Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pergantian Kantor Akuntan Publik pada Perusahaan Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi Anny Widiasmara; Nurhayati Nurhayati
INVENTORY: JURNAL AKUNTANSI Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/inventory.v7i2.18140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh opini audit terhadap pergantian KAP, (2) Pengaruh ukuran KAP terhadap pergantian KAP, (3) Pengaruh pergantian manajemen terhadap pergantian KAP, (4) Pengaruh ROA terhadap pergantian KAP, (5) Pengaruh DAR terhadap pergantian KAP pada perusahaan  infrastruktur, utilitas, dan transportasi yang terdaftar di BEI. Populasi dari penelitian ini adalah semua perusahaan infrastruktur, utilitas, dan transportasi yang terdaftar di BEI periode 2017-2021. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 22 perusahaan dari 92 perusahaan infrastruktur, utilitas, dan transportasi yang terdaftar di BEI tahun 2017-2021, sehingga data penelitian yang dianalisis berjumlah 110. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan regresi logistik. Perhitungan statistik data menggunakan aplikasi Statistical Package For the Social Science (SPSS) versi 24. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa opini audit, ukuran KAP, ROA, dan DAR tidak berpengaruh terhadap pergantian KAP pada perusahaan infrastruktur, utilitas, dan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sedangkan pergantian manajemen berpengaruh terhadap pergantian KAP pada perusahaan infrastruktur, utilitas, dan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2021.
PENGUATAN JIWA ENTERPRENEUR PADA PENGUSAHA MUDA DALAM MENJAGA KEBERLANJUTAN USAHA Moh. Ubaidillah; Anny Widiasmara; Juli Murwani; Abd. Rohman Taufiq
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol 3, No 02 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v3i02.20586

Abstract

Pengusaha di Indonesia tergolong belum memenuhi standar karena pendapatan perkapita masih rendah jika di bandingkan dengan negara maju. Salah satu contoh pengusaha muda di kota Madiun, berdasarkan hasil survey menunjukkan bahwa entrepreneur belum memebuh standar. Hal ini dikarenakan pengetahuan jiwa entrepreneur dan manajemen usaha masih belum memahami. Oleh karena itu, perlu adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan materi tersebut. Tujaun pengabdian kepada masyarakat ini adalah memahami jiwa entrepreneur dan manajemen usaha. Metode yang dilakukan dalam Pengabdian Kepada Masayarat ini melalui beberapa tahap, yaitu persiapan, penyusunan materi, perencanaan dan pelaksanaan kegiatan (Identifikasi masalah, survey lapangan, tinjauan pustaka, penyusunan materi, pelaksanaan kegiatan dan laporan pelaksanaan. Peserta kegiatan ini adalah pengusaha muda di kota Madiun. Berdasarkan pengamatan, wawancara dan melakukan tanya jawab kepada perserta selama kegiatan berlangsung, kegiatan ini memberikan hasil yaitu memberi motivasi dan semangat kepada para pengusaha muda untuk menjalan usahanya, meningkatkan kreativitas dan inovasi khususna memberi pengatahuan tentang pentingnya keberlanjutan usaha.Kata Kunci: Jiwa Entrepreneur, Manajemen Usaha Keberlanjutan Usaha.
Pelatihan Laporan Keuangan dan Pemasaran Secara Online Guna Optimalisasi Penjualan Anny Widiasmara
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol 3, No 01 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v3i01.19103

Abstract

UKM Stik dan Mie ENdy merupakan usaha rumahan yang dimiliki oleh ibu etik seorang ibu rumah tangga yang beralamatkan di jl. Alang - alang no. 45 demangan Madiun. , usaha stik dan mie endy mulai di rintis sejak tahun 2012. Awalnya usaha ini hanya membuat stik saja. Namun seiring berjalanya waktu stik endy mengluarkan produk baru yaitu mie endy. Stik endy memiliki 6 varian rasa yaitu, rasa original, wortel, sawi, brokoli, seledri dan keju dan  mie endy mempunyai 5 rasa yaitu rasa keju, jagung manis,  sapi panggang, ayam bawang dan BBQ. Kendala saat ini yang di rasakan ibu etik adalah kurangnya pengetahuan tentang teknologi pemasaran secara online. Beliau juga belum membaut laporan keuangan untuk produknya, sehingga ibu etik tidak dengan jelas mengetahui laba yang sudah di dapatnya setiap bulan. Ibu etik hanya mencatat uang keluar untuk belanja pembuatan produknya dan uang yang masuk setalah produk laku terjual. Dan sebagai wirausaha seharusnya pembukuan laporan keuangan dicatat dengan jelas agar mengetahui berapa laba yang sudah di dapatkan. Adapun metode pendekatan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu dengan pendampingan secara langsung pada kegiatan pengoptimalisasian penjualan dan digital marketing, melalui media sosial serta penerapan pembuatan laporan keuangan dalam upaya peningkatan daya saing UMKM. Hasil yang dicapai melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat adalah sebagai berikut: 1. para pelaku UMKM Mie dan Stik ENDY hendaknya bisa memanfaatkan media digital sebagai salah satu upaya pemasaran produknya sehingga konsumen lebih mengenal produk yang dihasilkan oleh UMKM tersebut 2. Pencatatan keuangan dari UMKM Mie dan Stik ENDY untuk kedepannya lebih tertata dan lebih jelas antara pemasukan,pengeluran, beban beban dan labanya.Kata Kunci: Digital Marketing, Media Sosial, Pembuatan Laporan Keuangan.
Pelatihan Pengemasan Dan Promosi Guna Meningkatkan Nilai Jual Pada “Pabrik Kerupuk Rambak Pak Sunar” Anny Widiasmara; Ayu Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol 1, No 01 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v1i01.11798

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan di salah satu UMKM yaitu “Pabrik Kerupuk Rambak Pak Sunar”. Kegiatan ini dilakukan dengan pendampingan usaha dan implementasi berupa pelatihan pengemasan dan promosi. Kegiatan produksi masih menggunakan alat sederhana dengan proses pengemasan berupa plastik yang tidak menggunakan sticker logo. Pasca kegiatan ini, mitra telah berhasil melakukan pengemasan inovatif dan mampu melakukan perluasan pangsa pasar melalui promosi dengan memanfaatkan jejaring sosial berbasis digital. Kegiatan dilakukan sebelum dan setelah pelatihan dan pendampingan,Sebelum mengikuti pelatihan pengemasan dan promosi melalui media sosial nilainya adalah 57,5% ,sedangkan setelah mengikuti kegiatan pelatihan pengemasan dan promosi meningkat menjadi 88,19%.Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat produkif bagi mitra dalam pengembangan usaha dan laba bersih usaha.Kata Kunci: UMKM, Kerupuk Rambak, Pengemasan, Promosi.