Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Video Animasi sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Minat Belajar Kelas IV SD Negeri 122381 Pematang Siantar Siboro, Apriani Sari Desi; Miranda, Dita; Purba, Yohana Aprilia; S.Milala, Hestry Evenessia Br; Tarigan, Cindi Septia Br
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan media pembelajaran animasi dalam meningkatkan minat belajar siswa Sekolah Dasar (SD). Rendahnya minat belajar siswa SD menjadi permasalahan yang perlu diatasi, dan media pembelajaran animasi diyakini dapat memberikan solusi. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan media pembelajaran animasi dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada minat belajar siswa kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulannya, penerapan media pembelajaran animasi efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa SD. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media pembelajaran animasi sebagai alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SD.
Rekonsepsi Penghitungan Kerugian Perekonomian Negara dalam Rangka Pembuktian Tindak Pidana Korupsi: Reconceptualizing the Calculation of National Economic Losses to Establish Evidence of Corruption Miranda, Dita
SHARE Journal Vol. 1 No. 2 (2025): JSHARE Vol. 1 No. 2, December 2025
Publisher : Badan Pembinaan dan Pengembangan Hukum Pemeriksaan Keuangan Negara Badan Pemeriksa Keuangan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28986/jshare.v1i2.2429

Abstract

Corruption negatively affects the state's economy and undermines the national economy's stability. Law enforcement practices tend to emphasize tangible and measurable state financial losses, while losses to the national economy are often positioned merely as aggravating factors in sentencing. This study aims to examine the reconceptualization of the calculation of national economic losses in corruption cases. The research employs a normative juridical method with statutory, conceptual, and case approaches. The findings indicate that although court decisions have acknowledged the existence of national economic losses, the prevailing legal framework does not clearly regulate the authority or methodology for calculating such losses. This lack of clarity regarding authority and methodology creates normative ambiguity, resulting in legal uncertainty in proving corruption offenses. Therefore, a nationally standardized guideline for calculating national economic losses is necessary to ensure measurability, transparency, and inter-agency collaboration, as well as to guarantee consistency in judicial decisions in order to achieve legal certainty in the proof of corruption offenses.