Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Motivasi Terhadap Kepatuhan Hand hygiene five moments di Rumah Sakit KH. Daud Arif Anggryni, Meri; Tiwery, Indah Benita; Suwandi, Cucuk
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 7, No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v7i1.1516

Abstract

Hand hygiene five momentsmerupakan langkah penting dalam mencegah infeksi Health care-Associated Infections (HAIs) yakni jenis infeksi yang paling sering ditemukan pada pasien yang di rawat inap. Oleh karena itu perawat sebagai tenaga keseahatan yang paling sering kontak dengan pasien harus patuh melakukan Hand hygiene five moments five moments. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi perawat terhadap kepatuhan melakuan hand hygiene five moments five moments. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dilakukan di RS. KH. Daud Arif dengan total sampling yakni 50 responden. Hasil penelitian berdasarkan uji chi-square, diketahui ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan perawat melakukan Hand hygiene five momentsdi RS. KH. Daud Arif Tahun 2024 (P-value 0,000), dan ada hubungan signifikan antara motivasi perawat dengan kepatuhan perawat melakukan Hand hygiene five momentsdi RS. KH. Daud Arif Tahun 2024 (P-value 0,000). Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya HAIs perlu dilakukan peningkatan pengetahuan dan motivasi perawat melakukan hand hygiene five moments. Kata kunci: hand hygiene five moments five moments; kepatuhan, motivasi; pengetahuan
The Relationship of Supervision with Nurses' Hand Hygiene Compliance Khasha, Minnatun; Anggryni, Meri; Ahzani, Yersi; Astuti, Ni Luh Seri
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.3829

Abstract

One of the places with high occupational risks and threatening the safety and health of human resources within it is a hospital, which is not only a place of treatment but can be a source of infection for patients, visitors, and staff. Hand hygiene is one of the efforts that can be made to prevent diseases, especially those transmitted through the hands. Hand hygiene is carried out to remove dirt or kill microorganisms on the skin by washing hands in 6 steps and 5 moments. The research was conducted to determine the relationship between supervision and hand hygiene compliance by nurses in the inpatient room at KH Daud Arif Kuala Tungkal Hospital. This research is a quantitative study with a cross-sectional design. Results: The research shows a significant relationship between supervision and compliance of implementing nurses in carrying out hand hygiene in the inpatient room at KH Daud Arif Kuala Tungkal Regional Hospital with a p-value of 0.024. It is hoped that the hospital will continue to consistently carry out supervision to increase the compliance of implementing nurses in carrying out hand hygiene.
Gambaran Kinerja Perawat Pelaksana Di Ruang Rawat Inap Kelas 3 RSUD H Abdul Manap Anggryni, Meri
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 7, No 3 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v7i3.1819

Abstract

Kinerja perawat diukur dari proses pemberian asuhan keperawatan dan merupakan aspek penting mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kinerja perawat pelaksana dalam melaksanakan asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSUD H Abdul Manap Penelitian menggunakan desain deskriptif, cross-sectional. Penelitian dilakukan di ruang rawat inap kelas 3.  Populasi penelitian merupakan seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap kelas 3 sebanyak 111 orang, dengan sampel 51 perawat yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner standar kinerja perawat berdasarkan proses keperawatan. Analisis data dilakukan secara univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian diketahui Sebagian besar responden berusia 26–35 tahun (58,8%), berjenis kelamin perempuan (66,7%), berpendidikan S1 Keperawatan (64,7%), memiliki masa kerja ?5 tahun (78,4%), dan berstatus menikah (80,4%). Kinerja perawat secara umum tergolong baik (86,3%), sedangkan 13,7% lainnya berkinerja kurang baik. Dapat disimpulkan bahwa mayoritas perawat telah melaksanakan tugas sesuai standar, namun masih perlu pembinaan pada aspek pendokumentasian asuhan keperawatan.