach can improve distribution efficiency and save time. Therefore, Prim's Algorithm can be used as one solution to determine the shortest and fastest route from one place to another. Dalam pemasaran produk, salah satu hal penting yang perlu diperhatikan yaitu proses pendistribusian produk tersebut. Untuk mengoptimalkan proses pendistribusian, maka diperlukan rute terpendek yang dapat dilakukan dengan mengaplikasikan Algoritma Prim. Algoritma Prim adalah metode dalam teori graf yang digunakan untuk menemukan pohon rentang minimum (minimum spanning tree) pada graf berbobot yang saling terhubung. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan rute terpendek untuk pendistribusian produk Pabrik Tahu Kuring ke daerah pemasaran yang berada di daerah Salatiga dan Semarang dengan menggunakan Algoritma Prim. Penelitian ini dilakukan dengan mencari rute menggunakan Google Maps dan wawancara terhadap salah satu pegawai di pabrik tersebut. Kemudian data yang diperoleh diolah menggunakan prinsip Algoritma Prim. Dalam wawancara, pendistribusian produk dilakukan di 12 pasar yang berada di daerah Salatiga dan Semarang. Penelitian ini memperoleh hasil bobot dari pohon perentang minimum dengan jarak tempuh dan waktu secara berturut-turut, yaitu 175,5 km dalam waktu 4 jam lebih 57 menit. Jarak tersebut lebih dekat dibandingkan dengan total lintasan pendistribusian awal yang ditunjukkan oleh Google Maps yaitu jaraknya 378,9 km dengan waktu tempuh 6 jam lebih 57 menit. Sehingga diperoleh persentase penghematan jarak tempuh yaitu 53,7% dan persentase waktu tempuh sekitar 29%. Hasil ini membuktikan pendekatan teori graf dapat meningkatkan efisiensi distribusi dan menghemat waktu. Oleh karena itu, Algoritma Prim dapat dijadikan salah satu solusi untuk menentukan rute terpendek dan tercepat dari suatu tempat ke tempat lainnya.Optimizing Kuring Tofu's Distribution Route in Salatiga and Semarang Using Prim's Algorithm