Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAMPAK LINGKUNGAN PENGGUNAAN BIOPOLIMER SEBAGAI PERKUATAN TANAH DASAR RAMAH LINGKUNGAN (Studi Kasus Jalan Karanggede ”“ Juwangi) Guritno, Bagus; Amalia, Dewi
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol. 28 No. 1 (2023): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v28i1.4559

Abstract

According to Indonesian Geological Agency Karanggede ”“ Juwangi Road, Boyolali Regency stands on expansive clay soil. This expansive clay causes road damage, like crocodile skin cracks, longitudinal cracks, and potholes. One of the alternative improvements used is to provide environmentally friendly reinforcement in the form of biopolymers. In addition to providing soil stability, the application of biopolymers can also increase soil strength. The biopolymers used in this study were XG (Xantahan Gum), GG (Guar Gum), and CHI (Chitosan). XG biopolymer is known to provide an increase in strength of up to 900%, but the content of TDS (Total Dissolved Solids) exceeds the safe limit of water quality standards for sanitation. Meanwhile, the GG and CHI biopolymers still provide a strength increase of 200% to 400% while maintaining the environmental carrying capacity (groundwater).
Potensi Biopolimer untuk Mengurangi Cracked Soil dan Meningkatkan Bearing Capacity pada Tanah Lempung Guritno, Bagus; Payungallo, Mega Shine; Sabrina, Dita
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v5i2.5800

Abstract

Struktur teknik sipil seperti jalan dan jembatan dibangun di atas permukaan tanah sehingga diperlukan fondasi tanah yang tepat untuk meningkatkan stabilitas struktur di atasnya; jika daya dukung dan kuat tekan tanah buruk, hal ini dapat merusak struktur jalan. Salah satu alternatif material yang digunakan adalah biopolimer, yaitu zat tambahan yang terbukti aman untuk perkuatan tanah. Pada penelitian ini, sampel tanah diambil dari ruas Jalan Karanggede–Juwangi, Kabupaten Boyolali, kemudian diuji sifat fisik dan mekaniknya serta dianalisis retakannya melalui pengeringan siklik. Hasil pengujian menunjukkan biopolimer dapat meningkatkan CBR hingga 25,33%, kuat tekan tanah hingga 912,59%, menurunkan nilai indeks plastisitas (PI) sebesar 66,25%, serta mengurangi lebar retak hingga 337,50% dan luas retak hingga 306,96%.