Tobing, Fredy B. L.
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Turkish Islam-Nationalism Under AKP: A New Model for the Muslim World? Tobing, Fredy B. L.; Nurwijoyo, Agung
Global: Jurnal Politik Internasional Vol. 22, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Justice and Development Party’s (Adalet ve Kalkınma Partisi/AKP) activities in bridging Islam and nationalism marks a historic milestone in Turkey’s democracy. Throughout its two decades-long leadership, AKP, under Recep Tayyip Erdoğan’s leadership, demonstrated that nationalism and Islam do not clash with Turkey’s stance on secularism. Such understanding provides AKP with a strategic leverage, both at the domestic and international level, especially within the Muslim world. Reflecting upon Rustow’s democratic transition model and Ibn Khaldun’s classic conceptualisation on ashabiyyah, this article attempts to comprehend how Turkish nationalism is formulated within its relations with Islam as AKP’s political roots. Aside from consolidating its political power at the domestic level, this article suggests that the Islam and democracy synthesis provides an opportunity for Turkey to strengthen its political image and position in the region. In a much broader context, this article attempts to contribute to academic discussions on the relationship between religion and states which undergo the process of democratisation.
Respon Indonesia terhadap Kebijakan RED II Uni Eropa Amany, Nelda Zahra; Tobing, Fredy B. L.
AEGIS : Journal of International Relations Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : President University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33021/aegis.v8i2.5531

Abstract

Renewable Energy Directive II (RED II) adalah kebijakan yang dibuat oleh Uni Eropa yang bertujuan untuk mengurangi dampak buruk lingkungan serta mendorong penggunaan energi terbarukan, salah satunya adalah dengan melakukan pembatasan Crude Palm Oil (CPO) dan penilaian terhadap pengelolaan kelapa sawit. Hal ini berdampak kepada Indonesia sebagai salah satu negara pengekspor kelapa sawit terbesar di dunia, dan mempengaruhi dinamika perdagangan internasional Indonesia. Indonesia merasa kebijakan Uni Eropa ini tidak sejalan dengan norma utama prinsip perdagangan WTO serta melanggar beberapa pasal dalam General Agreement on Tariffs and Trade atau GATT 1994 karena dianggap mengandung unsur diskriminasi terhadap kelapa sawit Indonesia. Tulisan ini melihat dari sudut pandang Indonesia dengan melihat bagaimana respon Indonesia terhadap kebijakan RED II Uni Eropa. Dalam menjawab pertanyaan penelitian tersebut, tulisan ini menggunakan konsep diplomasi ekonomi untuk menganalisis strategi dan upaya yang dilakukan Indonesia dengan skema yang terstruktur. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah kualitatif dengan sumber data yang berasal dari dokumen resmi RED II, artikel dan website yang membahas permasalahan terkait.Kata Kunci: Kelapa Sawit, Indonesia, Perdagangan Internasional, RED II, Uni Eropa